Breaking News
light_mode

BEC 2026 Spektakuler, Perang Bayu Hidupkan Sejarah Blambangan dalam Balutan Fashion Carnival Dunia

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 kembali menghadirkan parade spektakuler yang memadukan sejarah, budaya, seni tradisi, dan perkembangan fashion carnival global. Mengangkat tema Perang Bayu, pagelaran tersebut tidak hanya menyajikan kemegahan kostum, tetapi juga menghidupkan kembali kisah perjuangan masyarakat Blambangan dalam mempertahankan kedaulatan dan identitas budaya pada Sabtu (18/07/2026).

Ratusan talent tampil dalam parade yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-14 tersebut. Mereka mengenakan kostum artistik dengan desain dan tata rias modern, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai lokal Banyuwangi.

Perpaduan antara kreativitas global dan kekayaan tradisi lokal menjadi kekuatan utama BEC 2026. Parade tersebut menunjukkan bahwa budaya daerah dapat dikemas secara modern tanpa kehilangan identitas dan akar sejarahnya.

Kemeriahan BEC 2026 dibuka dengan penampilan berbagai kesenian khas Banyuwangi. Kuntulan Ewon menjadi salah satu pertunjukan pembuka, kemudian dilanjutkan dengan Tari Seblang, Gandrung, Jaranan Butho, dan barong yang tampil secara kolosal.

Rangkaian pertunjukan tersebut menghadirkan atmosfer budaya Banyuwangi yang kuat. Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan industri kreatif, BEC tetap menegaskan bahwa identitas lokal menjadi fondasi penting dalam setiap inovasi kebudayaan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan kemajuan zaman seharusnya tidak membuat masyarakat meninggalkan budaya dan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.

“Globalisasi tidak boleh menyingkirkan budaya, tradisi dan nilai-nilai luhur yang terwariskan oleh nenek moyang kita. Justru kemajuan haruslah menjadi medium untuk terus melestarikan budaya kita,” tegas Ipuk.

Setelah penampilan kesenian tradisional, parade kemudian berlanjut dengan pertunjukan fashion carnival bercita rasa global. Para talent tampil dengan busana berukuran besar, desain artistik, serta tata rias modern yang memperkuat karakter masing-masing kostum.

Meski mengusung gaya fashion carnival dunia, setiap kostum tetap memiliki keterkaitan dengan tema Perang Bayu. Unsur sejarah dan budaya lokal menjadi sumber inspirasi yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk visual yang megah dan atraktif.

Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Hasan Basri, menilai BEC menjadi salah satu ruang penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi kepada masyarakat luas, termasuk dunia internasional.

“BEC adalah etalase utama untuk menunjukkan keindahan budaya Banyuwangi di panggung dunia,” pujinya.

Perang Bayu Jadi Pesan Utama BEC 2026

Tema Perang Bayu memberikan dimensi historis yang kuat dalam penyelenggaraan BEC 2026. Peristiwa tersebut menjadi salah satu episode penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Blambangan menghadapi kolonialisme.

Kisah tersebut tidak hanya ditampilkan sebagai latar belakang parade, tetapi juga menjadi pesan mengenai keberanian, kegigihan, persatuan, dan perjuangan mempertahankan tanah air.

Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Osing Banyuwangi, Wiwin Indiarti, menyebut Perang Bayu sebagai salah satu perang penting dalam sejarah perlawanan terhadap kolonialisme.

Menurut Wiwin, perjuangan masyarakat Blambangan dalam mempertahankan kedaulatan menunjukkan semangat yang dapat terus diwariskan kepada generasi masa kini.

“Nilai-nilai kegigihan perjuangan dalam Perang Bayu ini harus direvitalisasi dengan baik. BEC menjadi titik awal yang baik untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga tanah air, budaya, dan alam kita, sebagaimana dulu Rempeg Jogopati dan ribuan rakyat Blambangan rela mati demi kemerdekaan bangsa,” tutur penulis alih bahasa Babad Tawangalun tersebut.

Ribuan Penonton Padati Rute Parade

Kemegahan Banyuwangi Ethno Carnival 2026 berhasil menarik perhatian ribuan penonton. Masyarakat dan wisatawan memadati sepanjang rute parade untuk menyaksikan langsung penampilan para talent.

Ratusan peserta berjalan menyusuri rute sepanjang sekitar 2 kilometer, mulai dari Taman Blambangan hingga Jalan Ahmad Yani. Setiap penampilan disambut sorak-sorai dan tepuk tangan penonton.

Kostum bertema Perang Bayu menjadi daya tarik utama. Dengan desain yang spektakuler, setiap busana menampilkan interpretasi berbeda mengenai semangat perjuangan dan kekayaan sejarah Blambangan.

Keberadaan BEC 2026 juga semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang konsisten menjadikan budaya sebagai kekuatan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sejumlah Tokoh Nasional dan Delegasi Internasional Hadir

BEC 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional. Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani hadir menyaksikan kemeriahan parade tersebut.

Selain itu, sejumlah perwakilan Kementerian Pariwisata RI, tokoh pemerintahan pusat, anggota DPR RI, petinggi BUMN, serta perwakilan sektor swasta juga turut hadir dalam agenda tersebut.

Kehadiran tamu internasional turut menambah dimensi global dalam penyelenggaraan BEC 2026. Parade tersebut disaksikan oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, negara East Asia Summit (EAS), serta anggota Pacific Islands Forum (PIF).

Dengan memadukan nilai historis Perang Bayu, kesenian tradisional, kreativitas fashion carnival, dan partisipasi masyarakat internasional, BEC 2026 menunjukkan bagaimana budaya lokal dapat berkembang menjadi pertunjukan berkelas dunia.

Melalui pagelaran tersebut, Banyuwangi tidak hanya mempertontonkan kemegahan kostum, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa kemajuan dan globalisasi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah, tradisi, serta nilai-nilai budaya lokal.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Mendadak di Rogojampi! Polresta Banyuwangi Pastikan Gas Elpiji 3 Kg Aman, Stok Melimpah photo_camera 8

    Sidak Mendadak di Rogojampi! Polresta Banyuwangi Pastikan Gas Elpiji 3 Kg Aman, Stok Melimpah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebutuhan dasar masyarakat. Melalui kegiatan Sidak Elpiji Banyuwangi, jajaran kepolisian melakukan inspeksi mendadak terhadap jalur distribusi gas subsidi ukuran 3 kilogram di wilayah Kabupaten Banyuwangi pada Kamis, (09/04/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan energi bersubsidi sekaligus memastikan ketersediaan […]

  • Ritual Barong Ider Bumi di Desa Kemiren Banyuwangi Penuh Makna Spiritual, Sejarah Panjang, dan Daya Tarik Wisata Budaya

    Ritual Barong Ider Bumi di Desa Kemiren Banyuwangi Penuh Makna Spiritual, Sejarah Panjang, dan Daya Tarik Wisata Budaya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tradisi Barong Ider Bumi Kemiren kembali digelar dengan penuh khidmat di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Ribuan warga dan wisatawan memadati lokasi pada Minggu, (22/03/2026), bertepatan dengan hari kedua Lebaran. Perayaan ini menjadi salah satu ritual budaya paling dinanti oleh masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar daerah. Nuansa sakral berpadu dengan kemeriahan terlihat […]

  • Kemiren, Desa Warisan Budaya Osing di Banyuwangi yang Dikenal Dunia Lewat Tradisi Kopinya

    Kemiren, Desa Warisan Budaya Osing di Banyuwangi yang Dikenal Dunia Lewat Tradisi Kopinya

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Desa Kemiren Banyuwangi adalah salah satu desa wisata budaya yang menyimpan warisan adat Suku Osing, suku asli Banyuwangi yang tetap teguh menjaga tradisi leluhur. Terletak di Kecamatan Glagah, desa ini menjadi ikon wisata budaya yang memadukan kearifan lokal dengan keindahan alam pedesaan yang menenangkan. Dikenal luas karena Festival Ngopi Sewu, Desa Kemiren Banyuwangi […]

  • DAM Lider Diresmikan, Ribuan Petani Banyuwangi Kini Nikmati Akses Air Lebih Stabil

    DAM Lider Diresmikan, Ribuan Petani Banyuwangi Kini Nikmati Akses Air Lebih Stabil

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Peresmian DAM atau Embung Lider di Dusun Lider, Desa Sumberarum menjadi tonggak penting dalam penguatan sektor pertanian di Banyuwangi. Infrastruktur ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan utama petani, yaitu ketersediaan air irigasi yang stabil. Prosiber.com – Peresmian dilakukan oleh Dinas PU Pengairan melalui Koordinator SDA Srono, Joko Setyono, pada Minggu (05/04/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh […]

  • Hunian Lebih Aman dari Gempa, Program Bedah Rumah Pemkab Banyuwangi dan PMI Jadi Percontohan

    Hunian Lebih Aman dari Gempa, Program Bedah Rumah Pemkab Banyuwangi dan PMI Jadi Percontohan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com –  Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam membantu masyarakat membangun rumah yang lebih aman melalui program bedah rumah dengan metode tahan gempa. Program ini ditujukan bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk meminimalkan risiko kerusakan dan korban jiwa akibat gempa bumi. Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Banyuwangi dan […]

  • Kisah Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden

    Kisah Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Pepatah ini sangat tepat untuk menggambarkan proses yang dijalani Letda Laut (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra, lulusan terbaik Akademik Angkatan Laut (AAL) tahun 2026. Atas prestasinya tersebut, Rizqi mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa yang disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI […]

expand_less