Breaking News
light_mode

Komisi X DPR RI Kunjungan ke Banyuwangi Bahas Pelestarian Cagar Budaya dan Dukungan Revalidasi Geopark Ijen 2026

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Banyuwangi, Rabu, (11/02/2026) hingga Kamis, (12/02/2026). Agenda utama kunjungan tersebut adalah melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan pemerintah dalam pelestarian cagar budaya Banyuwangi yang dinilai memiliki potensi besar namun masih menghadapi sejumlah tantangan regulasi dan pendanaan.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, serta diikuti sejumlah anggota DPR RI, antara lain Denny Cagur, Karmila Sari, dan Adde Rosi Khoerunnisa. Dalam kunjungan tersebut, Komisi X DPR RI juga menggandeng mitra kerja dari Kementerian Kebudayaan yang diwakili Subdirektorat Registrasi, Pengamanan, dan Penyelamatan, Direktorat Warisan Budaya, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan, Tradisi.

Kegiatan diawali dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Dewan Kesenian Blambangan, Tim Ahli Cagar Budaya, komunitas seni, akademisi, budayawan, serta sejarawan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu, (11/02/2026).

“Banyuwangi potensi budayanya luar biasa. Makanya kita kesini untuk fokus ke penguatan cagar budayanya. Kita ingin lihat sejauh mana sudah dilakukan intervensi dari pemerintah maupun yang belum tersentuh,” kata MY Esti Wijayati.

MY Esti Wijayati mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah memasukkan aspek perlindungan cagar budaya dalam kebijakan penataan ruang. Kebijakan tersebut dinilai penting guna mencegah alih fungsi lahan yang berpotensi mengancam keberadaan situs bersejarah.

Berdasarkan data Kementerian Kebudayaan, dari sekitar 400 ribu lebih titik peninggalan budaya di Indonesia, baru sekitar 5 persen yang resmi ditetapkan sebagai cagar budaya. Kondisi ini menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah dalam upaya pelindungan warisan sejarah nasional.

MY Esti Wijayati menjelaskan bahwa persoalan utama biasanya terletak pada regulasi dan pembiayaan. Berbagai aturan sektoral seperti Undang-Undang Penataan Ruang, Undang-Undang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Lingkungan Hidup, serta sejumlah peraturan menteri kerap memunculkan tumpang tindih bahkan kontradiksi dalam pengaturan ruang.

“Maka hasil kunjungan ke Banyuwangi ini tentu akan menjadi bahan rujukan dalam pengambilan keputusan mengenai pelestarian cagar budaya,” kata MY Esti Wijayati.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa daerah yang dipimpinnya memiliki banyak situs dan bangunan bersejarah yang menjadi bagian penting dari identitas lokal. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pendopo Sabha Swagata Blambangan

  • Pasar Banyuwangi

  • Asrama Inggrisan

  • Penginapan Kiai Saleh

  • Museum Blambangan

  • Kantor Pos

  • SMK PGRI 2 Giri Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani menuturkan bahwa Banyuwangi juga memiliki kawasan tradisi serta struktur budaya yang terhubung dengan narasi panjang Kerajaan Blambangan dan Kerajaan Macan Putih. Selain itu, terdapat jejak migrasi, peninggalan kolonialisme, hingga sejarah perjuangan kemerdekaan.

“Sehingga saya rasa di Banyuwangi lengkap, dimana tidak hanya bicara masa lampau tetapi masa-masa perjuangan ini juga ada di Banyuwangi. Peninggalan-peninggalan bersejarah ini terus kita jaga dan kita rawat bersama-sama,” tutur Ipuk Fiestiandani.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Banyuwangi telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2019 tentang arsitektur Osing. Regulasi tersebut mewajibkan bangunan pemerintah dan fasilitas publik, termasuk hotel serta homestay, memasukkan unsur arsitektur khas Osing dalam desainnya sebagai entitas identitas Banyuwangi.

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang ada di Banyuwanhi. Dan ini juga butuh dukungan dari pusat. Terima kasih atas dukungannya,” kata Ipuk Fiestiandani.

Selain fokus pada pelestarian cagar budaya Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani juga menyoroti status Geopark Ijen yang sejak 2023 menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark. Tahun 2026 ini, Geopark Ijen dijadwalkan menjalani proses revalidasi.

“InsyaAllah nanti di bulan April akan ada revalidasi dan kami sedang mempersiapkan itu. Kami berharap dukungan dari Komisi X DPR RI terkait dengan proses revalidasi yang kami jalankan. Semoga Ijen Geopark kembali ditetapkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark,” harap Ipuk Fiestiandani.

Kunjungan Komisi X DPR RI ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong penguatan pelestarian cagar budaya Banyuwangi serta keberlanjutan Geopark Ijen di tingkat internasional.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyuwangi akan Menjadi Salah Satu Penopang Pasokan Bahan Bakar Minyak Ramah Lingkungan Melalui Pembangunan Pabrik Bioetanol

    Banyuwangi akan Menjadi Salah Satu Penopang Pasokan Bahan Bakar Minyak Ramah Lingkungan Melalui Pembangunan Pabrik Bioetanol

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan perannya dalam agenda strategis nasional, khususnya di sektor energi terbarukan. Daerah di ujung timur Pulau Jawa ini akan menjadi salah satu penopang pasokan bahan bakar minyak ramah lingkungan melalui pembangunan pabrik bioetanol berkapasitas 30.000 kilo liter per tahun. Pabrik bioetanol tersebut direncanakan berdiri di kawasan Pabrik Gula Glenmore Banyuwangi […]

  • Tes Urine Mendadak Digelar Kapolresta Banyuwangi, Ratusan Personel Polri Diperiksa Tanpa Pengecualian

    Tes Urine Mendadak Digelar Kapolresta Banyuwangi, Ratusan Personel Polri Diperiksa Tanpa Pengecualian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banyuwangi menggelar tes urine secara mendadak terhadap seluruh personel kepolisian yang bertugas di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Mapolresta Banyuwangi dan diikuti oleh ratusan anggota Polri dari berbagai satuan fungsi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian. […]

  • BNNK Banyuwangi dan Pramuka membentuk Saka Anti Narkoba

    BNNK Banyuwangi dan Pramuka membentuk Saka Anti Narkoba

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya memperkuat pencegahan narkoba Banyuwangi terus menyasar generasi muda. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi menggandeng Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyuwangi membentuk Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba sebagai wadah pembinaan, edukasi, dan penguatan karakter anggota Pramuka. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Kwarcab Pramuka Banyuwangi, Selasa […]

  • Ribuan Jamaah Padati Pantai Boom Marina, Kapolresta dan Waketum PBNU Lantunkan Sholawat Pemersatu Umat

    Ribuan Jamaah Padati Pantai Boom Marina, Kapolresta dan Waketum PBNU Lantunkan Sholawat Pemersatu Umat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Ribuan jamaah tumpah ruah di kawasan wisata Pantai Boom Marina Banyuwangi pada Minggu malam, 19 Oktober 2025. Suasana khidmat menyelimuti tepian pantai ketika lantunan sholawat menggema di bawah langit malam yang teduh.   Acara pengajian dan sholawatan akbar ini menghadirkan tokoh besar Nahdlatul Ulama, Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa, yang juga menjabat […]

  • Gandrung Surf Competition 2026 Masuk Banyuwangi Attraction, Ratusan Peselancar Nasional Siap Taklukkan Ombak Pulau Merah

    Gandrung Surf Competition 2026 Masuk Banyuwangi Attraction, Ratusan Peselancar Nasional Siap Taklukkan Ombak Pulau Merah

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ajang olahraga selancar bergengsi tingkat nasional bertajuk Gandrung Surf Competition 2026 kembali digelar sebagai bagian dari kalender wisata Banyuwangi Attraction. Ratusan peselancar dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang akan berlangsung di Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (18-19/07/2026), sekaligus […]

  • Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Tutup Saat Nyepi 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Rekayasa Lalu Lintasnya

    Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Tutup Saat Nyepi 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Rekayasa Lalu Lintasnya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Layanan penyeberangan Ketapang Gilimanuk akan dihentikan sementara selama perayaan Hari Raya Nyepi 2026. Penutupan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali yang identik dengan suasana hening tanpa aktivitas. Penghentian sementara operasional ini diumumkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry dan akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 18 Maret […]

expand_less