Breaking News
light_mode

Inspektorat Banyuwangi Sosialisasi Peraturan Gratifikasi

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pemkab Banyuwangi terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pengendalian gratifikasi. Salah satunya dengan mensosialisasikan dan melakukan edukasi perubahan peraturan tentang Gratifikasi yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeluarkan Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Gratifikasi. Peraturan itu menjadi pedoman bagi penyelenggara negara dan aparatur sipil negara (ASN) dalam memahami, menerima, maupun melaporkan gratifikasi.

Inspektur Banyuwangi Choiril Ustadi mengatakan saat ini Pemkab Banyuwangi terus melakukan sosialisasi tentang Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tersebut.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait perubahan dalam Peraturan KPK terbaru tentang gratifikasi. Salah satunya telah dilakukan kegiatan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi kepada Pejabat Bendahara Pengeluaran dan pelaku usaha/rekanan pengadaan barang dan jasa beberapa waktu lalu,” kata Ustadi, Selasa (11/8/2026).

Selain itu pihaknya juga melakukan pendampingan pembentukan dan penguatan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) Pembantu pada perangkat daerah. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 yang menegaskan kembali peran strategis Unit Pengendali Gratifikasi (UPG),

Sejumlah perubahan dalam Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Gratifikasi antara lain adanya penyesuaian batas nilai kewajaran (tidak wajib lapor), antara lain hadiah pernikahan atau upacara adat/agama meningkat dari Rp1.000.000 menjadi Rp1.500.000 per pemberi.

Pemberian sesama rekan kerja yang bukan dalam bentuk uang meningkat dari Rp200.000 menjadi Rp500.000 per pemberi, dengan akumulasi maksimal Rp1.500.000 per tahun. Ketentuan mengenai pemberian sesama rekan kerja pada acara pisah sambut, ulang tahun, maupun pensiun yang sebelumnya dibatasi Rp300.000 telah dihapus.

“Selain itu untuk Pengaturan laporan gratifikasi yang disampaikan melebihi 30 hari kerja tetap dapat diproses sesuai mekanisme yang diatur, serta Penandatanganan Surat Keputusan (SK) Penetapan Gratifikasi kini tidak lagi semata-mata didasarkan pada nilai gratifikasi, melainkan juga mempertimbangkan tingkat kepentingan (prominent) sesuai jenjang jabatan pelapor,” jelasnya.

Ia berharap seluruh ASN semakin memahami bahwa tidak setiap pemberian merupakan gratifikasi yang dilarang, namun setiap penerimaan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan harus dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semoga peraturan ini bisa dipahami dan diikuti oleh seluruh ASN Banyuwangi. Untuk informasi dan penjelasan lebih lanjuut bisa langsung berkonsultasi ke Kantor Inspektorat,” pungkasnya. (*)

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Aksi penolakan tambang PT Damai Suksesindo (DSI) kembali mencuat setelah warga Desa Kandangan melakukan penghadangan terhadap para pekerja perusahaan tersebut pada Jumat, 21 November 2025. Insiden ini terjadi di pintu masuk Desa Kandangan, tepatnya di kawasan Sumberbopong, yang selama ini menjadi jalur keluar-masuk aktivitas eksplorasi perusahaan tambang tersebut. Penolakan tambang PT DSI sudah […]

  • Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

    Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

      Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat yang menyerap anggaran hingga ratusan miliar rupiah merupakan bagian dari upaya negara memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, besarnya nilai proyek justru membuka ruang yang tidak kecil bagi praktik korupsi—terutama jika pengawasan […]

  • Raperda RPIK Banyuwangi Matangkan Klaster Industri Unggulan, Pansus Tegaskan Harus Sinkron dengan RDTR dan RTRW

    Raperda RPIK Banyuwangi Matangkan Klaster Industri Unggulan, Pansus Tegaskan Harus Sinkron dengan RDTR dan RTRW

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Banyuwangi terus mengintensifkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Banyuwangi Tahun 2025–2045. Regulasi tersebut diproyeksikan menjadi pedoman utama dalam menentukan arah pembangunan sektor industri daerah selama dua dekade ke depan. Pembahasan dilakukan secara mendalam dengan mencermati setiap pasal agar menghasilkan regulasi yang komprehensif, aplikatif, […]

  • Wabup Banyuwangi Bertemu Sopir Logistik Menyatakan Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

    Wabup Banyuwangi Bertemu Sopir Logistik Menyatakan Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengemudi armada logistik yang selama ini memiliki peran vital dalam roda perekonomian Banyuwangi dan Indonesia. Hal tersebut disampaikannya Wabup saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary) ke-1 Perkumpulan Sopir Logistik Indonesia (PSLI) yang digelar di Pantai Cacalan, Banyuwangi, Minggu (2/8/2026). Mujiono menekankan bahwa usia […]

  • 82 Mahasiswa PKK Turun ke Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Jadi Penggerak Solusi Kesehatan

    82 Mahasiswa PKK Turun ke Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Jadi Penggerak Solusi Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebanyak 82 mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya resmi diterjunkan ke Banyuwangi untuk melaksanakan Praktik Kerja Komunitas (PKK). Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut langsung kedatangan para mahasiswa tersebut di Pendopo Sabha Swagata Blambangan pada Senin, (06/04/2026). Acara tersebut juga dihadiri Direktur Poltekkes […]

  • Pemkab Banyuwangi Percepat Penanganan hingga Muara Sungai Kalimati, 15 Ton Sampah Diangkut

    Pemkab Banyuwangi Percepat Penanganan hingga Muara Sungai Kalimati, 15 Ton Sampah Diangkut

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Penanganan sampah di Sungai Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terus dilakukan melalui aksi gotong royong lintas pihak. Hingga Rabu (28/10/2026), lebih dari 15 ton sampah telah diangkut, sementara sekitar 90 persen dari target pembersihan sepanjang 800 meter aliran sungai telah tertangani. Aksi bersih-bersih yang dimulai Senin (26/10/2026) tersebut melibatkan warga setempat, pemerintah […]

expand_less