Breaking News
light_mode

Antrean Ketapang Makin Padat, Rekayasa Lalu Lintas dan Penambahan Kapal Jadi Solusi Lintas Instansi

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Penanganan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, diperkuat melalui koordinasi lintas instansi. Tidak hanya mengandalkan pengaturan kendaraan di jalur darat, langkah penanganan juga mencakup rekayasa lalu lintas Ketapang hingga optimalisasi kapasitas angkutan penyeberangan untuk mempercepat penguraian kepadatan, Minggu (6/9/2026).

Koordinasi tersebut mempertemukan sejumlah instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan lalu lintas dan layanan penyeberangan. Polda Jawa Timur, Polresta Banyuwangi, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, serta ASDP menyelaraskan strategi penanganan mulai dari jalur menuju pelabuhan hingga proses kendaraan masuk ke kapal.

Langkah terpadu ini dinilai penting karena kepadatan kendaraan di kawasan Ketapang tidak hanya berkaitan dengan kondisi arus lalu lintas di jalan. Kelancaran kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang juga sangat dipengaruhi kemampuan layanan penyeberangan dalam mengangkut kendaraan yang telah berada dalam antrean.

Polresta Banyuwangi mengambil bagian dalam pengendalian arus kendaraan di wilayah terdampak. Personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengaturan secara situasional dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

Pengaturan tersebut diarahkan agar kendaraan tetap bergerak secara tertib dan kepadatan tidak meluas ke ruas jalan lainnya. Petugas juga melakukan pengawasan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi sumber hambatan baru selama antrean berlangsung.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P. turut mengikuti pembahasan bersama Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Rahmat Hakim, S.I.K., M.H. dan Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam koordinasi tersebut, penanganan pada jalur darat diselaraskan dengan kondisi layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Kementerian Perhubungan dan ASDP mengoptimalkan kapasitas angkut kapal agar kendaraan yang sudah masuk dalam antrean dapat diseberangkan secara bertahap.

Optimalisasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pergerakan kendaraan dari area antrean. Dengan semakin banyak kendaraan yang dapat diseberangkan, tekanan terhadap arus kendaraan yang terus menuju kawasan pelabuhan juga diharapkan berkurang.

Pembahasan penanganan antrean Ketapang juga melibatkan Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja, S.Pt., M.Si., Direktur Sarana, Prasarana, dan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Kementerian Perhubungan Sigit Widodo, S.T., M.T., serta GM ASDP Ketapang Media Syahrianto Heriawan.

Keterlibatan berbagai instansi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kepadatan kendaraan di kawasan Pelabuhan Ketapang membutuhkan penanganan dari dua sisi sekaligus. Rekayasa lalu lintas Ketapang diperlukan untuk menjaga kendaraan tetap terkendali di jalan, sementara peningkatan kapasitas penyeberangan menjadi bagian penting untuk mengurangi kendaraan yang tertahan dalam antrean.

Di lapangan, Polresta Banyuwangi juga mengingatkan para pengguna jalan agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas dan menjaga ketertiban selama melintas maupun ketika berada dalam antrean.

Pengguna jalan diminta tidak menyerobot antrean, tidak mengambil jalur yang dapat menghambat kendaraan dari arah berlawanan, serta menghindari berhenti sembarangan di badan jalan. Kepatuhan terhadap arahan tersebut diperlukan agar ruang lalu lintas tetap tersedia dan pergerakan kendaraan dapat berlangsung lebih teratur.

Selain itu, pengendara diminta menjaga jarak aman serta tidak memaksakan diri ketika arus kendaraan bergerak lambat. Kondisi antrean membutuhkan kesabaran dari seluruh pengguna jalan karena manuver saling mendahului justru dapat menciptakan titik penyumbatan baru.

Penanganan antrean Ketapang terus disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Polresta Banyuwangi bersama instansi terkait melakukan pemantauan untuk menentukan langkah yang diperlukan apabila terjadi perubahan pola kepadatan kendaraan.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, dan ASDP diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara arus kendaraan di jalan dengan kemampuan layanan penyeberangan. Dengan pengaturan tersebut, kendaraan yang mengarah ke pelabuhan diharapkan dapat tetap dikendalikan tanpa menimbulkan gangguan lebih luas terhadap pengguna jalan lainnya.

Upaya rekayasa lalu lintas Ketapang dan optimalisasi layanan kapal menjadi bagian dari langkah bersama untuk mempercepat penguraian kepadatan. Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diharapkan tetap tertib, bersabar, serta mematuhi setiap arahan petugas sampai kondisi arus kendaraan kembali normal.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilihan Penuh Dinamika di Konfercab XVI NU Banyuwangi, Ahmad Turmudzi Terpilih Periode 2026–2031

    Pemilihan Penuh Dinamika di Konfercab XVI NU Banyuwangi, Ahmad Turmudzi Terpilih Periode 2026–2031

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Nahdlatul Ulama Banyuwangi berlangsung penuh dinamika dan tensi tinggi saat memasuki tahapan krusial pemilihan pimpinan cabang. Proses seleksi hak suara dari 25 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU sempat memicu perdebatan panjang akibat munculnya dugaan kecurangan dan pemalsuan hak suara. Situasi tersebut membuat pimpinan sidang harus melakukan penghitungan ulang serta […]

  • Membanggakan, Pembawa Acara Hingga Juri Banyuwangi Batik Festival Kenakan Batik Hasil Karya Warga Binaan Lapas Banyuwangi

    Membanggakan, Pembawa Acara Hingga Juri Banyuwangi Batik Festival Kenakan Batik Hasil Karya Warga Binaan Lapas Banyuwangi

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Sibernews – Banyuwangi, Sebuah kebanggaan tersendiri terpancar dari gelaran Banyuwangi Batik Festival. Para pembawa acara hingga dewan juri tampil kompak mengenakan kain batik tulis eksklusif “Batik Jeruji” yang merupakan hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Jumat (17/10) malam.   Kompaknya para tokoh kunci festival mengenakan batik karya para warga binaan Lapas […]

  • Respons Cepat Tanpa Perantara, Lapor Camat Banyuwangi Permudah Warga

    Respons Cepat Tanpa Perantara, Lapor Camat Banyuwangi Permudah Warga

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya memperkuat Pelayanan Publik Banyuwangi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pada Senin, (23/02/2026), Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meluncurkan Lapor Camat Banyuwangi sebagai inovasi pengaduan masyarakat berbasis kedekatan wilayah. Program ini memungkinkan Aduan Warga Banyuwangi disampaikan langsung kepada camat melalui telepon dan WhatsApp. Dengan mekanisme tersebut, jalur birokrasi menjadi lebih ringkas karena masyarakat tidak […]

  • 4 Tersangka Dibekuk! Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Gas LPG Oplosan Rugikan Negara Rp500 Juta Lebih

    4 Tersangka Dibekuk! Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Gas LPG Oplosan Rugikan Negara Rp500 Juta Lebih

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Kali ini, aparat Satreskrim berhasil membongkar dua jaringan LPG oplosan Banyuwangi yang diduga merugikan negara lebih dari Rp500 juta. Dari dua pengungkapan tersebut, polisi menangkap empat orang tersangka. Salah satu pelaku diketahui merupakan pemilik atau pengelola pangkalan resmi Pertamina. Kasus pertama terungkap di Dusun […]

  • Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

    Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memasuki musim tanam, masyarakat petani di Banyuwangi kembali menghidupkan tradisi turun-temurun yang sarat makna spiritual dan sosial, yakni Bubak Bumi. Tradisi ini menjadi bentuk doa bersama dan kenduri sebagai tanda dimulainya masa tanam sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen sebelumnya. Tradisi Bubak Bumi kali ini berlangsung di Dam K Stail, […]

  • Jelang Banyuwangi BMX Supercross 2026, Pembalap Nasional dan Internasional Mulai Jajal Sirkuit Muncar

    Jelang Banyuwangi BMX Supercross 2026, Pembalap Nasional dan Internasional Mulai Jajal Sirkuit Muncar

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Suasana Sirkuit BMX Supercross Muncar mulai ramai menjelang pelaksanaan Banyuwangi BMX Supercross 2026 yang akan digelar pada 27-28 Juni mendatang. Sejumlah pembalap dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri telah tiba lebih awal untuk menjalani latihan dan beradaptasi dengan karakter lintasan yang dikenal sebagai salah satu trek BMX terpanjang di dunia, […]

expand_less