Operasi Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya Bersiap, Tongkang Bercakar Pioner 88 Sudah di Lokasi
- account_circle Prosiber
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Tahapan awal pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya mulai terlihat setelah tongkang bercakar Pioner 88 tiba di kawasan Selat Bali. Kapal barge crane tersebut kini berada di sisi tenggara Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tidak jauh dari titik lokasi tenggelamnya kapal penyeberangan tersebut.
Lokasi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya telah ditandai dengan buoy sebagai penunjuk posisi kapal di dasar laut. Keberadaan tongkang bercakar Pioner 88 di area ini dinilai penting untuk mendukung proses pengangkatan yang memerlukan peralatan berat dan presisi tinggi.
Kasatpolairud Polrestabes Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, membenarkan bahwa kapal tongkang bercakar telah berada di sekitar titik tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Meski demikian, Kompol Muchammad Wahyudi memastikan belum ada aktivitas pengangkatan yang dilakukan hingga saat ini.
“Belum ada proses pengangkatan. (Kapal tongkang bercakar) Baru ke titik lokasi saja, belum ada pengangkatan sama sekali,” kata Wahyudi kepada wartawan, Kamis (29/01/2026).
Menurut keterangan Kompol Muchammad Wahyudi, kapal tongkang tersebut telah berada di perairan Selat Bali selama beberapa hari terakhir. Selama periode tersebut, area operasi telah disterilkan dengan pengamanan radius sekitar 400 meter dari titik bangkai kapal.
Sterilisasi lokasi dilakukan untuk menjaga keselamatan navigasi laut serta menghindari potensi risiko kecelakaan selama persiapan pengangkatan berlangsung. Kapal-kapal lain dilarang melintas di sekitar area tersebut hingga proses evakuasi selesai.
Kompol Muchammad Wahyudi juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pengangkatan bangkai kapal berada di bawah kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Banyuwangi. Pihak kepolisian berperan dalam pengamanan dan dukungan operasional sesuai tugas masing-masing instansi.
“Semua proses pengangkatan, termasuk kapalnya, asuransi, dan pekerja, itu menjadi di bawah koordinasi KSOP,” tuturnya.
KMP Tunu Pratama Jaya diketahui tenggelam pada malam 2 Juli 2025 saat melakukan pelayaran reguler dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kapal tersebut merupakan armada milik perusahaan pelayaran PT Raputra Jaya.
Dalam pelayaran terakhirnya, kapal tersebut membawa 84 orang yang terdiri atas penumpang dan kru kapal. Insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat pengguna jasa penyeberangan.
Dari total penumpang dan kru, sebanyak 30 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara korban lainnya ditemukan meninggal dunia dan sebagian dinyatakan hilang setelah operasi pencarian dilakukan.
Kehadiran tongkang bercakar Pioner 88 di Selat Bali diharapkan menjadi langkah penting dalam menyelesaikan proses pengangkatan bangkai kapal serta mendukung keselamatan jalur penyeberangan strategis antara Jawa dan Bali.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar