Breaking News
light_mode

Gandrung Surf Competition 2026 Masuk Banyuwangi Attraction, Ratusan Peselancar Nasional Siap Taklukkan Ombak Pulau Merah

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Ajang olahraga selancar bergengsi tingkat nasional bertajuk Gandrung Surf Competition 2026 kembali digelar sebagai bagian dari kalender wisata Banyuwangi Attraction. Ratusan peselancar dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang akan berlangsung di Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (18-19/07/2026), sekaligus menjadi salah satu agenda sport tourism yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.

Pantai Pulau Merah dipilih kembali sebagai lokasi penyelenggaraan karena dikenal memiliki karakter ombak yang besar, stabil, dan konsisten. Kondisi tersebut menjadikan destinasi wisata unggulan Banyuwangi ini sebagai salah satu lokasi favorit bagi para peselancar, baik dari dalam maupun luar daerah.

Melalui penyelenggaraan Gandrung Surf Competition 2026, Banyuwangi kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu destinasi sport tourism berbasis wisata bahari di Indonesia.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Banyuwangi, H.M. Zaenul Arifin, mengatakan Gandrung Surf Competition tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima dan telah menjadi bagian dari agenda resmi Banyuwangi Attraction. Kompetisi tersebut menghadirkan berbagai kategori perlombaan yang dapat diikuti oleh atlet profesional maupun atlet muda.

” Surfing merupakan olahraga yang memacu adrenalin peserta. Even ini merupakan salah bentuk dukungan terhadap sukses program sport tourism yang terus digencarkan oleh pemerintah Banyuwangi,” ujar H. Arifin, Senin (13/07/2026).

Menurut Zaenul Arifin, penyelenggaraan kompetisi tidak hanya bertujuan mencari peselancar terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Pantai Pulau Merah kepada masyarakat luas. Kejuaraan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai daerah yang konsisten mengembangkan sektor olahraga dan pariwisata secara bersamaan.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Banyuwangi tersebut menjelaskan bahwa para peserta akan bersaing dalam sejumlah kategori yang disesuaikan berdasarkan jenis kelamin, usia, serta jenis papan selancar yang digunakan. Pembagian kategori tersebut dilakukan agar kompetisi berlangsung lebih kompetitif sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh atlet.

Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi:

  • Divisi Pria dan Wanita, kategori yang dipisahkan secara penuh berdasarkan jenis kelamin. Pada ajang profesional dikenal sebagai Men’s Division dan Women’s Division.
  • Shortboard, menggunakan papan selancar standar dengan ujung lancip. Kategori ini menjadi kelas yang paling populer dan memiliki tingkat persaingan tinggi.
  • Longboard, menggunakan papan selancar berukuran panjang, umumnya lebih dari sembilan kaki. Penilaian lebih menitikberatkan pada teknik klasik seperti walking the board dan nose riding.
  • Open, kategori terbuka yang memberikan kesempatan kepada peselancar dari berbagai kelompok usia maupun tingkat kemampuan untuk berkompetisi dalam satu kelas.
  • Junior atau Groms, kategori pembinaan bagi peselancar muda, seperti U-14, U-16, U-18 hingga Pro Junior, yang dipersiapkan menjadi atlet masa depan menuju kompetisi nasional maupun internasional, termasuk World Surf League.

Dengan beragam kategori tersebut, kompetisi diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet sejak usia dini hingga jenjang profesional. Kehadiran kelas junior juga menjadi bentuk komitmen penyelenggara dalam mencetak regenerasi atlet selancar yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun dunia.

Zaenul Arifin menilai perkembangan olahraga selancar di Indonesia menunjukkan tren yang positif. Apalagi cabang olahraga ini kini telah menjadi bagian dari ajang multi-event bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional.

“Karena olahraga ini relatif baru harapannya bagaimana masyarakat terutama generasi tertarik dan berminat pada olahraga surfing / selancar karena sudah dipertandingkan dalam PON sampai dengan Olimpiade,” tambah Politisi asal Kecamatan Bangorejo tersebut.

Menurut Zaenul Arifin, masuknya cabang olahraga selancar dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Olimpiade menjadi peluang besar bagi daerah-daerah yang memiliki potensi pantai dengan ombak berkualitas, termasuk Banyuwangi. Oleh sebab itu, pembinaan atlet muda harus terus dilakukan agar mampu melahirkan peselancar berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Gandrung Surf Competition 2026 juga dirancang sebagai kegiatan yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selama pelaksanaan acara, pengunjung tidak hanya disuguhi aksi para peselancar menaklukkan ombak Pantai Pulau Merah, tetapi juga dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Zaenul Arifin mengungkapkan, penyelenggara turut menghadirkan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertunjukan seni budaya Gandrung yang menjadi ikon Banyuwangi, serta festival kuliner pesisir yang menyajikan beragam makanan khas daerah. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

“Selain kompetisi selancar, acara ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pertunjukan seni budaya Gandrung, dan festival kuliner pesisir,” pungkas H. Arifin.

Melalui penyelenggaraan Gandrung Surf Competition 2026, Banyuwangi tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga selancar tingkat nasional, tetapi juga memperkuat sinergi antara sport tourism, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dukungan seluruh pihak diharapkan mampu menyukseskan agenda Banyuwangi Attraction ini sekaligus semakin memperkenalkan Pantai Pulau Merah sebagai destinasi wisata selancar unggulan Indonesia yang memiliki potensi besar di kancah internasional.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Balik Jeruji, Lahir Karya Berkelas: Batik Lapas Banyuwangi Menjadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025

    Di Balik Jeruji, Lahir Karya Berkelas: Batik Lapas Banyuwangi Menjadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Sibernews – Gelaran Banyuwangi Batik Festival 2025 kembali mencuri perhatian publik. Acara tahunan yang selalu dinanti ini digelar di Taman Blambangan Banyuwangi, menampilkan deretan karya batik khas daerah serta inovasi kreatif dari para pelaku UMKM lokal. Festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, tetapi juga wadah bagi para pengrajin untuk memperkenalkan hasil karyanya ke […]

  • Banyuwangi BMX Supercross 2026 Siap Digelar, 294 Pembalap Internasional Berebut Poin UCI di Sirkuit Muncar

    Banyuwangi BMX Supercross 2026 Siap Digelar, 294 Pembalap Internasional Berebut Poin UCI di Sirkuit Muncar

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Banyuwangi kembali menjadi pusat perhatian dunia olahraga sepeda internasional dengan digelarnya Banyuwangi BMX Supercross 2026. Ajang bergengsi yang menjadi satu-satunya kompetisi BMX di Indonesia yang masuk dalam kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) atau Federasi Balap Sepeda Dunia tersebut akan berlangsung pada 27-28 Juni 2026 di Sirkuit Muncar, Banyuwangi, Jumat (19/06/2026). Kejuaraan internasional […]

  • Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

    Rencana TPS3R di Sobo Banyuwangi Diprotes Warga, Kekhawatiran Banjir dan Dampak Lingkungan Menguat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Penolakan terhadap rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) kembali mencuat di Kabupaten Banyuwangi. Kali ini, warga Perumahan Adimas Sobo, Kecamatan Banyuwangi, secara tegas menyampaikan keberatan atas lokasi pembangunan TPS3R yang direncanakan berada di Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, karena terlalu dekat dengan kawasan permukiman. Penolakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Dinas […]

  • Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah Rotasi 42 Kepala SMP

    Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah Rotasi 42 Kepala SMP

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di Ruang Rempeg Jagapati, Rabu (8/7/2026). Dalam kesempatan itu, Ipuk menginstruksikan para kepala sekolah untuk berperan aktif dalam penanganan permasalahan pendidikan utamanya anak putus sekolah. “Kepala sekolah harus peka terhadap kondisi di sekitarnya. Misalnya, jika ada anak yang berpotensi putus sekolah, […]

  • Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Aksi penolakan tambang PT Damai Suksesindo (DSI) kembali mencuat setelah warga Desa Kandangan melakukan penghadangan terhadap para pekerja perusahaan tersebut pada Jumat, 21 November 2025. Insiden ini terjadi di pintu masuk Desa Kandangan, tepatnya di kawasan Sumberbopong, yang selama ini menjadi jalur keluar-masuk aktivitas eksplorasi perusahaan tambang tersebut. Penolakan tambang PT DSI sudah […]

  • Dari Pelantikan IDI Banyuwangi, Bupati Ipuk Gaungkan Pelayanan Kesehatan Humanis

    Dari Pelantikan IDI Banyuwangi, Bupati Ipuk Gaungkan Pelayanan Kesehatan Humanis

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Banyuwangi periode 2025–2028 yang digelar pada Minggu (15/02/2026). Kehadiran kepala daerah tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, Ipuk Fiestiandani menyampaikan keyakinannya bahwa kepengurusan IDI yang baru mampu membawa […]

expand_less