Stadion Diponegoro Bergemuruh, Persewangi Luncurkan Skuad dan Jersey Baru Disaksikan 4.000 Suporter
- account_circle Prosiber
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Stadion Diponegoro kembali menjadi saksi kemeriahan besar ketika Persewangi Banyuwangi memperkenalkan skuad dan jersey terbarunya pada malam perayaan HUT ke-55 klub. Sekitar 4.000 suporter memenuhi stadion, mengibarkan bendera kebanggaan dan menciptakan suasana penuh semangat untuk menyambut perjalanan baru klub berjuluk Laskar Blambangan tersebut. Acara peluncuran digelar pada Minggu malam yang bertabur sorak dukungan, Minggu, 30 November 2025.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani beserta jajaran Forkopimda turut hadir memberi dukungan langsung. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bukti bahwa Persewangi Banyuwangi merupakan aset penting dalam dunia olahraga lokal. Dengan target tampil kuat di Liga 4 musim 2024/2026, dukungan moral tersebut menjadi bekal motivasi besar bagi tim.
Persewangi memperkenalkan 27 pemain untuk musim terbaru. Sebelas di antaranya merupakan pemain lokal Banyuwangi, sementara sisanya didatangkan dari berbagai daerah. Penambahan dua pemain pinjaman dari klub Liga 1, Persija Jakarta dan Borneo FC, menjadi penguat yang menambah kedalaman skuad. Komposisi ini menunjukkan keseriusan klub menatap kompetisi.
Dalam sambutannya, Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar. “Kita berharap Persewangi terus naik dan juara. Saya percaya dengan manajemen dan skuad saat ini, Persewangi semakin baik lagi ke depannya,” ujar Ipuk. Menurut penjelasan Ipuk Fiestiandani, Persewangi adalah klub bersejarah dan pemerintah daerah berkomitmen mendukung peningkatan prestasi.
Presiden Persewangi, Handoko, menuturkan bahwa musim ini Persewangi kembali menjadi tuan rumah grup K. Kick off dijadwalkan pada 11 Desember mendatang. Handoko menegaskan bahwa musim ini dipersiapkan dengan lebih rapi. “Musim ini kita kembali menjadi tuan rumah. Persewangi hadir dengan skema yang lebih baik dari musim sebelumnya. Semua supporter, mitra, dan sponsor bersatu untuk mendukung Persewangi,” ujarnya.
Peluncuran jersey baru juga menjadi daya tarik utama. Warna magenta yang dipadukan dengan putih serta motif Batik Gajah Oling memberi kesan lokal yang kuat. Segara Apparel sebagai produsen resmi menampilkan desain elegan yang penuh makna. CEO Segara Apparel, Fikri Maulana, mengatakan bahwa jersey home terinspirasi oleh ombak perkasa Banyuwangi, sedangkan warna emas melambangkan julukan “Sunrise of Java”.
Desain jersey away menampilkan visual api Puputan Bayu dan corak Batik Gajah Oling yang menyimbolkan kejayaan dan kekuatan tim. Dua seniman muda Banyuwangi, Muhamad Kemal Malik dan Firman Aji Krisna, menjadi tangan kreatif di balik desain tersebut.
Acara peluncuran diakhiri pertandingan uji coba antara Persewangi dan Baruna Nusantara FC. Hasilnya, Persewangi menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0, menambah optimisme bahwa musim ini mereka dapat berbicara lebih jauh di Liga 4.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar