Breaking News
light_mode

Wacana Penjualan Saham Tambang Emas Pemkab Banyuwangi, DPRD Minta Kajian Mendalam Sebelum Dilepas

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Wacana penjualan saham tambang emas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di Gunung Tumpangpitu kembali mencuat. Isu tersebut turut menyeret rencana pembentukan Dana Abadi Daerah (DAD) yang dikabarkan akan bersumber dari hasil penjualan saham tersebut.

Namun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi menegaskan bahwa keputusan semacam itu tidak boleh diambil tergesa-gesa tanpa melalui kajian yang matang dan mendalam.

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Mikhael Edy Hariyanto, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak legislatif belum melakukan pembahasan secara resmi mengenai rencana tersebut. Menurutnya, draf awal dari eksekutif memang sudah diterima, namun masih perlu pendalaman dari berbagai aspek, terutama manfaatnya bagi masyarakat Banyuwangi.

“Terkait penjualan saham tambang emas di Tumpangpitu, termasuk pembentukan DAD, memang ada draft masuk dari eksekutif ke Dewan. Namun, kami belum melakukan pembahasan,” ujar Mikhael Edy Hariyanto saat rapat dengar pendapat bersama aktivis Banyuwangi Corruption Watch (BCW), Kamis, 30 Oktober 2025.

Mikhael menilai bahwa rencana penjualan saham di PT Merdeka Copper Gold—perusahaan pengelola tambang emas Tumpangpitu—memang berpotensi memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi daerah. Namun, ia menekankan agar hasil penjualan tersebut harus benar-benar memberikan dampak langsung kepada warga Banyuwangi, bukan sekadar menjadi sumber dana tanpa arah yang jelas.

“Wacana penjualan saham ini belum tentu berkaitan dengan Dana Abadi Daerah. Sebab, dana abadi ini bisa bersumber dari lainnya,” tegas politisi dari Partai Demokrat itu.

Berbeda dengan pandangan DPRD, kalangan aktivis justru menolak wacana penjualan saham tambang emas. Ketua BCW, Masruri, menganggap bahwa hasil dari penjualan saham seharusnya tidak dialokasikan untuk pembentukan dana abadi, melainkan digunakan langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Dalam pernyataannya, Masruri menyebutkan, “Misalnya, hasil penjualan saham diberikan ke setiap desa sebesar Rp1 miliar. Sisanya, digunakan Pemkab untuk pembangunan.”

Rencana pembentukan Dana Abadi Daerah ini sebelumnya telah dibahas oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Dana tersebut diharapkan menjadi instrumen keuangan jangka panjang yang dapat menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan. Dana abadi ini rencananya akan bersumber dari sebagian penjualan saham tambang emas Tumpangpitu yang saat ini dimiliki Pemkab Banyuwangi.

Data terakhir menunjukkan bahwa jumlah saham yang dimiliki Pemkab Banyuwangi di PT Merdeka Copper Gold mencapai 973.250.000 lembar. Berdasarkan nilai pasar saham yang berlaku, total kepemilikan tersebut setara dengan lebih dari Rp2 triliun. Angka fantastis itu membuat wacana penjualan saham menjadi isu strategis yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik.

Bagi Pemkab, pembentukan Dana Abadi Daerah dianggap sebagai upaya membangun kemandirian keuangan daerah dan memperkuat ketahanan fiskal jangka panjang. Namun, bagi sebagian kalangan masyarakat sipil, langkah tersebut justru dikhawatirkan mengurangi potensi penerimaan langsung daerah dari sektor tambang emas yang masih memiliki prospek cerah.

Meskipun wacana ini masih dalam tahap pembahasan awal, publik Banyuwangi berharap agar pemerintah dan DPRD tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Kajian mendalam yang melibatkan berbagai pihak dinilai penting agar kebijakan tersebut benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat luas dan tidak hanya menguntungkan segelintir pihak.

Melalui proses transparan dan partisipatif, kebijakan penjualan saham tambang emas diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang bijak serta menjaga kepentingan ekonomi dan lingkungan Banyuwangi secara berimbang.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen Dimulai Agustus 2026 dan Siap Pertahankan Green Card

    Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen Dimulai Agustus 2026 dan Siap Pertahankan Green Card

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memastikan seluruh pemangku kepentingan di Banyuwangi telah mempersiapkan diri menghadapi proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) yang akan berlangsung pada awal Agustus 2026. Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan Geopark Ijen mampu mempertahankan pengakuan internasional sebagai kawasan geopark dunia melalui pengelolaan yang berkelanjutan, Sabtu […]

  • Dari Balik Lapas Banyuwangi, Panen Semangka 3 Ton Jadi Aksi Nyata Ketahanan Pangan dan Kepedulian Sosial

    Dari Balik Lapas Banyuwangi, Panen Semangka 3 Ton Jadi Aksi Nyata Ketahanan Pangan dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu wujud nyatanya terlihat dalam kegiatan panen raya serentak yang digelar di berbagai wilayah Indonesia. Di Jawa Timur, kegiatan strategis ini dipusatkan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi, […]

  • Fraksi DPRD Banyuwangi Menyoroti Raperda Perubahan APBD 2026, dari Pendapatan Rurun hingga Belanja Naik Rp217,7 Miliar

    Fraksi DPRD Banyuwangi Menyoroti Raperda Perubahan APBD 2026, dari Pendapatan Rurun hingga Belanja Naik Rp217,7 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Fraksi-fraksi DPRD Banyuwangi menyampaikan Pandangan Umum (PU) terhadap pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dalam rapat paripurna, Kamis (24/09/2026). Rapat paripurna penyampaian Pandangan Umum fraksi dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah. Rapat diikuti anggota dewan dari lintas fraksi serta dihadiri Wakil Bupati […]

  • Banyuwangi Tingkatkan Pengetahuan Kader Posyandu, Dr. Tan Shot Yen Bahas Lengkap Soal Gizi Balita

    Banyuwangi Tingkatkan Pengetahuan Kader Posyandu, Dr. Tan Shot Yen Bahas Lengkap Soal Gizi Balita

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan masyarakat. Salah satu langkah terbarunya adalah menghadirkan Dr. dr. Tan Shot Yen untuk memberikan edukasi terkait gizi balita kepada para kader posyandu. Kegiatan tersebut berlangsung dalam acara Gerakan Posyandu Aktif di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan pada Rabu, 19 November 2025. Dalam […]

  • TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasional

    TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasional

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – TNI AL bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggenjot produksi kedelai untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam memperkuat persediaan kedelai nasional. Kali ini, TNI AL bersama Pemda dan petani memperluas pengelolaan lahan pertanian kedelai seluas 1.200 hektare yang dikelola oleh 55 kelompok tani di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo. Secara simbolis penanaman dilakukan di Desa […]

  • Omzet Es Jeruk Tembus Rp1 Juta per Hari Bukti Gandrung Sewu 2026 Dongkrak UMKM

    Omzet Es Jeruk Tembus Rp1 Juta per Hari Bukti Gandrung Sewu 2026 Dongkrak UMKM

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 tak hanya menjadi daya tarik wisata budaya, tetapi juga membuka rejeki bagi pedagang kecil karena penjualannya meningkat. Sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar Pantai Marina Boom, lokasi penyelenggaraan acara, mengaku merasakan peningkatan jumlah pembeli selama rangkaian Gandrung Sewu berlangsung pada 22–24 Oktober 2026. Salah satunya Panut, pedagang […]

expand_less