Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Aksi penolakan tambang PT Damai Suksesindo (DSI) kembali mencuat setelah warga Desa Kandangan melakukan penghadangan terhadap para pekerja perusahaan tersebut pada Jumat, 21 November 2025. Insiden ini terjadi di pintu masuk Desa Kandangan, tepatnya di kawasan Sumberbopong, yang selama ini menjadi jalur keluar-masuk aktivitas eksplorasi perusahaan tambang tersebut.

Penolakan tambang PT DSI sudah berlangsung lama karena warga menilai kegiatan eksplorasi di kawasan Poncomoyo, Desa Kandangan, hingga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, berpotensi menimbulkan keresahan. Sementara itu, PT DSI diketahui merupakan anak usaha PT Bumi Suksesindo (BSI) yang tengah melakukan kegiatan eksplorasi, sedangkan PT BSI sendiri sudah memasuki masa produksi atau eksploitasi di kawasan Gunung Tumpang Pitu.

Menurut keterangan Puji Miswantoro, aksi itu terjadi ketika para pekerja hendak pulang dan warga sudah lebih dulu berkumpul setelah mendengar adanya aktivitas di lapangan. Selama ini, warga menilai pekerja PT DSI kerap melakukan pekerjaan secara sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui masyarakat yang menolak keberadaan tambang.

Puji Miswantoro mengungkapkan kekecewaan warga melalui pernyataan langsung. “Kami kecewa karena izin eksplorasi yang hampir habis mereka masih tetap saja bekerja,” ungkap Wantoro, panggilan akrab Puji Miswantoro. Ia menambahkan bahwa warga selama ini merasa tidak dihargai karena aktivitas perusahaan tetap berjalan meski izin disebut mendekati masa akhir.

Karena meningkatnya kekecewaan tersebut, warga kemudian merencanakan aksi lanjutan yang lebih besar. Menurut Puji Miswantoro, warga saat ini sudah menyiapkan kebutuhan logistik serta perencanaan teknis agar aksi berikutnya berjalan lebih terstruktur. Wantoro juga menegaskan rencana pemasangan spanduk besar bertuliskan penolakan tambang PT DSI di depan Kantor Desa Kandangan. “Kami akan pasang spanduk tolak tambang PT DSI di depan Kantor Desa Kandangan agar perangkat desa paham,” imbuh Wantoro.

Di sisi lain, media mencoba meminta klarifikasi dari pihak perusahaan. Namun, Iwa Mulyawan selaku Government and Communications Affairs Manager PT BSI memilih tidak memberikan jawaban terkait pekerja PT DSI yang dihadang warga. Hingga berita ini ditayangkan, tidak ada penjelasan resmi dari Iwa Mulyawan mengenai kejadian tersebut.

Selain itu, KSS Hukum, Komunikasi, dan Agraria Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Didik Nurcahyo, mengakui adanya sejumlah lahan Perhutani yang telah digunakan sebagai lokasi eksplorasi PT DSI. Dalam keterangannya Didik menyampaikan, “Banyak anak (lahan) petaknya,” tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait legalitas penggunaan lahan tersebut oleh perusahaan.

Situasi ini menunjukkan bahwa penolakan tambang PT DSI di wilayah Pesanggaran bukan hanya persoalan warga semata, tetapi juga berkaitan dengan transparansi perizinan dan pemanfaatan lahan yang menjadi perhatian publik.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Banyuwangi Gembleng Sat Samapta, SOP Lapangan Diperketat untuk Hadapi Situasi Rawan

    Polresta Banyuwangi Gembleng Sat Samapta, SOP Lapangan Diperketat untuk Hadapi Situasi Rawan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polresta Banyuwangi menggelar pelatihan peningkatan kemampuan bagi personel Sat Samapta sebagai langkah memperkuat kesiapan pengamanan wilayah. Program ini difokuskan pada penguasaan teknis lapangan, koordinasi tim, dan kepatuhan terhadap prosedur resmi. Kegiatan berlangsung di Mapolresta Banyuwangi pada Kamis, (16/04/2026), dengan melibatkan jajaran personel Sabhara/Samapta. Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas […]

  • Wader Kesit Jadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025, Bupati Ipuk: Simbol Semangat dan Kolaborasi Wastra Banyuwangi

    Wader Kesit Jadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025, Bupati Ipuk: Simbol Semangat dan Kolaborasi Wastra Banyuwangi

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Keindahan dan filosofi mendalam dari Batik Banyuwangi kembali memukau publik melalui ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025. Gelaran tahunan yang dimulai sejak 2013 ini kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah apresiasi dan pelestarian budaya batik lokal. Tahun ini, tema yang diangkat adalah motif “Wader Kesit”, salah satu motif klasik yang sarat makna dan […]

  • Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satresnarkoba Polresta Banyuwangi Raih Juara II Polda Jatim 2025

    Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satresnarkoba Polresta Banyuwangi Raih Juara II Polda Jatim 2025

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pencapaian membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polresta Banyuwangi melalui keberhasilan Satresnarkoba yang meraih posisi Juara II Kelompok A dalam agenda Rakernis dan Anev Ditresnarkoba Polda Jatim Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan sejak Januari hingga November 2025. Jumat, 28 November 2025. Kasat Resnarkoba Kompol Nanang Sugiono, […]

  • Wisata Belanja di Pusat Batik Banyuwangi Menawarkan Motif Khas Daerah, Produk Siap Pakai, dan Ruang Kreatif bagi Perajin Lokal

    Wisata Belanja di Pusat Batik Banyuwangi Menawarkan Motif Khas Daerah, Produk Siap Pakai, dan Ruang Kreatif bagi Perajin Lokal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Banyuwangi kembali menghadirkan inovasi di bidang budaya dan ekonomi kreatif. Kini masyarakat dapat menikmati pengalaman berburu kain tradisional di Pusat Batik Banyuwangi yang hadir di tengah kota dengan koleksi lengkap dan lokasi strategis. Kehadiran tempat ini menambah daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata budaya. Tidak hanya menjual kain, pusat batik tersebut juga menjadi […]

  • Pastikan TKA Lancar, Bupati Ipuk Sidak Sekolah Cek Komputer dan Jaringan Internet

    Pastikan TKA Lancar, Bupati Ipuk Sidak Sekolah Cek Komputer dan Jaringan Internet

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan ujian. Peninjauan dilakukan pada Minggu (05/04/2026) di sejumlah sekolah. Dua sekolah yang menjadi lokasi pengecekan adalah SMPN 2 Rogojampi dan SMPN 1 Kabat. Dalam kunjungan tersebut, Ipuk memantau langsung kesiapan teknis yang menjadi […]

  • Hadapi Tantangan Global, Banyuwangi Susun 8 Prioritas Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027

    Hadapi Tantangan Global, Banyuwangi Susun 8 Prioritas Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (04/03/2026). Musrenbang RKPD 2027 Banyuwangi menjadi forum penting untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional maupun […]

expand_less