Breaking News
light_mode

Dinilai Kurang Transparan, KTH Tambak Agung Desak Kejelasan Lahan Saat Hearing Bersama PT BSI dan DPRD Banyuwangi

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pada Rabu, 13 November 2025, ruang Komisi IV DPRD Banyuwangi menjadi saksi diskusi panas terkait kejelasan lahan antara Kelompok Tani Hutan (KTH) Tambak Agung dengan PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Hearing ini juga dihadiri oleh perwakilan PT BSI, BPN/ATR Banyuwangi, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Camat Pesanggaran, serta Kepala Desa Pesanggaran. Pertemuan tersebut digelar sebagai tindak lanjut desakan warga untuk mendapatkan kepastian mengenai status lahan garapan yang terletak di kawasan Petak 81, kaki Gunung Tumpang Pitu.

Ketua KTH Tambak Agung, Tri Tresno Sukowono, menyampaikan bahwa polemik ini bermula ketika PT BSI melakukan pengecekan sampel di area Petak 81. Menurut Tri Tresno Sukowono, lahan itu sudah lama menjadi area garapan kelompok tani. Dalam pernyataannya, Tri Tresno Sukowono mengatakan, “Kami menanyakan kejelasan lahan yang saat ini dikelola oleh KTH Tambak Agung yang berada di kaki Gunung Tumpang Pitu.”

Ketegangan mencuat karena Tri Tresno Sukowono menilai pemerintah desa kurang terbuka dalam menjalin komunikasi dengan perusahaan tambang. Pria yang akrab disapa Suko tersebut menegaskan bahwa selama ini warga banyak menerima informasi tidak lengkap. Ia menambahkan, “Kami juga meminta agar Pemerintah Desa Pesanggaran Sukirno hendaknya lebih transparan dan mau menjembatani keluhan masyarakat kepada pihak PT BSI.”

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, juga menyoroti kurangnya komunikasi sebagai akar persoalan. Menurut Patemo, hal itu memicu miskomunikasi yang berdampak pada keresahan warga. Dalam hearing tersebut, Patemo menyampaikan secara tegas, “Sudah jelas. Kurang komunikasi dan transparansi antara pemerintah desa, warga, dan PT BSI.”

Patemo menambahkan bahwa DPRD Banyuwangi tidak ingin permasalahan ini terus berlarut dan melahirkan konflik berkepanjangan. Ia menegaskan bahwa tugas Komisi IV adalah mencarikan solusi terbaik. Ia menyampaikan, “Di sini DPRD Banyuwangi khususnya Komisi IV mencari solusi agar semuanya bisa tenang berkaitan dengan masalah ini.”

Perhutani KPH Banyuwangi Selatan melalui KSS HKA, Didik Nurcahyo, memberikan penjelasan penting mengenai status legal lahan. Didik Nurcahyo mengungkapkan bahwa lahan tersebut sudah disahkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk aktivitas PT BSI. Didik Nurcahyo menuturkan, “Secara legal memang PT BSI. Sedangkan KTH Tambak Agung mengelola pertanian di lahan tersebut.”

Pihak PT BSI yang diwakili Government Relation Supervisor, Muhammad Alhajj Dzulfikri, mengatakan bahwa pihaknya membuka ruang dialog untuk mencari solusi kompromi. Dzulfikri menyampaikan pesan menenangkan, “Dimohon untuk mengesampingkan ego masing-masing dan nanti akan dicarikan jalan tengahnya.”

Selain itu, PT BSI menegaskan telah mengantongi izin resmi untuk aktivitas pertambangan dan penggunaan kawasan hutan. Dzulfikri menambahkan, “Kami sudah mengantongi izin untuk eksploitasi.”

Hearing yang berlangsung cukup dinamis tersebut diharapkan menjadi titik awal penyelesaian konflik lahan Banyuwangi, terutama mengenai kejelasan lahan yang selama ini dipertanyakan KTH Tambak Agung.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi SMSI, Kejagung dan ABPEDNAS Perkuat JAGA DESA serta JAGA Dapur MBG Demi Transparansi Program Pemerintah

    Sinergi SMSI, Kejagung dan ABPEDNAS Perkuat JAGA DESA serta JAGA Dapur MBG Demi Transparansi Program Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani membahas penguatan sinergi strategis antara Kejaksaan RI, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), dan SMSI dalam mendukung keberhasilan Program JAGA DESA serta JAGA Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan berlangsung di Kantor DPP […]

  • Jejak Sejarah dan Fakta Tersembunyi Sumpah Pemuda 28 Oktober: Saat Pemuda Menyatukan Indonesia

    Jejak Sejarah dan Fakta Tersembunyi Sumpah Pemuda 28 Oktober: Saat Pemuda Menyatukan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda—salah satu tonggak bersejarah yang mengubah arah perjuangan menuju kemerdekaan. Peringatan ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan semangat persatuan dan tekad para pemuda yang berani menyatukan bangsa di tengah penjajahan. Pada tahun 2025, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengoordinasikan peringatan Hari […]

  • Hasil Monitoring Lintas OPD: Operasional PT Indokosmetika Global Medika Tetap Berjalan, Perizinan Terus Disempurnakan

    Hasil Monitoring Lintas OPD: Operasional PT Indokosmetika Global Medika Tetap Berjalan, Perizinan Terus Disempurnakan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – PT Indokosmetika Global Medika memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan setelah dilakukan monitoring lapangan oleh tim lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyuwangi. Monitoring melibatkan Dinas PU CKPP, DPMPTSP, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sebagai tindak lanjut klarifikasi terkait pemenuhan perizinan perusahaan. Dalam pengecekan tersebut, tim melakukan verifikasi terhadap aspek administrasi dan teknis […]

  • Gandrung Sewu 2026 Mulai Seleksi, Lebih dari 1.000 Penari Siap Ramaikan Festival Bertema Kembang Dermo

    Gandrung Sewu 2026 Mulai Seleksi, Lebih dari 1.000 Penari Siap Ramaikan Festival Bertema Kembang Dermo

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Seleksi Gandrung Sewu 2026 resmi dimulai dengan sektor Banyuwangi Kota menjadi lokasi pembuka audisi penari untuk pertunjukan budaya kolosal kebanggaan Kabupaten Banyuwangi. Ratusan penari dari berbagai jenjang pendidikan memadati Lapangan Tamanbaru demi memperebutkan kesempatan tampil dalam Festival Gandrung Sewu 2026 yang akan digelar pada 24 Oktober mendatang. Seleksi perdana tersebut berlangsung pada Kamis […]

  • Bapemperda DPRD Banyuwangi Soroti Usulan Raperda Pengelolaan Dana Abadi Daerah untuk Masuk Propemperda 2026

    Bapemperda DPRD Banyuwangi Soroti Usulan Raperda Pengelolaan Dana Abadi Daerah untuk Masuk Propemperda 2026

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar rapat kerja internal dengan agenda pembahasan penting terkait surat dari eksekutif mengenai usulan judul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2025, serta tahapan awal penyusunan Propemperda tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung pada Senin, 20 Oktober 2025. Dalam […]

  • Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

    Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Penolakan terhadap rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) kembali mencuat di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, warga Perumahan Adimas Sobo, Kecamatan Banyuwangi, secara tegas menyampaikan keberatan atas lokasi pembangunan TPS3R yang direncanakan berada di Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, karena terlalu dekat dengan kawasan permukiman. Penolakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Dinas […]

expand_less