Hampir Rampung, Pasar Banyuwangi dan Inggrisan Disiapkan Jadi Magnet Wisata Heritage dan Kuliner Kota
- account_circle Prosiber
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Pembangunan Pasar Banyuwangi dan kawasan Asrama Inggrisan yang berada di jantung Kota Banyuwangi kini memasuki tahap akhir. Progres revitalisasi dua bangunan bersejarah tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru berbasis heritage dan kuliner yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Rabu, 21 Januari 2026.
Kedua bangunan tersebut saat ini direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan konsep pelestarian nilai sejarah yang dipadukan dengan kebutuhan modern. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menaruh harapan besar terhadap keberadaan Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan sebagai pusat aktivitas ekonomi, budaya, dan pariwisata baru.
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi, M Yanuar Bramuda, menyampaikan apresiasi terhadap progres pembangunan yang dinilai berjalan sesuai rencana. “Progres dan hasilnya cukup bagus. Kita berharap ini bisa menjadi destinasi baru, khususnya heritage dan kuliner,” kata M Yanuar Bramuda saat meninjau langsung lokasi pembangunan.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Nanin Oktaviantie, Kepala Dinas Perhubungan I Komang Sudira Admaja, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Rombongan juga didampingi oleh penanggung jawab pelaksana pembangunan pasar yang menjelaskan detail teknis revitalisasi.
Pasar Banyuwangi dirancang menjadi pasar tradisional dengan sentuhan modern yang tetap mempertahankan identitas lokal. Gedung utama pasar terdiri atas dua lantai dengan arsitektur khas Osing Banyuwangi yang ikonik. Konsep ini diharapkan menjadikan Pasar Banyuwangi tidak hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai daya tarik Wisata Kuliner Banyuwangi.
Area pasar akan dibagi secara jelas menjadi pasar basah, pasar kering, serta zona khusus kuliner. Selain itu, fasilitas penunjang seperti gedung parkir juga disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Sementara itu, Asrama Inggrisan yang berada di kawasan yang sama merupakan salah satu bangunan cagar budaya penting di Banyuwangi. Proses revitalisasi Asrama Inggrisan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang pelestarian cagar budaya, sehingga keaslian bangunan tetap terjaga.
Ke depan, Asrama Inggrisan akan difungsikan sebagai destinasi Wisata Heritage Banyuwangi yang mengusung konsep sejarah dan edukasi. Bangunan ini memiliki nilai historis tinggi karena dulunya merupakan kompleks perkantoran telegraf yang menjadi penghubung komunikasi dunia.
Pada tahun 1871, untuk pertama kalinya Eropa dan Australia tersambung melalui kabel telegraf bawah laut, dengan Banyuwangi sebagai titik penghubung penting. Fakta sejarah tersebut akan menjadi narasi utama yang memperkuat daya tarik wisata sejarah di kawasan Inggrisan.
Keberadaan Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan diharapkan mampu membuat wisatawan lebih betah tinggal di Banyuwangi. Selain menikmati wisata alam, pengunjung juga dapat mengeksplorasi sejarah dan mencicipi ragam kuliner khas daerah di satu kawasan terpadu.
“Kami berharap pembangunan yang segera dirampungkan dan segera bisa digunakan ini akan membawa rejeki yang lebih bagi para pedagang,” ujar Bramuda. Pemerintah daerah optimistis kehadiran destinasi baru ini akan menjadi penggerak ekonomi sekaligus ikon baru pariwisata kota.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar