Breaking News
light_mode

Pengelolaan Sampah Banyuwangi Tuai Apresiasi Global, Clean Rivers Uni Emirat Arab Turun Tangan

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sistem pengelolaan sampah sirkular kembali memperoleh perhatian internasional. Kali ini, apresiasi datang dari Clean Rivers, organisasi nirlaba global yang berbasis di Uni Emirat Arab. Clean Rivers menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Banyuwangi.

Dukungan ini tidak terlepas dari konsistensi kebijakan lingkungan yang dijalankan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Program pengelolaan sampah yang dirancang secara bertahap, terukur, dan melibatkan masyarakat menjadi alasan utama Banyuwangi dipandang memiliki visi kuat dalam transformasi persampahan.

Clean Rivers akan bermitra dengan Project STOP, sebuah inisiatif yang didirikan oleh Borealis dan Systemiq, serta telah beroperasi di Banyuwangi sejak 2017. Bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Project STOP melalui program Banyuwangi Hijau menargetkan terbangunnya sistem pengelolaan sampah sirkular pertama di Indonesia yang mencakup seluruh wilayah kabupaten.

Pertemuan antara jajaran Clean Rivers dan Pemkab Banyuwangi berlangsung di Pendopo Sabha Swagata pada Rabu (12/02/2026). CEO Clean Rivers, Deborah Baccus, hadir langsung bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani. Pertemuan tersebut juga dihadiri Mari Kylmälä selaku in country representative Borealis, Jason Hale selaku Senior Director Systemiq, serta Sekretaris Daerah Banyuwangi Guntur Priambodo.

Dalam kesempatan tersebut, Deborah Baccus menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemkab Banyuwangi dalam mengelola sampah. Banyuwangi dinilai mampu menjalankan transformasi sistem persampahan secara terstruktur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami mendukung inisiatif yang dilakukan Banyuwangi, fokus pada pengelolaan sampah yang berdampak secara ekonomi, lingkungan dan sosial. Tidak hanya berdampak pada daerah, namun ini juga akan menjadi semangat global,” ungkap Deborah.

Sebagai bentuk nyata dukungan, dua fasilitas TPS3R akan dibangun di Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Genteng. Kedua fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada November 2026 dan dirancang untuk memperkuat layanan pengangkutan serta pengolahan sampah di wilayah dengan tingkat kepadatan dan aktivitas warga yang tinggi.

Keberadaan dua TPS3R ini diproyeksikan mampu menjangkau hingga 850 ribu jiwa. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi atas permasalahan sampah rumah tangga, sekaligus menekan timbulan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan ini, dan berharap kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Banyuwangi,” ujar Deborah.

Bupati Ipuk Fiestiandani menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun sistem persampahan yang berkelanjutan.

“Bekerja dalam skala yang lebih luas, dengan dukungan dari Clean Rivers akan mempercepat transformasi sistem pengelolaan persampahan di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Menurut Bupati Ipuk Fiestiandani, dampak kerja sama ini tidak hanya terbatas pada aspek lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

“Ini tidak hanya berdampak pada menyediakan akses penanganan sampah yang terintegrasi untuk ratusan ribu orang, tapi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi penduduk sekitar lokasi,” imbuh Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa Clean Rivers akan berkontribusi pada program Banyuwangi Hijau Fase 3. Fokus utama kerja sama ini adalah pembangunan dua TPS3R di wilayah Banyuwangi Kota dan Kecamatan Genteng.

Dalam skema kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan menyediakan lahan serta sarana penunjang lainnya. Kedua TPS3R masing-masing dirancang berkapasitas 50 ton per hari dan dilengkapi teknologi untuk meminimalkan residu serta mencegah timbulnya bau.

“Kedua TPS3R masing-masing berkapasitas 50 ton dan akan melayani hingga 850 ribu jiwa. TPS3R ini dirancang menggunakan teknologi untuk meminimalkan residu dan tidak menimbulkan bau,” ujar Handayani.

Dengan dukungan internasional ini, Banyuwangi semakin mantap melangkah menjadi daerah percontohan pengelolaan sampah sirkular di Indonesia.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Banyuwangi Soroti Keamanan Lapas, Apresiasi Keberhasilan Gagalkan Modus Penyelundupan Narkoba

    DPRD Banyuwangi Soroti Keamanan Lapas, Apresiasi Keberhasilan Gagalkan Modus Penyelundupan Narkoba

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya Lapas Kelas IIA Banyuwangi dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan mendapat apresiasi dari Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi. Keberhasilan petugas menggagalkan berbagai upaya penyelundupan narkoba dengan beragam modus dinilai menjadi bukti kuat bahwa sistem keamanan di dalam lapas berjalan secara efektif. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi I DPRD Banyuwangi […]

  • Dinilai Kurang Transparan, KTH Tambak Agung Desak Kejelasan Lahan Saat Hearing Bersama PT BSI dan DPRD Banyuwangi

    Dinilai Kurang Transparan, KTH Tambak Agung Desak Kejelasan Lahan Saat Hearing Bersama PT BSI dan DPRD Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pada Rabu, 13 November 2025, ruang Komisi IV DPRD Banyuwangi menjadi saksi diskusi panas terkait kejelasan lahan antara Kelompok Tani Hutan (KTH) Tambak Agung dengan PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Hearing ini juga dihadiri oleh perwakilan PT BSI, BPN/ATR Banyuwangi, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Camat Pesanggaran, serta Kepala Desa Pesanggaran. Pertemuan tersebut digelar […]

  • Sinergi SMSI, Kejagung dan ABPEDNAS Perkuat JAGA DESA serta JAGA Dapur MBG Demi Transparansi Program Pemerintah

    Sinergi SMSI, Kejagung dan ABPEDNAS Perkuat JAGA DESA serta JAGA Dapur MBG Demi Transparansi Program Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani membahas penguatan sinergi strategis antara Kejaksaan RI, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), dan SMSI dalam mendukung keberhasilan Program JAGA DESA serta JAGA Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan berlangsung di Kantor DPP […]

  • Taklukkan Juara Asia, Timnas Indonesia Kawinkan Gelar Juara Banyuwangi BMX Supercross 2026

    Taklukkan Juara Asia, Timnas Indonesia Kawinkan Gelar Juara Banyuwangi BMX Supercross 2026

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Banyuwangi BMX Supercross 2026 hari kedua, yang digelar di Sirkuit BMX Banyuwangi, Minggu (28/6/2026), berlangsung sengit. Pembalap tim nasional Indonesia, Rio Akbar, berhasil merebut gelar juara kategori men elite dari juara Asia rider asal Timbas Thailand, Komet Sukprasert. Keberhasilan Rio membuat Timnas Indonesia berhasil mengawinkan gelar juara setelah di kategori women elite pembalap […]

  • Bapemperda DPRD Banyuwangi Inventarisasi 25 Raperda untuk Propemperda 2027, Hanya Satu Usulan Inisiatif Dewan

    Bapemperda DPRD Banyuwangi Inventarisasi 25 Raperda untuk Propemperda 2027, Hanya Satu Usulan Inisiatif Dewan

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Banyuwangi mulai menginventarisasi usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebagai langkah awal penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2027. Dalam tahap awal tersebut, Bapemperda telah mendata sebanyak 25 judul Raperda yang berasal dari usulan eksekutif, inisiatif DPRD, serta rancangan yang belum sempat dibahas dalam Propemperda 2026. […]

  • CFD Purwoharjo Banyuwangi Disulap Jadi Pasar Kuliner, 500 UMKM Ramaikan Akhir Pekan

    CFD Purwoharjo Banyuwangi Disulap Jadi Pasar Kuliner, 500 UMKM Ramaikan Akhir Pekan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kreativitas warga dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal kembali terlihat di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Ruas jalan sepanjang 4 kilometer yang menghubungkan Desa Karetan dan Desa Glagahagung disulap menjadi kawasan Car Free Day (CFD) Purwoharjo yang sekaligus berkembang sebagai pusat kuliner dan aktivitas UMKM Banyuwangi, Minggu (27/09/2026). Bukan hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga, CFD […]

expand_less