Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bapemperda DPRD Banyuwangi Soroti Usulan Raperda Pengelolaan Dana Abadi Daerah untuk Masuk Propemperda 2026

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar rapat kerja internal dengan agenda pembahasan penting terkait surat dari eksekutif mengenai usulan judul Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2025, serta tahapan awal penyusunan Propemperda tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung pada Senin, 20 Oktober 2025.

Dalam pertemuan itu, pihak eksekutif mengusulkan satu rancangan baru yang cukup strategis, yaitu Raperda tentang Pengelolaan Dana Abadi Daerah (DAD). Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Ahmad Masrohan, menuturkan bahwa rapat kali ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi dari Bupati Banyuwangi yang berisi tambahan usulan judul rancangan tersebut.

“Usulan judul Raperda dari bupati ini merupakan rancangan peraturan daerah yang ketiga di luar Propemperda tahun 2025,” ungkap Masrohan.

Politikus dari PDI Perjuangan asal Kecamatan Sempu ini menambahkan, pengajuan Raperda di luar Propemperda tidak dapat langsung disetujui begitu saja. Proses tersebut wajib melalui mekanisme resmi di DPRD, termasuk rapat internal Bapemperda dan pembahasan lintas fraksi sebelum mendapat persetujuan akhir.

Menurutnya, “Prosesnya tentu melalui pembahasan dan kajian mendalam melalui mekanisme rapat, apakah usulan raperda ini urgen atau penting untuk diatur karena adanya kebutuhan mendesak.” Ia menekankan bahwa waktu yang tersisa di tahun anggaran 2025 hanya dua bulan, sehingga penilaian urgensi menjadi faktor utama.

Masrohan menegaskan bahwa sikap kehati-hatian Bapemperda menjadi kunci dalam memastikan setiap regulasi yang dihasilkan memiliki dasar hukum kuat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Sikap hati-hati memastikan semua prosedur ini dijalankan dengan benar, sehingga produk hukum yang dihasilkan sah secara yuridis,” tegasnya.

Selain membahas usulan dari eksekutif, rapat internal Bapemperda juga dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi awal terkait program pembentukan peraturan daerah tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, seluruh anggota DPRD Banyuwangi diminta untuk mulai mengajukan usulan Raperda baru.

“Setiap usulan harus memenuhi syarat dasar pembentukan peraturan daerah, seperti judul, latar belakang, serta kajian filosofis, sosiologis, dan yuridis,” jelasnya. Ia menambahkan, jika Raperda memiliki sifat khusus seperti muatan atau kearifan lokal, maka unsur tersebut juga harus tercantum dalam form pengusulan yang telah disosialisasikan kepada seluruh anggota dewan.

Masrohan menutup penjelasannya dengan menyebut bahwa penyusunan Propemperda harus berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat Banyuwangi dan tetap selaras dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Banyuwangi menjadi babak baru pengembangan wisata kuliner seafood pesisir. Kawasan ini dibangun di Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, berdekatan dengan pusat Fish Market Kampung Mandar. Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah […]

  • Transformasi Banyuwangi yang Menginspirasi: Studi Banding Bank Indonesia Aceh soal Pengembangan Pariwisata dan Inflasi

    Transformasi Banyuwangi yang Menginspirasi: Studi Banding Bank Indonesia Aceh soal Pengembangan Pariwisata dan Inflasi

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Capaian pembangunan Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir terus mencuri perhatian berbagai daerah di Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi alasan rombongan Bank Indonesia Provinsi Aceh melakukan studi banding ke Banyuwangi untuk mendalami pengembangan pariwisata, peningkatan UMKM, serta strategi kolaborasi inflasi daerah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chosaini, dan […]

  • DPRD Banyuwangi Bahas Rencana Pembangunan Lapas Baru, Imigrasi, dan Bapas Bersama Kemenko Kumham Imipas RI

    DPRD Banyuwangi Bahas Rencana Pembangunan Lapas Baru, Imigrasi, dan Bapas Bersama Kemenko Kumham Imipas RI

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menerima kunjungan kerja dari Deputi Bidang Koordinasi Imigrasi dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Kumham Imipas RI) pada Rabu, 15 Oktober 2025. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah daerah dengan lembaga pusat terkait isu-isu […]

  • Program Makan Bergizi Gratis: Antara Niat Baik dan Tanggung Jawab Pelaksana

    Program Makan Bergizi Gratis: Antara Niat Baik dan Tanggung Jawab Pelaksana

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menyasar anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui agar memperoleh asupan gizi yang layak sejak dini. Tujuan utama MBG […]

  • Kerja Sama Pemkab Banyuwangi dan Taspen, PPPK Kini Punya Jaminan Hari Tua

    Kerja Sama Pemkab Banyuwangi dan Taspen, PPPK Kini Punya Jaminan Hari Tua

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi menjalin kerja sama dengan PT Asuransi Jiwa Taspen (Persero) guna menghadirkan jaminan hari tua bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Langkah ini menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kesejahteraan ASN non-PNS yang selama ini belum memiliki perlindungan pensiun. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut digelar di GOR Tawang Alun, Banyuwangi, Minggu, 28 […]

  • Wabup Sorong Kunjungi Banyuwangi, Pelajari Rahasia Sukses Pariwisata yang Mendunia

    Wabup Sorong Kunjungi Banyuwangi, Pelajari Rahasia Sukses Pariwisata yang Mendunia

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pesona Banyuwangi sebagai daerah dengan pertumbuhan sektor pariwisata yang mengagumkan kembali menarik perhatian banyak pihak di Indonesia. Kali ini, Wakil Bupati Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sutejo, datang langsung bersama jajarannya untuk menimba ilmu terkait strategi pengembangan wisata yang telah membawa Banyuwangi dikenal luas hingga ke mancanegara. Kedatangan rombongan dari Sorong ini disambut […]

expand_less