Breaking News
light_mode

Membanggakan, Pembawa Acara Hingga Juri Banyuwangi Batik Festival Kenakan Batik Hasil Karya Warga Binaan Lapas Banyuwangi

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sibernews – Banyuwangi, Sebuah kebanggaan tersendiri terpancar dari gelaran Banyuwangi Batik Festival. Para pembawa acara hingga dewan juri tampil kompak mengenakan kain batik tulis eksklusif “Batik Jeruji” yang merupakan hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Jumat (17/10) malam.

 

Kompaknya para tokoh kunci festival mengenakan batik karya para warga binaan Lapas Banyuwangi ini bukan sekadar gaya, tetapi menjadi bukti nyata bahwa produk batik yang dihasilkan di balik tembok Lapas memiliki daya saing dan kualitas yang tidak kalah dengan produk batik lainnya yang beredar di pasaran.

 

Tidak hanya menghiasi para pembicara dan juri, Batik Jeruji Lapas Banyuwangi juga turut memeriahkan festival tahunan tersebut dengan memiliki stan pameran sendiri. Stan ini menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung yang hadir untuk menikmati keindahan batik khas Bumi Blambangan.

 

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa dalam pameran ini, Lapas Banyuwangi menampilkan sejumlah batik terbaik hasil karya warga binannya.

Motif yang dipamerkan sangat beragam, menampilkan kekayaan budaya lokal, mulai dari Gajah Oling Jeruji, Wayang, Gandrung, hingga Bunga Kopi yang menjadi karakter khas tradisional Banyuwangi.

 

“Semuanya merupakan batik tulis yang dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif warga binaan,” ujarnya.

 

Keterlibatan Lapas Banyuwangi dalam festival bergengsi ini bukan sekadar mengisi stan pameran. Lebih dari itu, ini menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat luas.

 

“Kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa meski berada dalam ruang yang terbatas, warga binaan tetap memiliki kesempatan dan ruang untuk berkarya, berkreasi, dan menghasilkan produk yang bernilai,” ungkap Wayan.

 

Menurutnya, keikutsertaan Lapas Banyuwangi dalam Banyuwangi Batik Festival juga menegaskan komitmen Lapas Banyuwangi dalam pembinaan yang tidak hanya fokus pada pemulihan sikap, tetapi juga mendorong warga binaan untuk menghasilkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang siap bersaing.

 

“Saat ini Batik Jeruji Lapas Banyuwangi telah berkembang dengan beragam motif, dimana tujuh di antaranya telah tercatat resmi dalam hak cipta,” terangnya.

 

Banyuwangi Batik Festival sendiri merupakan acara tahunan yang mengedepankan keindahan dan kelestarian batik khas daerah Banyuwangi. Festival ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni, pameran UMKM, dan fashion show batik.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • May Day di Ujung Timur  Pulau Jawa: Potret Buruh Banyuwangi dan Janji Kesejahteraan yang Belum Tuntas

    May Day di Ujung Timur Pulau Jawa: Potret Buruh Banyuwangi dan Janji Kesejahteraan yang Belum Tuntas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Setiap 1 Mei, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day kembali mengingatkan kita pada perjuangan panjang kaum pekerja. Namun di balik seremoni dan spanduk tuntutan, realitas buruh di daerah—termasuk di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur—menunjukkan bahwa kesejahteraan masih menjadi pekerjaan rumah besar […]

  • Satlantas Banyuwangi Sisir Jalan Berlubang di Pusat Kota, Cegah Kecelakaan Sejak Dini

    Satlantas Banyuwangi Sisir Jalan Berlubang di Pusat Kota, Cegah Kecelakaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di sekitar Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi bergerak cepat dengan menggelar patroli jalan berlubang pada Kamis, 6 November 2025. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kewaspadaan pengendara yang melintas di kawasan padat aktivitas tersebut. Kasatlantas Polresta […]

  • Tim Kemenkop RI Turun Langsung ke Banyuwangi, KDKMP Kalirejo Dipantau untuk Perkuat Ekonomi Desa

    Tim Kemenkop RI Turun Langsung ke Banyuwangi, KDKMP Kalirejo Dipantau untuk Perkuat Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah terus memperkuat peran koperasi sebagai fondasi utama ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi oleh Tim Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kalirejo, Kabupaten Banyuwangi. Kunjungan monitoring Kemenkop RI ke KDKMP Kalirejo Banyuwangi dilaksanakan pada Senin, (09/03/2026). Kegiatan […]

  • Banser Banyuwangi Kukuhkan Barisan Siaga 2025, Tegaskan Janji Abadi untuk Kiai dan NKRI photo_camera 4

    Banser Banyuwangi Kukuhkan Barisan Siaga 2025, Tegaskan Janji Abadi untuk Kiai dan NKRI

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Sibernews – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ulama, pesantren, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada Jumat, 17 Oktober 2025, mereka menggelar Apel Siaga 2025 yang menjadi bagian dari gerakan nasional Banser di seluruh Indonesia.   Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapsiagaan moral dan sosial Banser […]

  • Pro dan Kontra Pembatasan Jam Toko Modern di Banyuwangi, Pemkab: Demi Pemerataan Ekonomi

    Pro dan Kontra Pembatasan Jam Toko Modern di Banyuwangi, Pemkab: Demi Pemerataan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kebijakan pembatasan jam operasional toko modern yang diterapkan oleh Pemkab Banyuwangi memicu beragam reaksi dari masyarakat. Melalui akun Instagram resmi @banyuwangi_kab, pemerintah menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pemerataan ekonomi. Pemkab Banyuwangi menilai bahwa keberadaan ritel modern yang beroperasi hingga larut malam berpotensi mengurangi peluang usaha bagi pedagang kecil. Oleh karena itu, […]

  • Sekolah Rakyat Bertaraf Internasional di Banyuwangi Mulai Dibangun, Daya Tampung 1.000 Siswa

    Sekolah Rakyat Bertaraf Internasional di Banyuwangi Mulai Dibangun, Daya Tampung 1.000 Siswa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen bertaraf internasional dengan kapasitas hingga 1.000 siswa resmi dimulai di Kabupaten Banyuwangi. Sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di atas lahan seluas 7 hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, yang disediakan oleh […]

expand_less