Breaking News
light_mode

Forum Bappeda se-Jatim Digelar di Banyuwangi, Perkuat Sinergi dan Akselerasi Pembangunan Daerah

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan strategis tingkat provinsi. Kali ini, Banyuwangi menjadi lokasi penyelenggaraan Forum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Indonesia (Bappeda) se-Provinsi Jawa Timur yang mempertemukan seluruh kepala Bappeda kabupaten dan kota untuk membahas penguatan sinergi serta percepatan pembangunan daerah di Jawa Timur, Jumat (12/06/2026).

Forum Bappeda Jatim tersebut berlangsung selama dua hari, 11-12 Juni 2026, dan dihadiri para Kepala Bappeda dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Kegiatan dipimpin langsung oleh Plt Kepala Bappeda Jawa Timur, Mohammad Yasin, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan arah pembangunan antarwilayah.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, turut hadir Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, serta Sekretaris Daerah Suyanto Waspo Tondo Wicaksono. Forum tersebut menjadi wadah penting bagi para perencana pembangunan daerah untuk membahas berbagai isu strategis yang dihadapi daerah masing-masing.

Plt Kepala Bappeda Jawa Timur, Mohammad Yasin, menjelaskan bahwa Forum Bappeda Jatim merupakan agenda rutin yang diselenggarakan dua kali setiap tahun. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat konsolidasi dan kolaborasi antar-Bappeda guna mendukung pembangunan Jawa Timur yang lebih terintegrasi.

“Forum ini menjadi wadah koordinasi strategis bagi Bappeda seluruh kabupaten/kota se Jatim untuk membahas berbagai isu perencanaan pembangunan hingga penyelarasan antara program nasional dan daerah,” ujar Mohammad Yasin.

Selain membahas sinkronisasi program pembangunan, forum tersebut juga menjadi sarana untuk mencari solusi atas berbagai persoalan perencanaan yang belum dapat diselesaikan di tingkat daerah. Hasil pembahasan kemudian akan menjadi bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan pada tahun berikutnya.

“Forum ini juga membahas persoalan terkait perencanaan yang tidak bisa diselesaikan di daerah. Kita bahas bersama untuk dituangkan dalam dokumen perencanaan tahun berikutnya,” imbuh Mohammad Yasin.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Yasin turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan yang terjadi di Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah pariwisata yang dinilai terus mengalami pertumbuhan signifikan dan menjadi salah satu penggerak ekonomi Jawa Timur.

Menurut Mohammad Yasin, perkembangan sektor wisata Banyuwangi terlihat dari tingginya mobilitas wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Bahkan, tingkat okupansi penerbangan menuju Banyuwangi dinilai menunjukkan tren yang positif.

“Saya menyaksikan sendiri, perkembangan wisata Banyuwangi yang luar biasa. Pesawat ke Banyuwangi dari Jakarta full, begitu juga tempat-tempat wisatanya selalu ramai bahkan di hari kerja. Ini menandakan ekonomi Banyuwangi terus bergerak dan tumbuh. Semoga Banyuwangi terus menjadi penggerak ekonomi di Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai tuan rumah Forum Bappeda se-Jatim. Menurut Ipuk Fiestiandani, keberadaan Bappeda memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Ipuk menjelaskan bahwa Bappeda bukan hanya berfungsi sebagai penyusun dokumen perencanaan pembangunan, tetapi juga menjadi penghubung antar-sektor, pengawal efisiensi anggaran, sekaligus perumus berbagai kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Dengan data yang akurat, Bappeda memastikan setiap kebijakan lahir dari analisis yang tepat. Lebih dari itu, Bappeda juga menjadi motor inovasi, yang mampu mengantisipasi tantangan global dan lokal,” ujar Ipuk.

Lebih lanjut, Ipuk Fiestiandani berharap forum tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan kerja sama antar-daerah dalam mendorong kemajuan pembangunan Jawa Timur secara menyeluruh. Menurut Ipuk, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan harus saling terhubung dan mendukung satu sama lain.

“Pembangunan Jawa Timur tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dalam satu kesatuan wilayah. Dengan komitmen bersama, kita dapat mewujudkan Jawa Timur yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.

Melalui Forum Bappeda Jatim ini, pemerintah daerah diharapkan semakin mampu menyusun strategi pembangunan yang adaptif, terukur, dan selaras dengan kebijakan nasional. Sinergi yang terbangun antarwilayah juga menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan Jawa Timur yang inklusif dan berkelanjutan.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Banyuwangi menjadi babak baru pengembangan wisata kuliner seafood pesisir. Kawasan ini dibangun di Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, berdekatan dengan pusat Fish Market Kampung Mandar. Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah […]

  • Stadion Diponegoro Bergemuruh, Persewangi Luncurkan Skuad dan Jersey Baru Disaksikan 4.000 Suporter

    Stadion Diponegoro Bergemuruh, Persewangi Luncurkan Skuad dan Jersey Baru Disaksikan 4.000 Suporter

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Stadion Diponegoro kembali menjadi saksi kemeriahan besar ketika Persewangi Banyuwangi memperkenalkan skuad dan jersey terbarunya pada malam perayaan HUT ke-55 klub. Sekitar 4.000 suporter memenuhi stadion, mengibarkan bendera kebanggaan dan menciptakan suasana penuh semangat untuk menyambut perjalanan baru klub berjuluk Laskar Blambangan tersebut. Acara peluncuran digelar pada Minggu malam yang bertabur sorak dukungan, […]

  • Bupati Ipuk Ajak Muslimat NU Banyuwangi Jadi Penggerak Perubahan Sosial Lewat Sinergi dan Kolaborasi

    Bupati Ipuk Ajak Muslimat NU Banyuwangi Jadi Penggerak Perubahan Sosial Lewat Sinergi dan Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak organisasi perempuan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Seruan ini disampaikan Ipuk saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU dan Pimpinan Ranting Muslimat NU se-Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata, Rabu, 29 Oktober 2025. Dalam acara tersebut, Nyai Hj. […]

  • Satu Abad Nahdlatul Ulama: Menjaga Tradisi, Merawat Indonesia

    Satu Abad Nahdlatul Ulama: Menjaga Tradisi, Merawat Indonesia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Tepat pada 31 Januari 1926, di sebuah sudut Surabaya, sejarah Indonesia diam-diam bergerak. Para kiai dan ulama—dengan kesederhanaan yang khas—mengambil keputusan besar yang kelak menentukan arah bangsa. Di bawah restu KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Chasbullah, dan KH. Bisri Syansuri, lahirlah […]

  • Hearing DPRD Banyuwangi Ungkap Keluhan Sopir, Penyeberangan Ketapang–Lembar Kembali Dibuka

    Hearing DPRD Banyuwangi Ungkap Keluhan Sopir, Penyeberangan Ketapang–Lembar Kembali Dibuka

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Permintaan agar penyeberangan Ketapang–Lembar kembali dibuka mengemuka dalam hearing DPRD Banyuwangi yang digelar pada Selasa (28/01/2026). Hearing tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi para sopir truk yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI). Hearing dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, dengan menghadirkan sejumlah stakeholder terkait, antara lain ASDP, KSOP, Gapasdap, […]

  • Banjir Rendam Muncar, Bupati Ipuk Turun Langsung dan Perintahkan Pembersihan Drainase Menyeluruh

    Banjir Rendam Muncar, Bupati Ipuk Turun Langsung dan Perintahkan Pembersihan Drainase Menyeluruh

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi kembali dilanda banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak awal pekan. Salah satu daerah terdampak paling parah adalah Kecamatan Muncar. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fisetiandani turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal dan meminta langkah cepat dari seluruh pihak terkait. […]

expand_less