Breaking News
light_mode

Revitalisasi Pasar Banyuwangi 95 Persen, Pemkab Bergerak Siapkan Pedagang Masuk Lapak Baru

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pembangunan Pasar Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, proyek revitalisasi pasar tersebut telah mencapai sekitar 95 persen. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pun mulai bergerak menyiapkan pedagang agar siap menempati lapak baru setelah proses penyerahan dari pemerintah pusat selesai.

Sambil menunggu serah terima aset dari Kementerian Pekerjaan Umum, Pemkab Banyuwangi menggelar sosialisasi kepada para pedagang. Agenda ini menjadi langkah awal agar proses penataan berjalan lancar dan seluruh pedagang memahami sistem pengelolaan pasar yang baru.

Sosialisasi pertama dilaksanakan pada Rabu, (15/04/2026), bertempat di Gedung Juang 45 Banyuwangi. Tahap awal menyasar pedagang zona basah yang terdiri atas penjual daging sapi, ayam, ikan, buah, dan sayuran.

Pemerintah telah menyiapkan pembagian kawasan pasar ke dalam beberapa sektor. Di antaranya zona basah, zona kering, dan area kuliner. Penataan tersebut bertujuan menghadirkan pasar yang lebih modern, bersih, serta nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Dalam kegiatan itu, para peserta mendapat penjelasan mengenai kondisi bangunan baru, sistem penempatan los, serta arah pengembangan Pasar Banyuwangi ke depan. Revitalisasi ini sepenuhnya dibiayai oleh Kementerian PU.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, menyampaikan bahwa pasar yang baru tidak hanya dipersiapkan sebagai pusat perdagangan rakyat. Kawasan ini juga dirancang menjadi simbol daerah yang memiliki daya tarik wisata.

Pasar Banyuwangi nantinya akan memiliki ruang kegiatan publik yang bisa dimanfaatkan untuk event, pertunjukan, hingga festival. Kehadiran aktivitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus menghidupkan ekonomi lokal.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan sentra oleh-oleh, produk suvenir, serta kerajinan khas Banyuwangi. Dengan konsep tersebut, pasar diharapkan menjadi tempat belanja sekaligus ruang promosi produk unggulan daerah.

“Konsep yang baru ini, harapan kami akan berdampak positif pada para pedagang. Pasar menjadi jujugan warga dan wisatawan Banyuwangi. Saya harap pedagang juga mulai berubah standar kebersihan, higienitas, dan perilaku pedagang yang lebih ramah pengunjung,” ujar Suratno.

Kepala Diskoperindag Banyuwangi, Nanin Oktaviatie, menjelaskan bahwa pekerjaan fisik ditargetkan selesai pada April 2026. Meski begitu, pedagang belum bisa langsung menempati lokasi karena masih menunggu tahapan verifikasi sebelum penyerahan resmi dilakukan.

Sebelum proses serah terima, tim terkait akan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan semua fasilitas berfungsi baik dan tidak ada kekurangan yang perlu dibenahi.

“Waktu penyerahan belum bisa dipastikan. Tapi pedagang berharap bisa menempati pasar setidaknya akhir tahun ini, dan kami juga terus mendorong percepatan dari pemerintah pusat. Perkiraannya bisa akhir tahun,” kata Nanin.

Jumlah los yang tersedia mencapai sekitar 801 unit. Seluruh los tersebut disiapkan bagi pedagang eksisting. Untuk penempatannya, pemerintah akan menggunakan sistem undian berdasarkan pembagian zona yang telah ditentukan.

Respons pedagang terhadap pembangunan baru ini cukup positif. Banyak pedagang menilai fasilitas pasar menjadi lebih lengkap, akses jalan lebih lebar, dan lingkungan berjualan jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya.

“Semoga Pasar Banyuwangi lebih baik lagi. Pengunjung senang datang, kami pun senang karena bakal laku,” kata Lutfi, penjual ayam potong.

Ketua Paguyuban Pedagang dan Kaki Lima Pasar Banyuwangi, Sudirman, mengatakan persoalan ukuran los sempat menjadi perhatian pedagang. Namun setelah mendapat penjelasan resmi, ukuran 2 x 1,5 meter dinyatakan sesuai standar pasar rakyat.

“Insyaallah, selama konsep yang disiapkan pemerintah dijalankan dengan baik, pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman. Apalagi dengan konsep pasar modern yang juga menjadi destinasi wisata, kami berharap bisa menarik lebih banyak pengunjung,” ujarnya.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyuwangi Dukung 8 Prioritas Program Pembangunan Presiden Prabowo 2027

    Banyuwangi Dukung 8 Prioritas Program Pembangunan Presiden Prabowo 2027

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terdapat delapan program prioritas pembangunan 2027, mulai kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut, 8 program Presiden tersebut selaras dengan program Banyuwangi selama ini. ““Delapan […]

  • Seblang Bakungan Banyuwangi, Ritual Sakral Warisan Leluhur yang Memikat Ribuan Wisatawan Saat Libur Idul Adha

    Seblang Bakungan Banyuwangi, Ritual Sakral Warisan Leluhur yang Memikat Ribuan Wisatawan Saat Libur Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com –Seblang Bakungan Banyuwangi kembali menjadi magnet bagi wisatawan yang menghabiskan masa libur panjang Idul Adha di ujung timur Pulau Jawa. Tradisi sakral yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Osing tersebut menghadirkan perpaduan antara nilai budaya, spiritualitas, dan kebersamaan warga yang hingga kini tetap terjaga dengan baik. Ritual Seblang merupakan salah satu tradisi tertua yang […]

  • Bea Cukai Banyuwangi Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,25 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp788 Juta

    Bea Cukai Banyuwangi Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,25 Miliar, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp788 Juta

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kantor Bea Cukai Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal dengan memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan senilai Rp1.254.999.560. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal sekaligus menjaga penerimaan negara melalui penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. Selasa, (30/06/2026). Pemusnahan dilakukan terhadap […]

  • Sentuhan Humanis Polresta Banyuwangi Lewat Polisi Sahabat Anak, Puluhan Siswa SLB Bangorejo Sambut Penuh Keceriaan

    Sentuhan Humanis Polresta Banyuwangi Lewat Polisi Sahabat Anak, Puluhan Siswa SLB Bangorejo Sambut Penuh Keceriaan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pendekatan humanis terus menjadi salah satu wajah pelayanan Polresta Banyuwangi kepada masyarakat. Melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak), jajaran Polsek Bangorejo mengunjungi SLB PGRI Bangorejo guna memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada puluhan anak berkebutuhan khusus dalam suasana penuh kehangatan. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis, (16/07/2026). Kegiatan dipimpin Kepala SPK 3 Polsek Bangorejo, Aiptu […]

  • Tradisi Lebaran Kopat Boyolangu Banyuwangi Hadir Setiap 7 Syawal dengan Makan Ketupat Massal, Seni Budaya, Dan Kebersamaan Warga

    Tradisi Lebaran Kopat Boyolangu Banyuwangi Hadir Setiap 7 Syawal dengan Makan Ketupat Massal, Seni Budaya, Dan Kebersamaan Warga

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tradisi Lebaran Kopat kembali digelar warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, pada Jumat (28/03/2026). Perayaan yang berlangsung setiap 7 Syawal ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus ajang mempererat kebersamaan setelah Idul Fitri. Sejak sore hari, warga mulai mempersiapkan ketupat yang akan dibagikan kepada keluarga dan tetangga. Suasana kebersamaan terasa begitu kental, dengan banyak […]

  • Siaga Puncak Arus Balik 2026, Ketapang Banyuwangi Terapkan 16 Buffer Zone dan Sistem Tiket Digital

    Siaga Puncak Arus Balik 2026, Ketapang Banyuwangi Terapkan 16 Buffer Zone dan Sistem Tiket Digital

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Arus balik Ketapang di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mulai menunjukkan tren peningkatan menjelang akhir masa libur Lebaran 2026. Sejak Senin, (23/03/2026), lonjakan jumlah kendaraan pemudik sudah mulai terlihat, dengan dominasi kendaraan roda dua yang memadati jalur menuju pelabuhan. Kondisi ini diperkirakan akan mencapai titik puncak pada periode (26/03/2026) hingga (29/03/2026). Oleh karena itu, pemerintah […]

expand_less