Jelang Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Ajak Pelaku Wisata Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan
- account_circle Prosiber
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai melakukan berbagai persiapan menghadapi lonjakan wisatawan pada musim libur Lebaran. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar silaturahmi bersama pelaku wisata, seniman, budayawan, serta pelaku ekonomi kreatif.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi pada Kamis (12/03/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang didampingi Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri.
Silaturahmi tersebut menjadi forum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pelaku seni dan industri pariwisata. Pemerintah daerah menilai peran seniman dan budayawan sangat penting dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata di Banyuwangi.
Dalam kesempatan tersebut, Mujiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku wisata dan budaya yang selama ini berkontribusi dalam memajukan daerah.
“Kami berterima kasih kepada panjenengan semua yang telah berkontribusi besar pada perkembangan seni, budaya dan pariwisata di Banyuwangi,” kata Mujiono.
Menurut Mujiono, perkembangan pariwisata Banyuwangi selama ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya komunitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang terus menghadirkan inovasi.
Mujiono juga mengajak para pelaku seni dan budaya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar pariwisata Banyuwangi semakin berkembang.
“Kehadiran para seniman dan budayawan memiliki kontribusi penting untuk membangun identitas kultural masyarakat Banyuwangi. Mari kita tandang bareng memajukan pariwisata untuk menarik lebih banyak wisatawan hadir ke Banyuwangi, dengan harapan bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Mujiono.
Mujiono menambahkan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat harus terus diperkuat.
Selain membahas pengembangan pariwisata, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempersiapkan diri menghadapi musim libur Lebaran yang biasanya membawa peningkatan jumlah wisatawan ke Banyuwangi.
Menurut Mujiono, setiap tahun Banyuwangi menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat saat libur Lebaran. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapan berbagai pihak agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik selama berkunjung.
“Dari tahun ke tahun, tiap musim libur lebaran Banyuwangi menjadi salah satu jujuga wiwsata. Karena ini mari kita bersiap, dengan perhatikan kebersihan, kenyamanan, keamanan, termasuk atraksinya,” pesan Mujiono.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga telah menyiapkan berbagai agenda atraksi seni dan budaya yang akan digelar selama masa libur Lebaran. Atraksi tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi.
Selain itu, Mujiono juga mendorong adanya kolaborasi antara hotel, pengelola destinasi wisata, dan para seniman lokal. Dengan kerja sama tersebut, wisatawan diharapkan dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya di berbagai lokasi wisata maupun hotel.
Mujiono menjelaskan bahwa kehadiran atraksi seni di berbagai destinasi wisata akan memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para pengunjung.
“Karena itu kami minta semua pelaku wisata bersiap diri. Mari berikan kesan yang baik dan menarik pada para wisatawan, agar mereka kembali berwisata ke Banyuwangi,” tambah Mujiono.
Pemerintah daerah berharap kesiapan para pelaku wisata Banyuwangi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. Dengan demikian, citra positif pariwisata Banyuwangi dapat terus terjaga dan semakin dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.**
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar