Kapolresta Banyuwangi Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis, Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat
- account_circle Prosiber
- calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Polresta Banyuwangi kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat strategis. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Selasa (09/06/2026).
Upacara sertijab dan pengambilan sumpah jabatan itu menjadi bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi, para perwira, serta anggota yang turut menyaksikan prosesi pergantian sejumlah jabatan penting di lingkungan Polresta Banyuwangi.
Dalam rotasi kali ini, jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polresta Banyuwangi resmi diserahterimakan dari Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H. kepada Kompol Angga Perdana Brahmada, S.I.K., M.I.K.
Selain itu, pergantian pejabat juga terjadi pada tingkat kepolisian sektor. Jabatan Kapolsek Genteng yang sebelumnya diemban Kompol Edy Priswanto, S.Sos. turut mengalami pergantian. Sementara itu, jabatan Kapolsek Pesanggaran yang sebelumnya dijabat Kompol Maskur, S.H. kini resmi diserahterimakan kepada AKP Agus Hari Widodo, S.H.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan dalam amanatnya menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian penting dalam pembinaan karier personel sekaligus langkah strategis untuk menjaga dinamika organisasi agar tetap berjalan secara optimal.
“Rotasi ini adalah argumen nyata dari Polri bahwa kita terus berbenah dan beradaptasi. Penyegaran ini dihadirkan murni demi memastikan bahwa pelayanan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat Banyuwangi selalu berada pada performa yang paling maksimal,” ujar Kapolresta Banyuwangi.
Menurut Kapolresta Banyuwangi, pergantian pejabat bukan hanya sekadar perpindahan tugas, melainkan bentuk kepercayaan institusi kepada personel untuk mengemban tanggung jawab baru. Dengan adanya regenerasi kepemimpinan, diharapkan setiap satuan kerja dapat menghadirkan inovasi serta semangat baru dalam menjalankan tugas kepolisian.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan menjadi salah satu momen yang penuh makna dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di hadapan para peserta upacara dan dengan berlandaskan kitab suci, para pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk tanggung jawab moral, hukum, dan spiritual dalam menjalankan amanah negara.
Pengucapan sumpah jabatan itu menjadi simbol komitmen para perwira untuk melaksanakan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain sarat nilai kedinasan, suasana kebersamaan juga terasa kuat selama pelaksanaan kegiatan. Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, para pejabat lama dan pejabat baru saling memberikan ucapan selamat serta dukungan untuk menjalankan tugas di tempat masing-masing.
Momen keakraban terlihat melalui jabat tangan, pelukan persaudaraan, dan komunikasi hangat antara Kapolresta Banyuwangi, para pejabat utama, serta seluruh anggota yang hadir. Suasana tersebut mencerminkan soliditas internal yang terus dijaga di lingkungan Polresta Banyuwangi.
Pergantian sejumlah pejabat strategis ini diharapkan semakin memperkuat kinerja institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan semangat baru yang dibawa para pejabat yang dilantik, Polresta Banyuwangi optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat serta mempererat hubungan dengan warga Bumi Blambangan.






Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar