Breaking News
light_mode

Bupati Ipuk Dorong Kolaborasi Semua Pihak dalam Menyusun APBD 2027

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh pemangku kepentingan, memperkuat sinergi untuk mengakselerasi pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi dan fiskal yang diproyeksikan terjadi pada 2027.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Ipuk saat memaparkan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Banyuwangi, Rabu (8/7/2026).

Dalam paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto itu, Ipuk menyebut penyusunan APBD 2027 dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai keterbatasan ruang fiskal daerah hingga ketidakpastian ekonomi global yang berdampak terhadap pasokan energi, jalur perdagangan, inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut menyusun APBD yang berorientasi pada keberlanjutan pembangunan serta mampu mengantisipasi berbagai risiko fiskal yang berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan daerah,” kata Ipuk.

Menurut Ipuk, tantangan tersebut semakin berat karena sebagian besar pemerintah daerah masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas pembangunan.

“Dalam menghadapi berbagai guncangan dan tantangan perubahan besar ini, kita mampu merespons dengan baik melalui kerja sama yang kuat antara eksekutif dan legislatif beserta seluruh lapisan masyarakat. Kerja sama ini menjadi kekuatan yang luar biasa sehingga kita berhasil mengatasi berbagai guncangan dengan kebijakan ekonomi makro dan fiskal yang tepat dan terukur,” ujarnya.

Ipuk menyebut, sinergi tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Banyuwangi mencapai 5,65 persen pada 2025, lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur maupun nasional.

Meski demikian, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi pada 2027 diproyeksikan berada di kisaran 5,41 persen. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 75,87 dan angka kemiskinan ditekan hingga 5,77 persen.

Dalam rancangan KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp2,492 triliun atau turun 14,22 persen dibanding APBD 2026. Namun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan meningkat menjadi Rp898,8 miliar dari sebelumnya Rp800,8 miliar.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,468 triliun atau turun 15,39 persen dibandingkan APBD 2026 yang mencapai Rp2,917 triliun.

“Pemerintah berharap perekonomian daerah akan bergerak semakin baik dan mampu meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, arah pembangunan Banyuwangi pada 2027 mengusung tema “Penguatan Daya Saing SDM dan Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi dan Pariwisata Berkelanjutan yang Berdampak pada Kesejahteraan Rakyat.”

“Tema tersebut menjadi landasan kami dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya secara efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Ipuk. (*)

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko AHY Apresiasi Proyek Revitalisasi Banyuwangi, Asrama Inggrisan Jadi Simbol Sejarah dan Inovasi

    Menko AHY Apresiasi Proyek Revitalisasi Banyuwangi, Asrama Inggrisan Jadi Simbol Sejarah dan Inovasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi pada Jumat, 31 Oktober 2025. Dalam kunjungan itu, AHY meninjau langsung dua proyek revitalisasi besar yakni Pasar Induk Banyuwangi dan Asrama Inggrisan yang kini dikembangkan sebagai kawasan wisata heritage. Revitalisasi yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sejak […]

  • KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Banyuwangi menjadi babak baru pengembangan wisata kuliner seafood pesisir. Kawasan ini dibangun di Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, berdekatan dengan pusat Fish Market Kampung Mandar. Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah […]

  • 839 Pelari Berbagi Daerah Susuri Pesona Alam Gunung Ijen dalam Ijen Geopark Run 2026

    839 Pelari Berbagi Daerah Susuri Pesona Alam Gunung Ijen dalam Ijen Geopark Run 2026

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Geopark Run Series 2026/2027 resmi dimulai dari Banyuwangi. Sebanyak 839 pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ijen Geopark Run, Minggu (23/8/2026). Dilepas oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Asisten Deputi Event Nasional Kemenpar Ni Komang Ayu Astiti dari Paltuding Ijen pukul 05.00 WIB, para peserta menyusuri pesona kawasan Geopark Ijen di sepanjang […]

  • Ngopi Moderasi di KUA Gambiran: Ruang Hangat untuk Menyatukan Perbedaan dan Meneguhkan Toleransi

    Ngopi Moderasi di KUA Gambiran: Ruang Hangat untuk Menyatukan Perbedaan dan Meneguhkan Toleransi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Suasana hangat terasa di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat, 24 Oktober 2025. Sejumlah tokoh lintas agama, penyuluh agama, dan pimpinan lembaga pendidikan agama berkumpul dalam kegiatan bertajuk Ngobrol Moderasi (Ngopi). Acara ini dipimpin oleh Oksan Wibowo, Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Hindu dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, serta […]

  • Gas Melon Langka di Banyuwangi, DPRD Tekan Pertamina Perketat Distribusi dan Tambah Kuota

    Gas Melon Langka di Banyuwangi, DPRD Tekan Pertamina Perketat Distribusi dan Tambah Kuota

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kelangkaan LPG 3 Kg kembali menjadi sorotan di Banyuwangi menjelang hingga setelah perayaan Lebaran 2026. Kondisi ini memicu respons cepat dari Komisi II DPRD Banyuwangi yang mendesak adanya pengawasan distribusi gas subsidi secara lebih ketat. Isu tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat yang menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan […]

  • Ungkap Kasus 3C Terbanyak Kedua di Jatim, Polresta Banyuwangi Didorong Makin Responsif

    Ungkap Kasus 3C Terbanyak Kedua di Jatim, Polresta Banyuwangi Didorong Makin Responsif

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kinerja Satreskrim Polresta Banyuwangi dalam menangani kejahatan pencurian mendapat apresiasi dari Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Sepanjang 2026, jajaran tersebut menempati peringkat kedua dalam pengungkapan kasus 3C terbanyak di Jawa Timur. Penghargaan diserahkan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reskrim Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Wyndham Surabaya, Rabu (09/09/2026). Kasus 3C yang […]

expand_less