Breaking News
light_mode
Trending Tags

4 Tersangka Dibekuk! Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Gas LPG Oplosan Rugikan Negara Rp500 Juta Lebih

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Kali ini, aparat Satreskrim berhasil membongkar dua jaringan LPG oplosan Banyuwangi yang diduga merugikan negara lebih dari Rp500 juta.

Dari dua pengungkapan tersebut, polisi menangkap empat orang tersangka. Salah satu pelaku diketahui merupakan pemilik atau pengelola pangkalan resmi Pertamina.

Kasus pertama terungkap di Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo. Lokasi itu digerebek pada Senin, (13/04/2026), setelah polisi menerima informasi dan melakukan penyelidikan.

Sindikat ini beroperasi selama lima bulan, mulai Desember 2025 hingga Maret 2026. Mereka memindahkan isi tabung gas subsidi ukuran 3 kilogram ke tabung ukuran 12 kilogram dan 50 kilogram.

Tiga orang tersangka yang diamankan yakni:

  • Suhariyono alias Poyo (55)
  • Supardi alias Bodeng (47)
  • Guntoro (71)

Peran mereka dibagi mulai dari pemodal, operator lapangan, hingga pengangkut barang. Total 4.072 tabung LPG 3 kilogram digunakan dalam praktik tersebut.

Hasilnya, para pelaku menghasilkan:

  • 1.000 tabung 12 kilogram
  • 72 tabung 50 kilogram

Kerugian negara dari kasus pertama diperkirakan mencapai Rp220.931.520.

Pengungkapan kedua dilakukan pada Kamis, (16/04/2026), di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Polisi menangkap Ramadhan Harus Alrasyid alias Rama (42).

Tersangka disebut menyalahgunakan kuota pangkalan resmi Pertamina LPG M. Khuldori. Gas subsidi dibeli dari jalur resmi lalu dipindahkan ke tabung 12 kilogram untuk dijual dengan harga lebih tinggi.

Praktik ini berjalan selama sekitar 1,5 tahun, dari Januari 2025 sampai April 2026. Polisi mencatat 6.400 tabung LPG 3 kilogram diubah menjadi 1.600 tabung gas 12 kilogram ilegal.

Setiap tabung hasil oplosan dijual Rp140.000. Nilai kerugian negara dalam kasus kedua diperkirakan mencapai Rp323.392.000.

Modus yang digunakan para pelaku ialah teknik injeksi. Isi tabung 3 kilogram dipindahkan menggunakan pipa, selang regulator, dan sistem gravitasi dengan bantuan pendinginan es balok.

Agar tidak dicurigai, pelaku memasang segel serta barcode palsu menyerupai produk resmi Bright Gas. Polisi menyebut perlengkapan itu dibeli secara online dari luar daerah.

Hasil oplosan lalu diedarkan ke sejumlah wilayah di Banyuwangi selatan, seperti:

  • Muncar
  • Pesanggaran
  • Gambiran
  • Purwoharjo
  • Tegalsari
  • Sempu

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, mulai kendaraan operasional, ratusan tabung gas, alat suntik, segel palsu, telepon seluler, nota transaksi, hingga uang tunai.

Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, berkoordinasi dengan jaksa, dan memburu jaringan pemasok segel palsu yang terhubung melalui penjualan online.

Polresta Banyuwangi mengajak masyarakat ikut mengawasi distribusi LPG serta segera melapor bila menemukan dugaan penyelewengan gas subsidi di lingkungan sekitar.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Aksi penolakan tambang PT Damai Suksesindo (DSI) kembali mencuat setelah warga Desa Kandangan melakukan penghadangan terhadap para pekerja perusahaan tersebut pada Jumat, 21 November 2025. Insiden ini terjadi di pintu masuk Desa Kandangan, tepatnya di kawasan Sumberbopong, yang selama ini menjadi jalur keluar-masuk aktivitas eksplorasi perusahaan tambang tersebut. Penolakan tambang PT DSI sudah […]

  • Pisah Sambut Kapolresta Banyuwangi: Kombes Rama Pamit, Kombes Rofiq Siap Meneruskan Pengabdian

    Pisah Sambut Kapolresta Banyuwangi: Kombes Rama Pamit, Kombes Rofiq Siap Meneruskan Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pucuk pimpinan Kepolisian Resor Kota Banyuwangi resmi berganti dari Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra kepada Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan dalam sebuah acara pisah sambut Kapolresta Banyuwangi yang berlangsung khidmat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian Kombes Rama sekaligus awal kepemimpinan Kapolresta Banyuwangi yang baru. […]

  • Reklamasi Tambang Emas Tumpangpitu, Banyuwangi: 55 Jenis Tanaman Jadi Kunci Penghijauan Berkelanjutan

    Reklamasi Tambang Emas Tumpangpitu, Banyuwangi: 55 Jenis Tanaman Jadi Kunci Penghijauan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pertambangan emas di Gunung Tumpangpitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, tidak hanya berfokus pada eksplorasi mineral logam. PT Merdeka Copper Gold yang mengelola kawasan tambang tersebut juga aktif melakukan upaya reklamasi lahan secara progresif. Konsep reklamasi ini dilakukan bersamaan dengan aktivitas penambangan sehingga lingkungan tetap terjaga di tengah kegiatan eksploitasi sumber daya […]

  • Ramai Protes! DPRD Banyuwangi Minta SE Pembatasan Jam Ritel Segera Dicabut

    Ramai Protes! DPRD Banyuwangi Minta SE Pembatasan Jam Ritel Segera Dicabut

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kebijakan pembatasan jam operasional ritel modern di Banyuwangi menuai sorotan dari berbagai pihak. DPRD Banyuwangi secara tegas meminta pemerintah daerah untuk mencabut Surat Edaran (SE) yang mengatur kebijakan tersebut. Permintaan ini disampaikan dalam rapat konsultasi antara DPRD dan pemerintah daerah yang berlangsung pada Senin (06/04/2026). Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan […]

  • Ratusan Anak Adu Kecepatan di Final Push Bike Series 3 Banyuwangi

    Ratusan Anak Adu Kecepatan di Final Push Bike Series 3 Banyuwangi

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini melalui gelaran kompetisi sepeda tanpa pedal atau push bike. Pada akhir pekan ini, ratusan peserta anak-anak memadati arena Push Bike Series 3 yang digelar di Pantai Marina Boom, Sabtu (14/02/2026). Push Bike Series 3 menjadi babak Final Round setelah sebelumnya digelar Push Bike Series […]

  • Banyuwangi Raih Penghargaan Tertinggi Tata Kelola Pemerintahan dari Mendagri

    Banyuwangi Raih Penghargaan Tertinggi Tata Kelola Pemerintahan dari Mendagri

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pengakuan nasional kembali diraih Pemerintah Kabupaten Banyuwangi setelah Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan atas tata kelola pemerintahan terbaik. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Jakarta. Dalam sambutannya Tito menyatakan, “Penghargaan ini untuk mendorong para kepala daerah dalam menunjukkan kinerja terbaiknya, beribadah kepada masyarakat dalam […]

expand_less