Breaking News
light_mode

Paripurna DPRD Banyuwangi, Bupati Ipuk Fiestiandani Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan APBD Tahun 2026

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Nota Penjelasan Bupati atas pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Rabu (23/09/2026).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliono, S.H., didampingi Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah dan Michael Edy Hariyanto. Rapat diikuti seluruh anggota DPRD dari lintas fraksi.

Turut hadir Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati H. Mujiono, Sekretaris Daerah Suyanto Waspo Tondo, Asisten Bupati, staf ahli, jajaran kepala SKPD, camat, dan lurah.

Dalam Nota Penjelasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa perubahan APBD dilakukan antara lain karena adanya perubahan proyeksi pendapatan, pergeseran anggaran antar-kegiatan, antarjenis belanja, dan antarorganisasi.

Perubahan tersebut juga mempertimbangkan kondisi terkini, khususnya upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, serta hasil evaluasi pelaksanaan anggaran hingga semester pertama 2026. Kondisi tersebut menyebabkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya digunakan untuk mendukung pelaksanaan anggaran tahun berjalan.

Oleh karena itu, diperlukan perubahan dalam pelaksanaan program dan kegiatan, pemenuhan dana mandatory, kebijakan pemerintah, serta reprioritas program dan kegiatan dengan tetap berpedoman pada dokumen perencanaan, yakni RPJMD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025–2029 dan Perubahan RKPD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026.

“Tujuan dari penyusunan Nota Keuangan yaitu agar mudah dipahami dan dimengerti alur daripada perubahan APBD, sehingga membantu Eksekutif dan Legislatif dalam pembahasan Rancangan Perubahan APBD,” ucap Bupati Ipuk di hadapan rapat paripurna.

Setelah dilakukan evaluasi terhadap perencanaan dan realisasi penerimaan pendapatan, diperlukan penyesuaian target pendapatan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penyesuaian tersebut mencakup Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pendapatan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Penyesuaian dilakukan melalui pengurangan maupun penambahan target pada masing-masing pos pendapatan. Salah satunya adalah penyesuaian PAD dengan memperhitungkan potensi pajak daerah dan retribusi daerah, serta memperhatikan perkiraan asumsi makro, pertumbuhan rasio perpajakan daerah, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat inflasi tahun 2026.

Selain itu, dilakukan penyesuaian Pendapatan Transfer berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Penyesuaian juga dilakukan terhadap Pendapatan Transfer Antar-Daerah, yaitu pendapatan bagi hasil provinsi dan bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur.

“Estimasi Perubahan Pendapatan Daerah dalam Tahun Anggaran 2026 semula sebesar Rp2,905 triliun mengalami penurunan menjadi sebesar Rp2,886 triliun atau turun sebesar Rp19,170 miliar, turun sebesar 0,66 persen,” ucap Bupati Ipuk Fiestiandani.

Rincian pendapatan daerah Tahun Anggaran 2026 setelah perubahan meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp852,7 miliar, atau naik Rp51,8 miliar atau 6,48 persen.

Sementara itu, Pendapatan Transfer atau Dana Perimbangan menjadi sebesar Rp1,983 triliun, atau turun Rp71,26 miliar atau 3,46 persen. Adapun Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah diproyeksikan tidak mengalami perubahan, yakni tetap sebesar Rp50,170 miliar.

“Pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 kemampuan belanja daerah semula sebesar Rp2,917 triliun mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp3,135 triliun atau mengalami kenaikan sebesar Rp217,7 miliar atau naik sebesar 7,46 persen, jika dibandingkan sebelum perubahan,” jelasnya.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya dan penerimaan lainnya menjadi sebesar Rp319,8 miliar, atau bertambah Rp262,5 miliar.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengalami peningkatan sebesar Rp25,644 miliar, sehingga menjadi sebesar Rp70,4 miliar.

Bupati Ipuk juga meminta dukungan DPRD Banyuwangi agar seluruh tahapan pembahasan dapat dipercepat dengan tetap mengikuti dinamika yang berkembang dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

“Kami mohon dukungan pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat, untuk melakukan percepatan setiap tahapan menyesuaikan dinamika yang berkembang dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga penetapan perubahan APBD ini tidak melampaui tenggat yang diatur dalam norma regulasi yang berlaku yaitu tiga bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran,” pinta Bupati Ipuk Fiestiandani.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Banyuwangi Terima Buku Antologi ‘Hebat Bersama Umat’, DKB–Lentera Sastra–BCM Gelar Apresiasi Puisi di Taman Blambangan Peringati Hari Pahlawan

    Kapolresta Banyuwangi Terima Buku Antologi ‘Hebat Bersama Umat’, DKB–Lentera Sastra–BCM Gelar Apresiasi Puisi di Taman Blambangan Peringati Hari Pahlawan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kolaborasi antara Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Lentera Sastra Banyuwangi, dan Banyuwangi Creative Market (BCM) melahirkan sebuah kegiatan bertajuk “Apresiasi Puisi untuk Pahlawan” yang menyatukan semangat sastra, budaya, dan kebangsaan. Kegiatan ini hadirkan suasana Taman Blambangan, Banyuwangi, pada Minggu, 9 November 2025, berubah menjadi ruang refleksi dan ekspresi seni dalam peringatan Hari Pahlawan. Ketua […]

  • Hebat! OJK Salurkan Rp117 Miliar untuk 5635 Nelayan Banyuwangi, Begini Dampaknya bagi Usaha Pesisir

    Hebat! OJK Salurkan Rp117 Miliar untuk 5635 Nelayan Banyuwangi, Begini Dampaknya bagi Usaha Pesisir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – toritas Jasa Keuangan Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan di Banyuwangi. Kali ini, ribuan nelayan Banyuwangi berhasil difasilitasi memperoleh akses pembiayaan resmi guna memperkuat dan mengembangkan usaha mereka. Langkah tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat pesisir. Selama ini, banyak nelayan menghadapi keterbatasan modal sehingga sulit meningkatkan kapasitas usaha maupun menambah pendapatan. […]

  • Raperda Perubahan APBD Kabupaten Banyuwangi 2026 Disahkan, Fokus Turunkan Kemiskinan

    Raperda Perubahan APBD Kabupaten Banyuwangi 2026 Disahkan, Fokus Turunkan Kemiskinan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Setelah melewati sejumlah pembahasan, Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026 disahkan dalam rapat Paripurna DPRD Banyuwangi, Rabu (30/9/2026). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara didampingi Wakil Ketua Michael Edy Hariyanto, Wakil Ketua Siti Mafrochatin Ni’mah, dan Wakil Ketua Mujiono. Selain itu Bupati Ipuk Fiestiandani […]

  • DLH Banyuwangi Klarifikasi TPS3R Sobo, Bukan TPA dan Dirancang Ramah Lingkungan Tanpa Bau

    DLH Banyuwangi Klarifikasi TPS3R Sobo, Bukan TPA dan Dirancang Ramah Lingkungan Tanpa Bau

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Rencana pembangunan TPS3R Sobo Banyuwangi kembali mendapat penegasan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi. DLH menekankan bahwa TPS3R bukanlah Tempat Pembuangan Akhir dan tidak difungsikan sebagai lokasi pembuangan sampah seperti yang selama ini dikhawatirkan sebagian masyarakat. Kepala DLH Banyuwangi, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa TPS3R memiliki fungsi utama sebagai tempat pemilahan dan pengolahan sampah […]

  • Sonny T. Danaparamita Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banyuwangi, Tekankan Pancasila sebagai Ideologi yang Bekerja Bagi Petani

    Sonny T. Danaparamita Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banyuwangi, Tekankan Pancasila sebagai Ideologi yang Bekerja Bagi Petani

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Anggota MPR RI sekaligus Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang dipadukan dengan kegiatan buka puasa bersama di Banyuwangi, Kamis (05/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri kader partai serta perwakilan petani dari 10 kelompok tani yang berasal dari kawasan Banyuwangi selatan. Kehadiran para petani menjadi bagian […]

  • Antrean Kendaraan Mengular 30 Km di Gilimanuk, Wamenhub Suntana Turun Tangan Percepat Arus Pemudik Bali–Jawa

    Antrean Kendaraan Mengular 30 Km di Gilimanuk, Wamenhub Suntana Turun Tangan Percepat Arus Pemudik Bali–Jawa

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Lonjakan arus pemudik dari Bali menuju Pulau Jawa menyebabkan antrean kendaraan panjang di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi tersebut bahkan mencapai puluhan kilometer sehingga menarik perhatian pemerintah pusat. Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, turun langsung melakukan peninjauan lapangan terhadap situasi kepadatan kendaraan yang terjadi pada Minggu malam (15/03/2026). Kehadiran Wamenhub Suntana bertujuan memastikan upaya […]

expand_less