Breaking News
light_mode

RKA Belum Siap, DPRD Banyuwangi Setop Sementara Pembahasan RAPBD 2026

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Badan Anggaran DPRD Banyuwangi memutuskan menghentikan pembahasan RAPBD Tahun 2026 karena dokumen Rencana Kerja dan Anggaran belum diserahkan sepenuhnya oleh eksekutif. Dalam rapat Banggar, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah menegaskan bahwa dokumen tersebut merupakan dasar pembahasan anggaran sehingga tanpa kehadirannya, proses tidak dapat dilanjutkan. Senin, 24 November 2025.

Siti Mafrochatin Ni’mah menjelaskan bahwa keterlambatan dokumen RKA dapat mengindikasikan ketidaksiapan TAPD dalam penyusunan anggaran. Politisi PKB itu menyebutkan bahwa hal ini bisa memunculkan risiko keterlambatan pembangunan yang seharusnya tepat waktu dan tepat sasaran.

Dokumen RKA sendiri berisi rincian visi, misi, tujuan, program, kegiatan, serta angka anggaran setiap OPD. Dengan tidak adanya dokumen tersebut, Banggar tidak memiliki cukup data untuk memastikan efisiensi serta keselarasan program dengan kebutuhan masyarakat. RKA dianggap sebagai fondasi agar pembahasan RAPBD berjalan transparan dan terukur.

Dalam pernyataan langsungnya, Siti Mafrochatin Ni’mah menegaskan, “Ketiadaan RKA dapat dianggap sebagai pengabaian prosedur dalam penyusunan APBD.” Menurutnya, TAPD hanya memberikan pointer global tanpa detail yang dibutuhkan oleh Banggar.

Situasi semakin pelik ketika penjelasan dari beberapa OPD berbeda satu sama lain. Pemaparan Kepala Dinas Pendidikan tidak sesuai dengan penjelasan Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD. Hal serupa terjadi antara Bappeda, BPKAD, dan Dinas Pendidikan yang memberikan keterangan tidak sinkron. Kondisi tersebut menciptakan kebingungan dan membuat Banggar berhenti melanjutkan pembahasan anggaran.

Siti Mafrochatin Ni’mah menilai, tanpa dokumen RKA, pembahasan RAPBD 2026 berpotensi tidak sah secara prosedural. Selain itu, perbedaan data dianggap berbahaya karena dapat memunculkan keputusan yang tidak berdasar pada kebutuhan faktual.

“Pembahasan RAPBD 2026 ini bisa dianggap cacat prosedur jika dokumen RKA tidak tersedia atau tidak disampaikan,” tegas Siti Mafrochatin Ni’mah. Pernyataan tersebut mempertegas bahwa Banggar tidak ingin melanjutkan pembahasan tanpa kejelasan data.

Banggar meminta TAPD menyelesaikan penyusunan dokumen RKA secara akurat dan selaras antar-OPD agar proses bisa diteruskan. Sebagai penutup, Siti Mafrochatin Ni’mah menyampaikan, “Biar sinkron dulu dan jelas karena target setiap rupiah yang dikeluarkan bisa dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat Banyuwangi dan di hadapan Tuhan.”*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usia Harapan Hidup Warga Banyuwangi Meningkat, Bupati Ipuk Perkuat Program Lansia Inklusif

    Usia Harapan Hidup Warga Banyuwangi Meningkat, Bupati Ipuk Perkuat Program Lansia Inklusif

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Banyuwangi kembali menunjukkan tren positif. Data terbaru mencatat UHH meningkat dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 tahun pada 2025. Peningkatan ini menjadi indikator membaiknya kualitas kesehatan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Momentum Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memperkuat komitmen terhadap […]

  • Sekolah Rakyat Bertaraf Internasional di Banyuwangi Mulai Dibangun, Daya Tampung 1.000 Siswa

    Sekolah Rakyat Bertaraf Internasional di Banyuwangi Mulai Dibangun, Daya Tampung 1.000 Siswa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen bertaraf internasional dengan kapasitas hingga 1.000 siswa resmi dimulai di Kabupaten Banyuwangi. Sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di atas lahan seluas 7 hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, yang disediakan oleh […]

  • Dana Pusat Dipangkas Rp660 Miliar, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Gas Pendapatan Daerah Tahun 2026

    Dana Pusat Dipangkas Rp660 Miliar, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Gas Pendapatan Daerah Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Komisi III DPRD Banyuwangi menekan pemerintah daerah agar lebih kreatif dan agresif dalam meningkatkan pendapatan daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Desakan itu muncul karena adanya pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp660 miliar yang akan berlaku pada tahun anggaran mendatang. Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi, Febri Prima […]

  • Upacara HUT ke-81 RI di Banyuwangi Meriah dengan Pentas Seni Nusantara dan Dihadiri Warga

    Upacara HUT ke-81 RI di Banyuwangi Meriah dengan Pentas Seni Nusantara dan Dihadiri Warga

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemkab Banyuwangi menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Taman Blambangan, Banyuwangi, Senin (17/8/2026). Upacara itu juga diikuti warga yang ingin menyaksikan langsung upacara tersebut. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Forum Pimpinan Daerah, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Kristiawan, Dandim 0825 Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, serta […]

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua DPRD Banyuwangi Serukan Penguatan Persatuan dan Nilai Kebangsaan

    Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua DPRD Banyuwangi Serukan Penguatan Persatuan dan Nilai Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dimaknai Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, sebagai momentum penting untuk memperkuat nilai kebangsaan serta menanamkan semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Ketua DPRD Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat agar tidak sekadar memperingati Hari Lahir Pancasila secara simbolis, melainkan menjadikannya sebagai pedoman […]

  • Tekan Inflasi Ramadan, Kapolresta Banyuwangi Turun Langsung ke Gerakan Pangan Murah di RTH Blambangan

    Tekan Inflasi Ramadan, Kapolresta Banyuwangi Turun Langsung ke Gerakan Pangan Murah di RTH Blambangan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadan terus dilakukan berbagai pihak. Di Banyuwangi, Polresta Banyuwangi bersama Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia pada Jumat (13/03/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Blambangan tersebut menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat memperoleh […]

expand_less