Breaking News
light_mode

Banyuwangi Kembangkan Ekosistem Produk Guna Ulang untuk Kurangi Sampah

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pemkab Banyuwangi bersama The Partnership for Plastics in Indonesian Society (PISCES), startup belanja ramah lingkungan – Alner, dan Gerakan Banyuwangi Hijau mengembangkan ekosistem produk guna ulang (refill). Program refill ini adalah sistem pembelian bahan kebutuhan sehari-hari dengan mengisi ulang (refill) produk ke dalam wadah yang dapat digunakan berulang, sehingga bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai.

Inisiatif tersebut dikenalkan dalam acara Banyuwangi ASRI yang dibuka Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Pendopo Sabha Swagata, Minggu (6/9/2026).

Melalui sistem ini, masyarakat dapat membeli sabun, deterjen, beras, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya dengan membawa wadah sendiri atau menggunakan wadah yang disediakan Alner. Wadah tersebut dapat dikembalikan untuk dicuci dan diisi ulang.

Director PISCES Prof. Susan Jobling dari Brunel University, Inggris, mengatakan program refill melengkapi ekosistem pengelolaan sampah sirkular yang telah dibangun di Banyuwangi melalui Gerakan Banyuwangi Hijau dan Project STOP.

Ekosistem tersebut mencakup pembangunan TPS3R, dukungan armada dan tenaga pengangkutan, penguatan kelembagaan, pembiayaan, serta sistem pengumpulan sampah.

“Perubahan perilaku masyarakat membutuhkan waktu dan dukungan lintas sektor. Peneliti, sektor swasta, dan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bekerja bersama,” kata Susan.

PISCES mendukung Alner sebagai pelaksana utama pilot komersial fasilitas refill, baik dari sisi akademik maupun finansial. Sejak 2023, PISCES juga menginisiasi Living Lab di Banyuwangi sebagai ruang kolaborasi peneliti, pemerintah, swasta, masyarakat, dan inovator dalam pengelolaan sampah plastik.

CEO Alner Bintang Ekananda mengatakan, saat ini pihaknya telah bermitra dengan 20 toko di Kecamatan Kalipuro, Giri, Glagah, dan Banyuwangi. Jaringan tersebut akan diperluas dengan melibatkan PKK, Dharma Wanita, dan warung sebagai reseller melalui sistem konsinyasi.

Konsumen yang datang ke toko atau mitra Alner bisa membeli dengan membawa wadah sendiri atau wadah yang disediakan Alner. Pada pembelian selanjutnya atau saat refill konsumen yang menggunakan wadah dari Alner bisa mengembalikan kemasan kosong, lalu Alner mengumpulkan, mencuci, dan mengembalikannya ke produsen untuk diisi ulang.

“Dengan mekanisme ini, kemasan dapat digunakan kembali sehingga sampah kemasan sekali pakai dapat ditekan sejak dari sumbernya,” ujar Bintang.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, fasilitas refill memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai.

“Setiap kemasan yang tidak menjadi sampah berarti mengurangi beban rumah tangga, petugas, kendaraan, fasilitas pengolahan, hingga tempat pemrosesan akhir,” kata Mujiono. (*)

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

    Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

      Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat yang menyerap anggaran hingga ratusan miliar rupiah merupakan bagian dari upaya negara memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, besarnya nilai proyek justru membuka ruang yang tidak kecil bagi praktik korupsi—terutama jika pengawasan […]

  • Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Tim Beladiri Polresta Banyuwangi Sabet Medali Perunggu Kapolda Jatim Cup 2026

    Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Tim Beladiri Polresta Banyuwangi Sabet Medali Perunggu Kapolda Jatim Cup 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tim Beladiri Polresta Banyuwangi kembali mengukir prestasi di tingkat Jawa Timur dengan meraih Juara III atau medali perunggu kategori putra dalam ajang Kejuaraan Beladiri Polri Kapolda Jatim Cup 2026 yang berlangsung di Mapolda Jawa Timur, Surabaya. Kejuaraan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan […]

  • DPRD Banyuwangi Dorong Efisiensi Anggaran 2026, Fokus pada Pembangunan Infrastruktur Produktif

    DPRD Banyuwangi Dorong Efisiensi Anggaran 2026, Fokus pada Pembangunan Infrastruktur Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Rapat kerja pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026 kembali digelar oleh Komisi IV DPRD Banyuwangi. Dalam rapat tersebut, Komisi IV meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja agar memfokuskan anggaran pada kegiatan pembangunan infrastruktur produktif yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Adapun OPD mitra kerja Komisi IV […]

  • KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

    KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan, membuat PT KAI Logistik anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) memilih Banyuwangi, membuka layanan baru pengiriman hewan ternak utamanya sapi dan hasil pertanian menggunakan kereta api. Layanan tersebut akan beroperasi pada akhir September 2026. Ada dua stasiun yang menjadi titik muat barang, yakni stasiun […]

  • Sampah Sungai Kalimati Muncar Kembali Menumpuk, Pemkab Banyuwangi Siapkan Normalisasi dan Solusi Berbasis Warga

    Sampah Sungai Kalimati Muncar Kembali Menumpuk, Pemkab Banyuwangi Siapkan Normalisasi dan Solusi Berbasis Warga

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Persoalan sampah Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, kembali menjadi perhatian pemerintah daerah setelah tumpukan sampah muncul lagi meskipun sebelumnya telah dibersihkan melalui aksi gotong royong. Kondisi tersebut mendorong Pemkab Banyuwangi mencari solusi berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, organisasi lingkungan, dan sejumlah instansi terkait. Upaya […]

  • Program Nasional Kemenkes: 60 Ribu Sachet Susu Diberikan untuk Pasien TB Paru Banyuwangi

    Program Nasional Kemenkes: 60 Ribu Sachet Susu Diberikan untuk Pasien TB Paru Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya percepatan penanganan tuberkulosis terus dilakukan pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya melalui penyaluran bantuan nutrisi tambahan bagi pasien TB paru. Dinas Kesehatan Banyuwangi menjadi salah satu penerima bantuan program nasional berupa 60 ribu sachet susu pendamping pasien TB dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bantuan tersebut merupakan bagian dari pilot project nasional yang […]

expand_less