PKB Banyuwangi Tancap Gas! Kepengurusan Baru Bidik 16 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
- account_circle Prosiber
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda politik mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi menggelar kegiatan Ta’aruf dan Kick Off Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2026-2031. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran pengurus mengenai arah kebijakan partai, program prioritas, hingga target pemenangan pada Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang. Acara berlangsung di Resto Daipong, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Rabu (08/07/2026).
Agenda tersebut dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Salim Azhar, Ketua Tanfidz DPC PKB Banyuwangi Masa Khidmat 2026-2031 Dr. Zaki Al Mubarok, Sekretaris DPC Inayanti Kusumasari, Bendahara Arvy Rizaldi, Ketua Dewan Syuro Dra. Ny. Hj. Mahmula Harun, Sekretaris Dewan Syuro KH. Muhammad Ali Mahrus, serta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB dari seluruh wilayah Banyuwangi.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan bagi kepengurusan baru, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum memperkuat komunikasi internal serta membangun kesamaan visi dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Melalui konsolidasi tersebut, seluruh pengurus diharapkan mampu bergerak dengan arah yang sama demi memperbesar kekuatan politik PKB Banyuwangi.
Ketua DPC PKB Banyuwangi, Dr. Zaki Al Mubarok atau yang akrab disapa Gus Zaki, menjelaskan bahwa ta’aruf dan kick off menjadi langkah strategis untuk mempererat silaturahmi antarpengurus sekaligus menyusun orientasi politik partai sejak awal masa kepengurusan.
“ Pada kegiatan ta”aruf dan Kick Of pengurus DPC PKB Banyuwangi masa khidmat 2026-2031 juga dirangkai dengan serah terima asset disaksikan DPW PKB Jawa Timur , “ ucap Gus Zaki.
Selain menjadi forum konsolidasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan prosesi serah terima aset organisasi yang disaksikan langsung oleh jajaran DPW PKB Jawa Timur sebagai bentuk keberlanjutan kepengurusan dari periode sebelumnya menuju kepengurusan baru.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Zaki menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026-2031 memberikan ruang yang luas kepada generasi muda untuk ikut mengambil peran strategis dalam organisasi. Menurut Gus Zaki, keterlibatan anak muda menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi perubahan komposisi pemilih pada Pemilu 2029.
“ Disadari atau tidak, ledakan demografi, Pemilu 2029 mendatang ada 60 persen pemilih kita adalah Gen Z dan Gen alpa maka mohon dukungan kepada para Kiai , pengurus DPC Banyuwangi diisi wong nom-noman , “ ucapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PKB Banyuwangi mulai melakukan penyesuaian strategi politik dengan mempertimbangkan dominasi pemilih muda pada pesta demokrasi mendatang. Kehadiran Generasi Z dan Generasi Alpha di struktur kepengurusan diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru, inovasi, serta pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan karakter pemilih masa depan.
Gus Zaki juga menegaskan bahwa PKB Banyuwangi membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda dari berbagai latar belakang untuk bergabung dan berkontribusi. Menurut Gus Zaki, partai harus menjadi rumah besar yang mampu menampung ide, kreativitas, dan semangat perubahan demi memperkuat perjuangan politik yang berpihak kepada masyarakat.
Dengan susunan kepengurusan yang lebih segar, PKB Banyuwangi tidak ingin berlama-lama melakukan adaptasi. Organisasi langsung menyiapkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 sekaligus mengembalikan kejayaan partai di Bumi Blambangan.
Optimisme tersebut disampaikan secara terbuka oleh Gus Zaki melalui target peningkatan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Banyuwangi.
“Dengan semangat baru dan kekuatan yang baru! Kami sangat optimis 2029 kursi PKB Kabupaten Banyuwangi akan naik dari 9 menjadi minimL 12 kursi dan maksimal 16 kursi di DPRD,” ucap Gus Zaki.
Target tersebut menjadi salah satu indikator keseriusan kepengurusan baru dalam membangun mesin partai yang lebih solid. Konsolidasi organisasi, penguatan jaringan hingga tingkat bawah, serta peningkatan kaderisasi menjadi bagian dari strategi yang akan dijalankan untuk mencapai sasaran tersebut.
Sementara itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi, Dra. Ny. Hj. Mahmula Harun, mengingatkan seluruh jajaran pengurus agar tetap menjaga kekompakan setelah terbentuknya kepengurusan baru. Menurut Mahmula Harun, soliditas internal merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
“ Kita pastikan tidak ada perpecahan internal pasca penetapan atau pemilihan pengurus baru agar partai tetap fokus pada kerja-kerja kerakyatan, “ ucapnya.
Mahmula Harun menilai seluruh kader harus mengedepankan semangat persatuan sehingga energi organisasi dapat difokuskan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat sekaligus memenangkan Pemilu Legislatif dan Pilkada pada periode mendatang.
Selain memperkuat konsolidasi internal, Mahmula Harun juga mendorong adanya perluasan kaderisasi melalui rekrutmen anggota baru, terutama dari kalangan anak muda dan perempuan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas basis dukungan masyarakat sekaligus memperkuat akar rumput PKB Banyuwangi di berbagai wilayah.
Melalui ta’aruf dan kick off kepengurusan baru ini, PKB Banyuwangi menegaskan komitmennya membangun organisasi yang semakin solid, adaptif terhadap perubahan demografi pemilih, serta siap menghadapi berbagai agenda politik menuju Pemilu 2029. Dengan mengombinasikan pengalaman kader senior dan energi generasi muda, kepengurusan PKB 2026-2031 optimistis mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mewujudkan target perolehan kursi yang telah dicanangkan.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar