Breaking News
light_mode

Eksekutif Paparkan Tujuh Raperda Prioritas dalam Agenda Propemperda Tahun 2026

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 kembali bergulir setelah eksekutif memaparkan tujuh Raperda prioritas yang mereka usulkan dalam forum rapat kerja bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi. Forum tersebut digelar pada Senin, 17 November 2025, sebagai langkah awal penyelarasan antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan agenda regulasi daerah.

Dalam pemaparannya, eksekutif menyampaikan bahwa dari total dua belas Raperda yang mereka ajukan, tujuh di antaranya mendapat penekanan sebagai prioritas. Rancangan tersebut mencakup aturan tentang kearsipan, Barang Milik Daerah, Pemberian Insentif Investasi dan Penanaman Modal, Sistem Pendidikan, Kawasan Tanpa Rokok, hingga pembentukan Struktur Organisasi Perangkat Daerah. Semua Raperda tersebut dinilai menjadi pondasi penting dalam mendukung peningkatan pelayanan publik.

Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Ahmad Masrohan, memberikan penjelasan mengenai dasar penetapan prioritas tersebut. Dalam pernyataannya, Masrohan menyebut, “Raperda yang dianggap mendesak untuk segera disahkan dan memberikan manfaat atau solusi nyata terhadap permasalahan di masyarakat akan diprioritaskan.” Sebagian dari penjelasannya menegaskan bahwa Raperda yang bersifat mandatori menjadi perhatian, khususnya yang bertugas menjabarkan aturan lebih tinggi ke tingkat daerah.

Masrohan kemudian menambahkan syarat administratif sebagai komponen penting dalam pengajuan usulan. Politisi PDI Perjuangan itu mengingatkan, “Usulan Raperda dari Bupati maupun inisiatif dewan harus disertai dokumen administrasi seperti Naskah Akademik, Draf rancangan Perda yang berisi judul Raperda, materi muatan yang diatur, dan keterkaitan dengan peraturan perundang-undangan lainnya.” Penegasannya itu menunjukkan bahwa ketentuan administratif menjadi faktor wajib dalam proses pengajuan Raperda.

Selain usulan eksekutif, DPRD Banyuwangi juga menyampaikan tujuh Raperda inisiatif. Rancangan ini mencakup Penetapan Desa, Pembentukan Produk Hukum Daerah, Pemerataan Akses Air Bersih, Ketahanan Keluarga, Inovasi Pariwisata, Pembinaan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, serta Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Semua usulan tersebut diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan fungsi layanan publik.

Di samping itu, terdapat tiga Raperda komulatif terbuka yang turut dimasukkan dalam pembahasan Propemperda 2026. Ketiganya adalah Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Raperda Perubahan APBD 2026, dan Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2027. Seluruh Raperda komulatif ini merupakan bagian dari siklus wajib pengelolaan keuangan daerah.

Pada akhir forum, Bapemperda mencatat sebanyak 22 judul Raperda untuk agenda pembentukan peraturan daerah tahun anggaran 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 12 usulan eksekutif, 7 usulan inisiatif, dan 3 Raperda komulatif terbuka. Meski terdapat perbedaan antara jumlah Raperda prioritas dan total keseluruhan, seluruh data tetap dicatat sesuai pemaparan resmi dalam rapat tanpa dilakukan penyesuaian. Propemperda 2026 pun diharapkan menjadi landasan kuat bagi pengembangan kebijakan daerah Banyuwangi di masa mendatang.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi Bagian dari Penyegaran

    Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi Bagian dari Penyegaran

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Banyuwangi. Pergantian tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatsamapta, Kapolsek Muncar, dan Kapolsek Bangorejo yang digelar di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Sabtu (12/9/2026) […]

  • Era Baru Timnas Indonesia Dimulai, PSSI Percayakan John Herdman sebagai Nahkoda Garuda

    Era Baru Timnas Indonesia Dimulai, PSSI Percayakan John Herdman sebagai Nahkoda Garuda

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Federasi Sepak Bola Indonesia atau PSSI secara resmi menetapkan John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Keputusan ini menjadi langkah besar dalam upaya membangun prestasi sepak bola nasional dengan standar internasional dan visi jangka panjang yang lebih terukur. Penunjukan tersebut diumumkan pada Sabtu, 3 Januari 2026. John Herdman dikenal luas sebagai pelatih […]

  • Bupati Ipuk Bersama GAPIBER Membahas Solusi Kemacetan Pelabuhan Ketapang, Mulai dari Jadwal Kapal Hingga Pembangunan Dermaga

    Bupati Ipuk Bersama GAPIBER Membahas Solusi Kemacetan Pelabuhan Ketapang, Mulai dari Jadwal Kapal Hingga Pembangunan Dermaga

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Persoalan kemacetan Pelabuhan Ketapang yang selama ini menghambat kelancaran distribusi logistik dan aktivitas pengemudi angkutan barang mulai dibahas melalui pertemuan antara pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan perwakilan sopir truk. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima audiensi Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (GAPIBER) untuk mencari jalan keluar sekaligus merumuskan sejumlah langkah perbaikan pelayanan penyeberangan Jawa–Bali, Kamis (15/10/2026) sore. […]

  • TWA Kawah Ijen Banyuwangi Kembali dibuka 28 September 2026 Setelah Penutupan Akibat Kebakaran Hutan sejak 4 September

    TWA Kawah Ijen Banyuwangi Kembali dibuka 28 September 2026 Setelah Penutupan Akibat Kebakaran Hutan sejak 4 September

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabar baik bagi wisatawan yang telah menantikan kunjungan ke Kawah Ijen Banyuwangi. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur membuka kembali operasional Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mulai Senin, 28 September 2026. Sebelumnya, kawasan wisata alam tersebut ditutup sejak 4 September 2026 akibat kebakaran hutan. Kepala Seksi Konservasi Wilayah V […]

  • Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

    Dua Tahun Prabowo Menjadi Momentum Menguji Kinerja Pemerintahan, Ketahanan Pangan, MBG, Demokrasi, dan Kekuatan Institusi Negara

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dua tahun Prabowo menjadi momentum penting untuk melihat arah pemerintahan sekaligus mengukur sejauh mana agenda besar yang dibawa sejak masa kampanye mulai diterjemahkan menjadi kebijakan publik. Meski dua tahun belum cukup untuk menghakimi keberhasilan sebuah pemerintahan, periode tersebut dinilai sudah memberikan gambaran mengenai karakter kepemimpinan, prioritas kebijakan, serta cara presiden menggunakan kekuasaan. Prabowo […]

  • KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

    KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan, membuat PT KAI Logistik anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) memilih Banyuwangi, membuka layanan baru pengiriman hewan ternak utamanya sapi dan hasil pertanian menggunakan kereta api. Layanan tersebut akan beroperasi pada akhir September 2026. Ada dua stasiun yang menjadi titik muat barang, yakni stasiun […]

expand_less