Breaking News
light_mode

Gedung Baru Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Ditempati Agustus 2026, Pendidikan Gratis Berasrama Kian Diperkuat

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Program Sekolah Rakyat Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tersebut kembali menerima peserta didik baru sebanyak sembilan rombongan belajar (rombel). Seluruh siswa nantinya akan menempati kompleks gedung baru yang berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, setelah proses pembangunan selesai. Rencana pemindahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Open House Sekolah Rakyat sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi calon siswa dan orang tua pada Selasa (14/07/2026).

Saat ini, kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat Banyuwangi masih dilaksanakan di dua lokasi, yakni Gedung Balai Diklat di Desa Licin dan Gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar. Dengan selesainya pembangunan kompleks sekolah baru, seluruh aktivitas pendidikan akan dipusatkan dalam satu kawasan sehingga proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih efektif dan terintegrasi.

Kompleks Sekolah Rakyat Banyuwangi dibangun di atas lahan seluas sekitar tujuh hektare. Hingga pertengahan Juli 2026, progres pembangunan telah mencapai sekitar 88 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan pada 30 Juli 2026 sehingga fasilitas tersebut siap digunakan pada awal Agustus.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengatakan pembangunan setiap gedung berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Mujiono optimistis para siswa dapat segera menikmati fasilitas pendidikan yang lebih representatif.

“Alhamdulillah progres pembangunan setiap gedung sudah mencapai 85-90 persen. Jika pembangunan sesuai target, insyaallah Agustus nanti gedung ini sudah bisa ditempati para siswa,” kata Mujiono.

Mujiono menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui sistem pendidikan gratis berasrama.

Menurut Mujiono, konsep pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya mengedepankan kemampuan akademik. Para siswa juga mendapatkan pembinaan karakter, kedisiplinan, serta pelatihan berbagai keterampilan yang diharapkan mampu menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Bapak Presiden ingin memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan ilmu dan keterampilan yang didapat, para siswa diharapkan dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka,” kata Mujiono.

Mujiono mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Para siswa dinilai mengalami perubahan positif, baik dari sisi kepercayaan diri maupun semangat belajar. Bahkan, sejumlah lulusan telah berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sedangkan lulusan lainnya diterima bekerja di perusahaan nasional, salah satunya Toyota.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno, menjelaskan bahwa mulai Tahun Ajaran 2026/2027, dua Sekolah Rakyat rintisan di Banyuwangi resmi bergabung menjadi satu lembaga pendidikan dengan nama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi.

“Gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa SR di Banyuwangi yang sebelumnya berada di dua lokasi berbeda,” jelas Winarno.

Winarno menjelaskan, saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi memiliki sembilan rombongan belajar yang berasal dari dua sekolah rintisan. Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 Muncar memiliki empat rombel jenjang SD dan SMA, sedangkan Sekolah Rakyat di Licin memiliki lima rombel yang terdiri atas jenjang SD, SMP, dan SMA.

Pada penerimaan peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Banyuwangi kembali menambah kapasitas dengan membuka sembilan rombongan belajar baru yang terdiri atas tiga rombel SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA. Penambahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Winarno memastikan proses pemindahan seluruh siswa ke gedung baru akan dilakukan setelah pembangunan selesai sepenuhnya dan seluruh fasilitas pendukung dinyatakan siap untuk digunakan.

“Seluruh siswa dijadwalkan mulai menempati kompleks sekolah baru tersebut setelah pembangunan rampung dan sarana pendukung dinyatakan siap digunakan,” jelas Winarno.

Keberadaan gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan modern. Selain menjadi pusat pembelajaran bagi siswa dari berbagai jenjang pendidikan, fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, memiliki keterampilan, serta mampu meningkatkan taraf hidup keluarga melalui pendidikan yang berkualitas.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia Hikmah Puasa Ramadhan: Perspektif Spiritual dan Tinjauan Ilmiah Kesehatan

    Rahasia Hikmah Puasa Ramadhan: Perspektif Spiritual dan Tinjauan Ilmiah Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Bulan Ramadan merupakan momentum spiritual yang memiliki dimensi luas: teologis, sosial, psikologis, hingga medis. Puasa Ramadhan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan sistem pembinaan manusia yang terintegrasi antara ruh dan jasad. Landasan Teologis: Tujuan Takwa dan Pengendalian Diri Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang […]

  • Arus Balik Ketapang 2026 dipantau Langsung Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi, 33 Kapal dan Skema TBB Jaga Kelancaran

    Arus Balik Ketapang 2026 dipantau Langsung Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi, 33 Kapal dan Skema TBB Jaga Kelancaran

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali, menjadi perhatian serius aparat dan pemerintah daerah. Kepadatan kendaraan yang terjadi sejak pagi hari pada Minggu (29/03/2026) membuat pengawasan dilakukan secara intensif. Ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, memadati kawasan pelabuhan. Antrean panjang juga terlihat di jalur arteri menuju […]

  • Debut Penari Baru Seblang Olehsari 2026 Bikin Merinding, Ribuan Warga dan Wisatawan Membludak

    Debut Penari Baru Seblang Olehsari 2026 Bikin Merinding, Ribuan Warga dan Wisatawan Membludak

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Seblang Olehsari 2026 kembali hadir sebagai salah satu tradisi sakral yang paling dinantikan di Banyuwangi. Ritual ini digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, mulai hari Senin, (23/03/2026) dan berlangsung hingga tujuh hari ke depan, tepatnya sampai (29/03/2026). Kegiatan ini selalu menjadi magnet kuat bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah. Tradisi ini merupakan […]

  • Sadis di Banyuwangi, Pria Tega Habisi Ibu Kandung, Satu Korban Lain Luka Parah

    Sadis di Banyuwangi, Pria Tega Habisi Ibu Kandung, Satu Korban Lain Luka Parah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kasus kekerasan tragis terjadi di Banyuwangi, tepatnya di Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran. Seorang pria berinisial AS (31) diduga melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya hingga meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari (31/03/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Selain ibu kandungnya, pelaku juga diduga menganiaya seorang rekan kerjanya yang kini mengalami […]

  • 4 Tersangka Dibekuk! Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Gas LPG Oplosan Rugikan Negara Rp500 Juta Lebih

    4 Tersangka Dibekuk! Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Gas LPG Oplosan Rugikan Negara Rp500 Juta Lebih

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan ekonomi. Kali ini, aparat Satreskrim berhasil membongkar dua jaringan LPG oplosan Banyuwangi yang diduga merugikan negara lebih dari Rp500 juta. Dari dua pengungkapan tersebut, polisi menangkap empat orang tersangka. Salah satu pelaku diketahui merupakan pemilik atau pengelola pangkalan resmi Pertamina. Kasus pertama terungkap di Dusun […]

  • Polresta Banyuwangi Hadirkan Rasa Aman di Tengah Panasnya Laga Tarkam Banyuwangi

    Polresta Banyuwangi Hadirkan Rasa Aman di Tengah Panasnya Laga Tarkam Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Sorak sorai menggema di Stadion Diponegoro Banyuwangi pada Selasa sore, 21 Oktober 2025. Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan laga sengit antara Desi Banteng FC Muncar melawan Pesat FC Tegalsari. Atmosfer penuh semangat sportivitas terasa begitu kuat di setiap sudut stadion. Namun di balik kemeriahan itu, tampak personel Polresta Banyuwangi berjaga sigap. Dengan […]

expand_less