Breaking News
light_mode

Ramai Protes! DPRD Banyuwangi Minta SE Pembatasan Jam Ritel Segera Dicabut

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Kebijakan pembatasan jam operasional ritel modern di Banyuwangi menuai sorotan dari berbagai pihak. DPRD Banyuwangi secara tegas meminta pemerintah daerah untuk mencabut Surat Edaran (SE) yang mengatur kebijakan tersebut.

Permintaan ini disampaikan dalam rapat konsultasi antara DPRD dan pemerintah daerah yang berlangsung pada Senin (06/04/2026).

Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan bahwa dasar kebijakan tersebut sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Menurut I Made Cahyana Negara, SE tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2021 yang merupakan revisi dari Perbup Nomor 33 Tahun 2014 saat pandemi Covid-19.

“Perubahan jam operasional saat itu dasarnya karena COVID. Kalau sekarang dijadikan dasar pembatasan lagi, tentu harus dikaji ulang karena situasi sosial dan ekonomi masyarakat sudah berubah,” jelas I Made Cahyana Negara.

I Made Cahyana Negara juga menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dan hukum dalam setiap kebijakan agar tidak memicu polemik di masyarakat.

DPRD Banyuwangi bahkan mengusulkan agar pengaturan dilakukan melalui Peraturan Daerah (Perda), sehingga dapat dibahas bersama dan menghasilkan kebijakan yang lebih adil.

Keluhan masyarakat menjadi salah satu alasan utama desakan tersebut. Pembatasan jam operasional dinilai menyulitkan konsumen, terutama saat membutuhkan barang di malam hari.

“Kalau memang tujuannya memproteksi ekonomi kecil, mari diatur bersama lewat Perda supaya adil bagi masyarakat, pelaku usaha modern, dan pasar tradisional,” tegas I Made Cahyana Negara.

Rapat berlangsung cukup dinamis dengan berbagai masukan dari fraksi dan pimpinan komisi yang menyoroti dampak kebijakan tersebut.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, MY Bramuda, menyatakan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap evaluasi.

“Saran dan masukan DPRD ini merupakan bentuk pengawasan, Pemkab menyambut baik dan tentu kami akan evaluasi melalui rapat di eksekutif,” ujar MY Bramuda.

MY Bramuda menjelaskan bahwa tujuan utama kebijakan tersebut adalah untuk pemerataan ekonomi serta memberikan peluang bagi pelaku usaha kecil.

Dengan adanya pembatasan jam operasional ritel modern, diharapkan toko kelontong dan UMKM dapat lebih berkembang dan menjangkau konsumen.

“Toko moderen berjejaring sudah kami undang dan mereka memahami. Cuma mungkin karena sosialisasi ini bertepatan dengan operasi pekan Patuh Praja, jadi dianggap terburu-buru. Tapi di lapangan tidak ada cara represif dan semua toko menjalankan dengan baik,” kata MY Bramuda.

Meski demikian, kritik dari DPRD Banyuwangi menunjukkan perlunya evaluasi mendalam agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seblang Bakungan Banyuwangi, Ritual Sakral Warisan Leluhur yang Memikat Ribuan Wisatawan Saat Libur Idul Adha

    Seblang Bakungan Banyuwangi, Ritual Sakral Warisan Leluhur yang Memikat Ribuan Wisatawan Saat Libur Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com –Seblang Bakungan Banyuwangi kembali menjadi magnet bagi wisatawan yang menghabiskan masa libur panjang Idul Adha di ujung timur Pulau Jawa. Tradisi sakral yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Osing tersebut menghadirkan perpaduan antara nilai budaya, spiritualitas, dan kebersamaan warga yang hingga kini tetap terjaga dengan baik. Ritual Seblang merupakan salah satu tradisi tertua yang […]

  • Kapolresta Banyuwangi Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat photo_camera 6

    Kapolresta Banyuwangi Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polresta Banyuwangi kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat strategis. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Selasa (09/06/2026). Upacara sertijab dan pengambilan sumpah jabatan itu menjadi bagian dari dinamika […]

  • Kabar Baik! Ratusan Ribu Warga Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dan Minyak Goreng 2026

    Kabar Baik! Ratusan Ribu Warga Banyuwangi Dapat Bantuan Beras dan Minyak Goreng 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabar baik datang bagi masyarakat Banyuwangi. Sebanyak 211.782 warga resmi mendapatkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional berupa beras dan minyak goreng untuk periode Februari-Maret 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Selain membantu keluarga penerima manfaat, program ini juga bertujuan menekan lonjakan harga bahan pokok di […]

  • Program Nasional Kemenkes: 60 Ribu Sachet Susu Diberikan untuk Pasien TB Paru Banyuwangi

    Program Nasional Kemenkes: 60 Ribu Sachet Susu Diberikan untuk Pasien TB Paru Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya percepatan penanganan tuberkulosis terus dilakukan pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya melalui penyaluran bantuan nutrisi tambahan bagi pasien TB paru. Dinas Kesehatan Banyuwangi menjadi salah satu penerima bantuan program nasional berupa 60 ribu sachet susu pendamping pasien TB dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bantuan tersebut merupakan bagian dari pilot project nasional yang […]

  • 186 Nelayan Muncar Terima Sertifikat Tanah, Ipuk Tegaskan Kepastian Hukum Aset Pesisir Banyuwangi

    186 Nelayan Muncar Terima Sertifikat Tanah, Ipuk Tegaskan Kepastian Hukum Aset Pesisir Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat pesisir. Sebanyak 186 nelayan di Kecamatan Muncar menerima sertifikat tanah melalui program Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) nelayan, sebuah program kolaboratif lintas kementerian dan pemerintah daerah. Program sertifikat tanah nelayan Banyuwangi ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), […]

  • Banyuwangi Lepas 32 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional ke 12 di Cibubur

    Banyuwangi Lepas 32 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional ke 12 di Cibubur

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke 12 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jawa Barat selama 7 hari, 13-20 Februari 2026. Keberangkatan mereka dilepas langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dari Pendopo Pendopo Sabha Swagata, Senin (10/8/2026). Dalam kesempatan itu Bupati Ipuk mengajak para anggota pramuka yang […]

expand_less