Breaking News
light_mode

Tradisi Bubak Bumi, Cara Petani Banyuwangi Syukuri Alam dan Sambut Musim Tanam

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Memasuki musim tanam, masyarakat petani di Banyuwangi kembali menghidupkan tradisi turun-temurun yang sarat makna spiritual dan sosial, yakni Bubak Bumi. Tradisi ini menjadi bentuk doa bersama dan kenduri sebagai tanda dimulainya masa tanam sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen sebelumnya.

Tradisi Bubak Bumi kali ini berlangsung di Dam K Stail, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, pada Kamis, 30 Oktober 2025. Ratusan petani berkumpul dengan penuh khidmat, membawa hasil bumi dan tumpeng yang menjadi simbol kemakmuran serta harapan akan musim tanam yang sukses.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menjelaskan makna mendalam dari kegiatan ini. “Bubak Bumi adalah tradisinya para petani saat memulai masa tanam. Dengan harapan musim tanam bisa berjalan lancar, terhindar dari bencana, dan menghasilkan panen yang melimpah,” ujar Ilham.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 300 petani yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) se-Banyuwangi. Suasana penuh kebersamaan terasa ketika doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan makan bersama nasi tumpeng yang menjadi ciri khas dalam setiap pelaksanaan Bubak Bumi.

Menurut Ilham Juanda, kegiatan semacam ini tidak hanya sekadar ritual spiritual, tetapi juga memiliki makna sosial yang kuat. Ia menambahkan bahwa Bubak Bumi menjadi wadah mempererat tali persaudaraan, memperkuat gotong royong, dan menjaga semangat kebersamaan antarpetani agar mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia pertanian yang semakin kompleks.

Plt. Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Reza Al Fahrobi, turut hadir dan memberikan penjelasan mengenai peran penting Dam K Stail yang menjadi lokasi kegiatan. “Dam K Stail ini dibangun sebelum tahun 1953 dan mampu mengairi 6.224 hektar sawah di wilayah Kecamatan Purwoharjo dan Tegaldlimo,” kata Reza.

Reza menambahkan, dam ini melayani kebutuhan air untuk pertanian di 12 desa pada dua kecamatan tersebut, sehingga keberadaannya harus dijaga secara bersama. “Maka Dam ini harus kita rawat bersama agar debit air maupun kebersihannya tetap terjaga untuk mendukung pertanian Banyuwangi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Reza mengungkapkan bahwa saat ini Dam K Stail tengah menjalani proses normalisasi untuk meningkatkan daya tampung air. “Kegiatan normalisasi sudah berjalan hampir dua minggu yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas karena dam ini memang di bawah kewenangan mereka,” jelas Reza.

Melalui tradisi Bubak Bumi, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam terus terjaga di tengah masyarakat. Selain menjadi wujud rasa syukur, kegiatan ini juga meneguhkan identitas budaya lokal yang masih lestari di tengah kemajuan zaman.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Rutan Aman dan Senpi Terkontrol, Kapolresta Banyuwangi Lakukan Inspeksi Menyeluruh

    Pastikan Rutan Aman dan Senpi Terkontrol, Kapolresta Banyuwangi Lakukan Inspeksi Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dalam rangka memastikan keamanan serta kesiapsiagaan internal, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan inspeksi langsung terhadap Rumah Tahanan (Rutan), senjata api (senpi), dan peralatan dinas di lingkungan Polresta Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan tugas kepolisian. Jumat, 23 Januari 2026. Pengecekan Rutan dilakukan […]

  • Sinergi Perhutani dan Polresta Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan Menuju Kelestarian Jangka Panjang photo_camera 5

    Sinergi Perhutani dan Polresta Banyuwangi Perkuat Pengamanan Hutan Menuju Kelestarian Jangka Panjang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebagai langkah strategis menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan, Perhutani Banyuwangi Raya yang terdiri dari KPH Banyuwangi Selatan, KPH Banyuwangi Utara, dan KPH Banyuwangi Barat resmi menjalin kerjasama dengan Polresta Banyuwangi. Kolaborasi ini menegaskan keseriusan kedua lembaga dalam upaya memperkuat perlindungan hutan dan memastikan pengelolaan kawasan tetap berjalan sesuai ketentuan. Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan […]

  • Urusan Petani, Nelayan hingga Peternak Banyuwangi Langsung Didengar dan Diberi Solusi Dalam Gesah Bareng Bupati

    Urusan Petani, Nelayan hingga Peternak Banyuwangi Langsung Didengar dan Diberi Solusi Dalam Gesah Bareng Bupati

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Berbagai persoalan yang dihadapi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku perkebunan di Banyuwangi kini bisa disampaikan langsung kepada Bupati Ipuk Fiestiandani. Melalui forum “Gesah Bareng Ambi Bupati”, masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan dan usulan, tetapi juga mendapat respons dan solusi langsung dari Bupati Ipuk. Forum perdana yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat […]

  • Komisi X DPR RI Kunjungan ke Banyuwangi Bahas Pelestarian Cagar Budaya dan Dukungan Revalidasi Geopark Ijen 2026

    Komisi X DPR RI Kunjungan ke Banyuwangi Bahas Pelestarian Cagar Budaya dan Dukungan Revalidasi Geopark Ijen 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Banyuwangi, Rabu, (11/02/2026) hingga Kamis, (12/02/2026). Agenda utama kunjungan tersebut adalah melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan pemerintah dalam pelestarian cagar budaya Banyuwangi yang dinilai memiliki potensi besar namun masih menghadapi sejumlah tantangan regulasi dan pendanaan. Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR […]

  • Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Opening Ijen Marching Festival III: Dentuman Musik, Semangat Generasi Muda Guncang Malam Kota Gandrung!

    Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Opening Ijen Marching Festival III: Dentuman Musik, Semangat Generasi Muda Guncang Malam Kota Gandrung!

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Sibernews – Banyuwangi, Gemuruh genderang dan dentuman musik marching band mengguncang jantung Kota Gandrung pada Sabtu malam (18/10/2025), saat Opening Ceremony & Night Street Parade Ijen Marching Festival III resmi dibuka di depan Kantor Bupati Banyuwangi. Acara megah ini diikuti oleh tim-tim marching band terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia, menandai kembalinya semangat kreativitas dan […]

  • Tradisi Kebo-keboan Alasmalang Banyuwangi, Kearifan Lokal yang Tak Tergerus Zaman

    Tradisi Kebo-keboan Alasmalang Banyuwangi, Kearifan Lokal yang Tak Tergerus Zaman

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ritual adat Kebo-keboan Alasmalang yang digelar masyarakat Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Minggu (28/6/2026), berlangsung meriah. Ribuan orang memadati lokasi digelarnya tradisi yang menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus doa bersama untuk tanah yang subur dan hasil panen berlimpah. Ritual ini dimulai dengan kenduri desa atau makan bersama dengan hidangan tumpeng dan lauk khas […]

expand_less