Commander Wish Kapolresta Banyuwangi: Pesan Spiritual dan Strategi Humanis untuk Polisi Presisi
- account_circle Prosiber
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan Commander Wish yang digelar di Aula Universitas Doktor Soekardjo Banyuwangi. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam penyamaan visi serta penguatan arah kebijakan strategis bagi seluruh jajaran Polresta Banyuwangi, Kamis, 22 Januari 2026.
Commander Wish Kapolresta Banyuwangi ini dirancang sebagai ruang konsolidasi internal untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang presisi, profesional, dan humanis. Melalui forum tersebut, Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa keberhasilan organisasi Polri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekuatan karakter, moral, dan spiritual setiap personel.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, ASN Polri, serta para Kapolsek jajaran. Sejumlah pimpinan wilayah juga mengikuti kegiatan secara daring sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan dan arahan pimpinan Polresta Banyuwangi.
Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menekankan pentingnya membangun karakter personel yang kuat secara spiritual dan moral. Kapolresta Banyuwangi mengajak seluruh anggota untuk selalu hidup bersyukur, berhati-hati dalam setiap langkah, serta menjalani kehidupan yang sederhana dan normal di tengah tuntutan tugas yang kompleks.
Kapolresta Banyuwangi juga mengingatkan agar seluruh personel tidak melupakan kewajiban ibadah sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. “Kapolresta juga mengingatkan agar seluruh personel tidak melupakan kewajiban ibadah, khususnya sholat dan bersholawat, sebagai pondasi keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas.” Kutipan tersebut menegaskan bahwa nilai iman dan takwa menjadi dasar dalam membentuk sikap profesional dan humanis.
Selain aspek spiritual, Kapolresta Banyuwangi menekankan pentingnya pola kerja kolektif melalui konsep manajemen super team, bukan superman. Kapolresta Banyuwangi menilai keberhasilan institusi hanya dapat diraih melalui kerja sama yang solid, saling mendukung, dan tidak bergantung pada kemampuan individu semata.
Dalam Commander Wish Kapolresta Banyuwangi tersebut, Kapolresta Banyuwangi juga memaparkan sepuluh pilar kebijakan strategis yang menjadi pedoman kerja seluruh jajaran, yaitu:
-
Penguatan soliditas internal dan peningkatan kesejahteraan anggota.
-
Harmonisasi sosial budaya melalui pendekatan tokoh masyarakat.
-
Penguatan strategi intelijen keamanan dan politik lokal.
-
Penegakan hukum terhadap kejahatan konvensional dan transnasional.
-
Pemberantasan narkoba secara konsisten dan berkelanjutan.
-
Peningkatan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.
-
Manajemen pengamanan wilayah serta perlindungan objek vital nasional.
-
Pengelolaan atensi publik dan pengamanan sektor pariwisata.
-
Penanganan dan resolusi konflik agraria serta sumber daya alam.
-
Pencegahan dan penanggulangan terorisme, radikalisme, dan kejahatan siber.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan menyempurnakan berbagai program kerja positif yang telah dirintis oleh pimpinan sebelumnya, dengan penyesuaian terhadap tantangan keamanan yang terus berkembang.
Melalui kegiatan Commander Wish Kapolresta Banyuwangi ini, Kapolresta Banyuwangi berharap seluruh personel mampu menyatukan langkah, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan semakin dipercaya serta dicintai masyarakat.**
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar