Dari Baksos hingga Tanam Mangrove, HKGB ke-74 Bhayangkari Jatim Hadir di Pulau Santen
- account_circle Prosiber
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 di Pulau Santen Banyuwangi menjadi momentum untuk mempertemukan kepedulian sosial dengan gerakan pelestarian lingkungan. Bhayangkari Daerah Jawa Timur memberikan bantuan kepada masyarakat pesisir, menghadirkan pelayanan kesehatan, sekaligus melakukan penanaman mangrove dan bersih pantai bersama sekitar 200 peserta, Kamis (10/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ny. Dewi Nanang Avianto bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. Hadir pula Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi.
Masyarakat pesisir menjadi salah satu sasaran utama kegiatan sosial. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian Bhayangkari kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kebutuhan sehari-hari di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pokok.
Tidak hanya bantuan sosial, aspek kesehatan juga mendapat perhatian. Pelayanan kesehatan disediakan agar masyarakat memperoleh manfaat secara langsung dari rangkaian kegiatan HKGB ke-74.
“Kesehatan penting bagi setiap individu. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Jawa Timur bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur. Proses tersebut didampingi Kapolresta Banyuwangi dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi.
Setelah kegiatan sosial, perhatian kemudian diarahkan pada kondisi lingkungan pesisir Pulau Santen. Penanaman mangrove menjadi salah satu kegiatan utama untuk mendukung keberadaan ekosistem pantai. Selain itu, peserta juga turun langsung melakukan aksi bersih pantai.
Sekitar 200 orang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Peserta melibatkan anggota TNI, Polri, dan dinas terkait sehingga aksi lingkungan tersebut menjadi kegiatan bersama lintas unsur.
Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur mengajak masyarakat agar tidak hanya menikmati manfaat kawasan pesisir, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungannya. Ekosistem pantai dan laut dinilai perlu dirawat secara konsisten agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini maupun generasi berikutnya.
Pesan tersebut sejalan dengan dukungan Kapolda Jawa Timur terhadap kegiatan pelestarian lingkungan. Kapolda menekankan bahwa alam telah memberikan manfaat bagi kehidupan manusia sehingga keberadaannya harus dijaga bersama.
“Alam telah menghidupi kita dari dahulu sampai sekarang. Karena itu, harus kita jaga untuk generasi ke depan,” kata Kapolda Jatim.
Rangkaian HKGB ke-74 di Pulau Santen akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Kehadiran Bhayangkari Jatim membawa dua pesan sekaligus, yakni pentingnya kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan kesadaran menjaga lingkungan.
Melalui bantuan sosial, pelayanan kesehatan, penanaman mangrove, serta bersih pantai, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir Banyuwangi secara berkelanjutan.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar