Breaking News
light_mode

Polemik Lahan Tambang Gunung Tumpang Pitu, Warga Menambang di Wilayah PT BSI yang Klaim Punya Hak Pengelolaan

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Polemik mengenai kepemilikan dan pengelolaan lahan tambang di kawasan Gunung Tumpang Pitu, Desa dan Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Warga setempat mengklaim telah lama menambang secara tradisional di lokasi tersebut, sementara PT Bumi Suksesindo (PT BSI) menegaskan bahwa area itu termasuk dalam wilayah konsesinya yang sah.

Kegiatan tambang rakyat ini terus berjalan di tengah status hukum lahan yang sebenarnya sudah diatur pemerintah. Ratusan warga dari berbagai wilayah tetap beraktivitas di kawasan itu, meskipun mereka sadar lahan tersebut masuk dalam izin pertambangan milik PT BSI.

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, menegaskan bahwa aktivitas warga tersebut termasuk kategori penambangan liar. “Lahan yang ditambang secara liar oleh masyarakat tersebut merupakan milik PT BSI,” kata Wahyu pada Selasa, 4 November 2025.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa PT BSI mengantongi sejumlah izin resmi dari pemerintah pusat. Izin tersebut meliputi izin usaha tambang emas, izin lingkungan hidup, serta izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Izin-izin tersebut mencakup Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) yang berlaku hingga 25 Januari 2030,” ujarnya.

Kendati status izin sudah jelas, aktivitas tambang rakyat tetap berlangsung. Warga beralasan bahwa Gunung Tumpang Pitu sudah lama menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar. Mereka menggunakan peralatan tradisional untuk menambang emas di area tersebut tanpa keterlibatan perusahaan.

Namun, Wahyu menegaskan bahwa kegiatan legal hanya dilakukan oleh PT BSI. “Untuk yang legal dan diberikan izin resmi dari kementerian tersebut yakni PT BSI,” jelas Wahyu. Pernyataan ini menunjukkan bahwa secara hukum, hanya perusahaan yang diakui memiliki hak pengelolaan di wilayah tambang itu.

Situasi semakin rumit setelah muncul protes dari lebih dari 500 penambang rakyat. Mereka menuding PT BSI melakukan pengeboran di Petak 67 dan 78, yang juga menjadi area tambang tradisional. Para penambang merasa dirugikan dan menuntut agar perusahaan menghentikan kegiatan di lokasi tersebut.

Polemik lahan tambang Gunung Tumpang Pitu kini menjadi perdebatan terbuka antara kepentingan ekonomi masyarakat dengan kepastian hukum perusahaan. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat memfasilitasi dialog antara kedua pihak agar konflik berkepanjangan ini segera menemukan titik damai.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Ketahanan Pangan: Manfaat Nyata dan Tantangan Pengawasan di Tingkat Akar Rumput

    Menjaga Ketahanan Pangan: Manfaat Nyata dan Tantangan Pengawasan di Tingkat Akar Rumput

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Program ketahanan pangan merupakan salah satu agenda strategis nasional yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, dan ketidakpastian ekonomi, ketahanan pangan bukan sekadar isu pertanian, melainkan fondasi bagi stabilitas sosial dan […]

  • Ratusan Anak Adu Kecepatan di Final Push Bike Series 3 Banyuwangi

    Ratusan Anak Adu Kecepatan di Final Push Bike Series 3 Banyuwangi

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini melalui gelaran kompetisi sepeda tanpa pedal atau push bike. Pada akhir pekan ini, ratusan peserta anak-anak memadati arena Push Bike Series 3 yang digelar di Pantai Marina Boom, Sabtu (14/02/2026). Push Bike Series 3 menjadi babak Final Round setelah sebelumnya digelar Push Bike Series […]

  • Razia Tengah Malam di Jajag, Sepuluh Motor Berknalpot Brong Diamankan Polisi

    Razia Tengah Malam di Jajag, Sepuluh Motor Berknalpot Brong Diamankan Polisi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Anggota Polsek Gambiran melakukan penindakan terhadap sepeda motor yang dimodifikasi menggunakan knalpot brong ketika belasan remaja sedang nongkrong di area Jalan Simpang Empat, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Aksi penertiban ini berlangsung pada pukul 00:30 WIB dan menyebabkan sepuluh motor roda dua diamankan petugas sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban […]

  • Banyuwangi Luncurkan Coastal Resilience Initiatives, Pulihkan Terumbu Karang hingga Mangrove Berkelanjutan

    Banyuwangi Luncurkan Coastal Resilience Initiatives, Pulihkan Terumbu Karang hingga Mangrove Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memperkuat komitmen menjaga keberlanjutan wilayah pesisir melalui Coastal Resilience Initiatives. Program kolaboratif tersebut menyatukan pemerintah, perusahaan, akademisi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir. Program restorasi pesisir Banyuwangi tersebut diluncurkan di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, kawasan Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, […]

  • G-STAR Videotron Hadir di Banyuwangi Selatan, Tren Media LED Meningkat untuk Event dan Sound Horeg

    G-STAR Videotron Hadir di Banyuwangi Selatan, Tren Media LED Meningkat untuk Event dan Sound Horeg

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Perkembangan industri hiburan dan ekonomi kreatif membuat penggunaan videotron Banyuwangi semakin diminati sebagai media promosi maupun pendukung berbagai acara. Mulai dari konser musik, festival budaya, pameran UMKM, hingga sound horeg Banyuwangi kini banyak memanfaatkan layar LED digital untuk menyampaikan informasi secara lebih menarik dan efektif. Tren tersebut juga mendorong hadirnya G-STAR Videotron di […]

  • Banyuwangi Jadi Basis Pertama Santai Seaplane, Wisata Udara Premium Siap Terbang Juli 2026

    Banyuwangi Jadi Basis Pertama Santai Seaplane, Wisata Udara Premium Siap Terbang Juli 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Industri pariwisata Banyuwangi kembali mencatatkan perkembangan signifikan. Maskapai penerbangan amfibi Santai Seaplane memilih Banyuwangi sebagai basis operasional pertama di Indonesia untuk menghadirkan layanan wisata udara premium yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan nasional. Keputusan tersebut semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah tujuan investasi sektor pariwisata yang dinilai memiliki prospek cerah untuk pengembangan […]

expand_less