Banser Banyuwangi Kukuhkan Barisan Siaga 2025, Tegaskan Janji Abadi untuk Kiai dan NKRI
- account_circle Prosiber
- calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sibernews – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ulama, pesantren, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada Jumat, 17 Oktober 2025, mereka menggelar Apel Siaga 2025 yang menjadi bagian dari gerakan nasional Banser di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapsiagaan moral dan sosial Banser dalam menghadapi dinamika kebangsaan yang berkembang. Apel tersebut dimulai pukul 13.53 WIB, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nomor 3832/PP/SR-01/X/2025. Dalam surat instruksi tersebut, seluruh pengurus dan kader Banser di tanah air diminta melaksanakan apel siaga serentak.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banyuwangi, Arvy Rizaldy, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah momentum penting untuk memperkuat solidaritas dan dedikasi terhadap perjuangan para ulama serta menjaga nilai-nilai kebangsaan. Ia menegaskan, “Apel Siaga Banser ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen Banser dan Ansor dalam menjaga kiai, pesantren, serta nilai-nilai kebangsaan. Kami siap mengawal dan membela para ulama serta negeri ini.”
Menurut Arvy, apel siaga kali ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga peneguhan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan mengusung tema nasional “Jaga Kiai, Jaga Negeri”, Banser Banyuwangi menampilkan barisan yang penuh semangat dan disiplin, mencerminkan kesatuan moral dan spiritual dalam bingkai cinta tanah air.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian luas di media sosial. Berbagai unggahan dengan tagar #ApelSiagaBanser dan #JagaKiaiJagaNegeri menghiasi lini masa, menunjukkan antusiasme masyarakat serta dukungan terhadap langkah Banser dalam menjaga ulama dan NKRI.
Dalam kesempatan itu, Arvy juga menjelaskan bahwa kesiapsiagaan Banser bukan hanya pada aspek fisik, melainkan juga moral, sosial, dan intelektual. Ia menambahkan bahwa Banser terus berupaya memperkuat pengabdian terhadap pesantren dan masyarakat, sebagai garda terdepan dalam mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa.
“Kami akan terus mengawal pesantren, menjaga para kiai, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan para ulama,” ujar Arvy menegaskan kembali tekad organisasi yang dipimpinnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat dan Markas (Kasetma) Banser Banyuwangi, Zaki Mubarok, menyampaikan bahwa Apel Siaga 2025 ini menjadi simbol soliditas antara kader Ansor dan Banser di tingkat daerah. Ia menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari konsistensi Banser yang senantiasa berada di garis depan dalam menjaga marwah ulama, lembaga pesantren, serta keutuhan NKRI.
“Gerakan ini juga menjadi refleksi nyata bahwa Banser tetap konsisten berdiri di garis depan dalam menjaga ulama, pesantren, dan NKRI,” tandas Zaki.
Apel Siaga Banser Banyuwangi 2025 tidak hanya menjadi ajang pernyataan sikap, tetapi juga bentuk manifestasi loyalitas terhadap bangsa dan agama. Dengan semangat nasionalisme yang kuat, Banser terus menjadi benteng moral dan sosial masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI serta mendukung dakwah para kiai di seluruh penjuru negeri.**




Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar