Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolresta Banyuwangi Beri Arahan Tegas dalam Apel Jam Pimpinan
- account_circle Prosiber
- calendar_month Senin, 15 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Polresta Banyuwangi menggelar Apel Jam Pimpinan sebagai bagian dari langkah strategis menghadapi agenda pengamanan akhir tahun. Apel tersebut dipimpin Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. di halaman Mako Polresta Banyuwangi dan diikuti seluruh personel. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi kinerja sekaligus penyampaian arahan menjelang Operasi Lilin 2025 yang menjadi fokus utama pengamanan Natal dan Tahun Baru. Senin, 15 Desember 2025.
Rangkaian apel diawali dengan pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri. Pengucapan tersebut dimaksudkan untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar, loyalitas, serta integritas anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolresta Banyuwangi dalam arahannya menyampaikan penghargaan atas dedikasi personel selama sepekan terakhir. Seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib berkat kesiapan aparat kepolisian yang siaga di berbagai titik.
“Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan semua. Situasi kamtibmas tetap kondusif karena kesiapan dan kehadiran anggota di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Rama Samtama Putra.
Menghadapi Operasi Lilin 2025 yang akan berlangsung pada 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Kapolresta Banyuwangi menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan teknis seluruh personel. Pengamanan Natal dan Tahun Baru dinilai sebagai tugas besar yang membutuhkan koordinasi serta profesionalisme tinggi.

Polresta Banyuwangi akan menyiagakan tujuh pos pengamanan yang terdiri atas lima Pos Pengamanan dan dua Pos Pelayanan. Pos-pos tersebut akan difungsikan untuk pengendalian arus lalu lintas, pelayanan masyarakat, serta pengamanan objek vital dan tempat ibadah. Patroli rutin, pengamanan gereja, serta kegiatan pencegahan gangguan kamtibmas menjadi prioritas utama.
Kapolresta Banyuwangi menyampaikan tiga penekanan penting kepada personel. Pertama, disiplin dan visibilitas dengan menghadirkan kehadiran polisi yang mudah terlihat masyarakat. Kedua, kepekaan terhadap dinamika situasi dan potensi gangguan keamanan. Ketiga, tidak bersikap kontradiktif dalam pelayanan, khususnya saat melaksanakan pengamanan di gereja dan tempat ibadah lainnya.
Selain fokus pengamanan, Kapolresta Banyuwangi mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi akibat musim penghujan. Seluruh personel diminta waspada dan siap melakukan langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
Dalam aspek keselamatan transportasi, Kapolresta Banyuwangi menegaskan pelaksanaan ramp check kendaraan, tes urin pengemudi, serta penguatan sinergi lintas sektor dengan instansi terkait. Langkah ini bertujuan memastikan arus Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan lancar.
Kapolresta Banyuwangi juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah meningkatnya beban tugas. Selain itu, Kapolresta Banyuwangi menyoroti potensi penyalahgunaan media sosial, seperti siaran langsung di TikTok atau Instagram, yang dapat berdampak negatif terhadap citra institusi.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, waspada, dan profesional,” pungkasnya.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar