Breaking News
light_mode

Pemkab Banyuwangi Dorong Penyelesaian Hukum Damai Lewat Posbankum Desa, Wujudkan Keadilan Restoratif dan Harmoni Sosial

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berinovasi dalam menghadirkan solusi hukum yang lebih humanis bagi masyarakatnya. Salah satu langkah terbaru adalah penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa sebagai sarana penyelesaian sengketa sosial melalui musyawarah dan perdamaian.

Posbankum diharapkan menjadi ruang bagi warga untuk menyelesaikan permasalahan hukum secara bijak dan berkeadilan tanpa harus langsung menempuh jalur pengadilan. Konsep ini mencerminkan pendekatan hukum yang lebih mengutamakan nilai kemanusiaan dan harmoni sosial antarwarga desa.

Inisiatif tersebut sejalan dengan penandatanganan kesepakatan Restorative Justice antara Pemkab Banyuwangi dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur yang dilaksanakan pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, Henik Setyorini, menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan memperkuat aspek pemberdayaan sosial bagi masyarakat agar mereka yang pernah berurusan dengan hukum dapat kembali berdaya dan tidak mengulangi kesalahan.

“Tentu setelah ini kami akan duduk dengan APH (Aparat Penegak Hukum) maupun dengan dinas-dinas terkait yang memiliki banyak program pemberdayaan untuk membahas kesepakatan ini,” ujar Henik, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurut Henik, Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan sejumlah program yang dapat disinergikan untuk memperkuat pendekatan hukum yang berorientasi pada kemanusiaan. Program-program tersebut meliputi pelatihan kerja, bantuan alat usaha, dan pemberian modal bagi pelaku usaha kecil yang dijalankan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga.

Selain memperkuat bidang pemberdayaan, Pemkab Banyuwangi juga tengah menyiapkan pedoman dan batasan bagi kasus yang bisa diselesaikan melalui pendekatan damai. Tidak semua perkara dapat dikategorikan dalam restorative justice, terutama kasus berat seperti kekerasan seksual pada anak.

“Nanti tim kami dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Pekerja Sosial (Peksos) akan rapat dulu supaya bisa selaras,” jelas Henik.

Dengan adanya Posbankum di desa, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah untuk memahami hukum dan menyelesaikan persoalan tanpa harus ke ranah litigasi. Fasilitas ini memberikan kesempatan kepada warga untuk mendapatkan pendampingan hukum dasar secara gratis dan cepat.

Tak berhenti di situ, Pemkab Banyuwangi juga memperkuat kapasitas aparatur desa. Sejumlah kepala desa kini tengah dibina sebagai peace maker atau penengah dalam konflik sosial di wilayahnya. Beberapa di antaranya bahkan telah mengikuti pelatihan paralegal yang difasilitasi oleh organisasi Muslimat se-Jawa Timur.

“Harapannya, para kepala desa dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum dasar kepada warga, terutama dalam menyelesaikan persoalan sosial di tingkat desa secara bijak dan berkeadilan. Pun juga menguatkan kesepakatan restorative justice yang ada,” tegas Henik.

Pemkab Banyuwangi percaya, sinergi antara Posbankum, aparat penegak hukum, dan perangkat desa akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar hukum, damai, dan menjunjung nilai kemanusiaan.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

    Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Memasuki musim tanam, masyarakat petani di Banyuwangi kembali menghidupkan tradisi turun-temurun yang sarat makna spiritual dan sosial, yakni Bubak Bumi. Tradisi ini menjadi bentuk doa bersama dan kenduri sebagai tanda dimulainya masa tanam sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen sebelumnya. Tradisi Bubak Bumi kali ini berlangsung di Dam K Stail, […]

  • Ke Banyuwangi Sharing Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan, Delegasi Argentina Terkesan dengan Vibes Hutan Banyuwangi

    Ke Banyuwangi Sharing Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan, Delegasi Argentina Terkesan dengan Vibes Hutan Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi dipilih menjadi lokasi Capacity Building for Like-Minded Countries (LMCs): Sustainable Timber yang diikuti 36 delegasi dari 16 negara. Saat di Banyuwangi, mereka mengaku terkesan dengan pengelolaan pertanian dan perkebunan di Banyuwangi. Seperti yang diungkapkan peserta Facundo Gonzalez, yang bekerja pada unit lingkungan hidup, perubahan iklim, dan perdagangan di Kementerian Luar Negeri […]

  • Ribuan Peserta Ramaikan Ijen Marching Festival III 2025 di Banyuwangi, Atraksi Musik Spektakuler Hiasi Kota

    Ribuan Peserta Ramaikan Ijen Marching Festival III 2025 di Banyuwangi, Atraksi Musik Spektakuler Hiasi Kota

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Sibernews – Suasana Kota Banyuwangi akhir pekan ini dipenuhi irama musik dan semangat kompetisi. Gelaran Ijen Marching Festival (IMF) III 2025 yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 18–19 Oktober 2025, sukses menarik ribuan peserta dan penonton dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi para pecinta marching band untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus […]

  • Terbongkar! Dugaan Umroh Ilegal di Banyuwangi Rugikan Jamaah Hingga Rp500 Juta, Dua Perempuan Ditahan photo_camera 7

    Terbongkar! Dugaan Umroh Ilegal di Banyuwangi Rugikan Jamaah Hingga Rp500 Juta, Dua Perempuan Ditahan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kasus dugaan umroh ilegal di Kabupaten Banyuwangi akhirnya terbongkar setelah Polresta Banyuwangi menerima laporan dari masyarakat terkait jamaah yang gagal berangkat hingga terlantar di Tanah Suci. Dalam pengungkapan perkara tersebut, dua perempuan berinisial KIC dan ARM resmi ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani penahanan di Rumah Tahanan Polresta Banyuwangi. Pengungkapan kasus ini disampaikan […]

  • RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Poli Eksekutif, Didukung 19 Dokter Spesialis dan Layanan Lebih Cepat

    RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Poli Eksekutif, Didukung 19 Dokter Spesialis dan Layanan Lebih Cepat

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – RSUD Blambangan Banyuwangi kembali melakukan terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rumah sakit daerah tersebut kini membuka layanan poli eksekutif yang ditujukan bagi pasien pengguna asuransi swasta maupun pasien yang melakukan pengobatan secara mandiri atau non BPJS. Layanan poli eksekutif RSUD Blambangan menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan […]

  • Kapolda Jatim Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Jelang Penutupan Nyepi di Bali

    Kapolda Jatim Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Jelang Penutupan Nyepi di Bali

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memantau langsung arus mudik di penyeberangan lintas Ketapang, Banyuwangi–Gilimanuk, Bali, Rabu (18/3/2026), menjelang penutupan layanan saat Hari Raya Nyepi di Bali. Pelabuhan Ketapang dijadwalkan tutup sementara mulai hari ini Rabu, 18 Maret pukul 18.00 hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup […]

expand_less