Breaking News
light_mode

Hari Pendidikan Nasional Selalu Di Peringati ; Pendidikan Tinggi Inklusif Masih Jauh dari Nyata di Banyuwangi

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan
oleh : Joko Purnomo
Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi

Prosiber.com – Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum refleksi atas sejauh mana akses pendidikan telah dirasakan secara adil oleh seluruh warga negara. Namun, di balik semangat pemerataan pendidikan, masih terdapat kelompok yang belum sepenuhnya merasakan haknya, yakni penyandang disabilitas—khususnya di tingkat pendidikan tinggi.

Di Kabupaten Banyuwangi, realitas ini terasa nyata. Hingga hari ini, belum banyak—atau bahkan bisa dikatakan belum ada—kampus atau universitas yang benar-benar ramah dan layak bagi penyandang disabilitas, terutama bagi tuna rungu/tuli dan tuna netra. Padahal, jumlah lulusan sekolah menengah dari kalangan disabilitas terus meningkat, dan semangat mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga semakin tinggi.

Sayangnya, keterbatasan fasilitas dan sistem yang inklusif di daerah memaksa mereka untuk merantau ke luar kota. Bagi sebagian orang, ini mungkin terdengar sebagai pilihan biasa. Namun bagi penyandang disabilitas, ini berarti menghadapi tantangan berlipat: aksesibilitas transportasi, adaptasi lingkungan baru, biaya hidup yang lebih tinggi, hingga keterbatasan dukungan sosial.

Masalah yang Belum Tersentuh Serius

Minimnya kampus inklusif di Banyuwangi mencerminkan belum optimalnya implementasi kebijakan terkait pendidikan bagi penyandang disabilitas. Padahal, secara regulasi, negara telah menjamin hak tersebut. Penyandang disabilitas berhak mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk di jenjang perguruan tinggi, tanpa diskriminasi.

Kampus yang ramah disabilitas bukan sekadar menyediakan jalur landai atau lift. Lebih dari itu, dibutuhkan:

  • Layanan juru bahasa isyarat bagi mahasiswa tuli
  • Materi pembelajaran yang dapat diakses (audio, braille, atau digital adaptif)
  • Dosen dan tenaga pendidik yang memiliki pemahaman tentang pendidikan inklusif
  • Sistem akademik yang fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa disabilitas

Tanpa hal-hal tersebut, akses pendidikan tinggi hanya menjadi formalitas, bukan kesempatan yang setara.

Peran Pemerintah Daerah dan Institusi Pendidikan

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab strategis untuk mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang inklusif. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

Mendorong kampus lokal menjadi inklusif

Pemerintah dapat memberikan insentif atau dukungan anggaran kepada perguruan tinggi di Banyuwangi untuk membangun fasilitas dan layanan ramah disabilitas.

Menyusun regulasi daerah yang spesifik

Peraturan daerah yang mengatur pendidikan inklusif di tingkat perguruan tinggi perlu diperkuat agar implementasinya lebih terarah dan terukur.

Penyediaan beasiswa khusus disabilitas

Beasiswa bagi penyandang disabilitas harus diperluas, tidak hanya untuk biaya pendidikan tetapi juga biaya pendukung seperti alat bantu, transportasi, dan kebutuhan hidup.

Kemitraan dengan lembaga dan komunitas disabilitas

Pemerintah dan kampus dapat bekerja sama dengan organisasi disabilitas untuk merancang sistem pendidikan yang benar-benar sesuai kebutuhan.

Hak yang Harus Dipenuhi

Penyandang disabilitas bukan meminta belas kasihan, melainkan menuntut hak yang telah dijamin oleh negara. Hak tersebut meliputi:

  • Akses pendidikan tanpa diskriminasi
  • Fasilitas yang layak dan aksesibel
  • Dukungan akademik yang sesuai kebutuhan
  • Kesempatan yang sama dalam mendapatkan beasiswa
  • Lingkungan belajar yang aman dan inklusif
  • Menuju Banyuwangi yang Lebih Inklusif

Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah hak semua orang, tanpa kecuali. Banyuwangi, sebagai daerah yang dikenal dengan berbagai kemajuan dan inovasinya, seharusnya juga menjadi pelopor dalam pendidikan inklusif di tingkat daerah.

Sudah saatnya kita tidak hanya bangga dengan pembangunan fisik dan pariwisata, tetapi juga memastikan bahwa setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang melalui pendidikan tinggi.

Jika tidak dimulai sekarang, maka kesenjangan ini akan terus berulang, dan kita akan terus meninggalkan mereka yang seharusnya kita rangkul.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan KUA-PPAS 2026 Banyuwangi Disiapkan Hadapi Ketidakpastian, Bupati Ipuk Targetkan IKU Meningkat

    Perubahan KUA-PPAS 2026 Banyuwangi Disiapkan Hadapi Ketidakpastian, Bupati Ipuk Targetkan IKU Meningkat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan sejumlah penyesuaian kebijakan anggaran untuk menghadapi dinamika ekonomi dan kondisi fiskal daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyampaikan nota pengantar Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (Perubahan KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Banyuwangi. Agenda tersebut berlangsung di Gedung DPRD Banyuwangi […]

  • Buronan “The Doctor” Ditangkap di Malaysia! Interpol Polri Bongkar Jaringan Narkotika Internasional

    Buronan “The Doctor” Ditangkap di Malaysia! Interpol Polri Bongkar Jaringan Narkotika Internasional

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya pemberantasan kejahatan narkotika lintas negara kembali membuahkan hasil. Tim NCB Interpol Polri berhasil menangkap buronan kasus narkotika berinisial AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” di wilayah Penang, Malaysia. Penangkapan dilakukan pada Minggu, (05/04/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Operasi ini merupakan hasil kerja sama erat antara NCB Interpol Divhubinter Polri dengan Special […]

  • Jelang Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Ajak Pelaku Wisata Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan

    Jelang Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Ajak Pelaku Wisata Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai melakukan berbagai persiapan menghadapi lonjakan wisatawan pada musim libur Lebaran. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar silaturahmi bersama pelaku wisata, seniman, budayawan, serta pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi pada Kamis (12/03/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang […]

  • Debut Penari Baru Seblang Olehsari 2026 Bikin Merinding, Ribuan Warga dan Wisatawan Membludak

    Debut Penari Baru Seblang Olehsari 2026 Bikin Merinding, Ribuan Warga dan Wisatawan Membludak

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Seblang Olehsari 2026 kembali hadir sebagai salah satu tradisi sakral yang paling dinantikan di Banyuwangi. Ritual ini digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, mulai hari Senin, (23/03/2026) dan berlangsung hingga tujuh hari ke depan, tepatnya sampai (29/03/2026). Kegiatan ini selalu menjadi magnet kuat bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah. Tradisi ini merupakan […]

  • SAE Paswangi Lapas Banyuwangi Resmi Beroperasi, Warga Binaan Didorong Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

    SAE Paswangi Lapas Banyuwangi Resmi Beroperasi, Warga Binaan Didorong Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini merambah hingga lingkungan lembaga pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi yang diproyeksikan sebagai pusat pembinaan kemandirian sekaligus lumbung pangan produktif di wilayah ujung timur Pulau Jawa, Kamis, 15 Januari 2026. Peresmian SAE Paswangi dilakukan secara […]

  • Dandim 0825 Banyuwangi Tunjukkan Dukungan Penuh pada Banyuwangi Batik Festival 2025: Sinergi TNI dan Pemerintah Gaungkan Budaya ke Dunia

    Dandim 0825 Banyuwangi Tunjukkan Dukungan Penuh pada Banyuwangi Batik Festival 2025: Sinergi TNI dan Pemerintah Gaungkan Budaya ke Dunia

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

      Sibernews – Banyuwangi, Sorotan malam di Gesibu Blambangan, Sabtu (18/10), tak hanya jatuh pada kemegahan busana dan motif batik khas Bumi Blambangan, tetapi juga pada kehadiran Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. yang menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi rakyat melalui Banyuwangi Batik Festival 2025. Dalam balutan tema […]

expand_less