Seamphony Banyuwangi Hadirkan Sensasi Musik Tropis yang Membuat Penonton Tenggelam dalam Suasana
- account_circle Prosiber
- calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Musik tepi pantai dalam gelaran “Seamphony Banyuwangi” kembali memanjakan penonton dengan pengalaman yang berbeda di Pantai Villa Solong. Konser yang berlangsung pada Jumat, 28 November 2025 itu menghadirkan nuansa tropis lengkap dengan angin sepoi-sepoi, hamparan rumput hijau, dan suasana santai yang membuat pengunjung larut dalam setiap alunan musik. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rangkaian Banyuwangi Festival yang selalu dinantikan setiap tahun. Jumat, 28 November 2025.
Penonton makin terhanyut ketika Donnie Sibarani dan Meiska Adinda tampil membawakan simfoni-simfoni yang akrab di telinga publik. Mereka duduk lesehan sambil menikmati sejuknya semilir angin, membuat momen itu terasa semakin intim dan hangat. Banyak pengunjung bahkan ikut bersenandung bersama sepanjang pertunjukan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa festival musik ini telah menjadi agenda tahunan yang bertujuan untuk mengangkat potensi wisata daerah. “Fastival musik di tepi pantai ini digelar Banyuwangi setiap tahun, bagian mengungkit geliat pariwisata daerah. Kali ini kami kemas dalam ‘Seamphony’ untuk mempromosikan salah satu potensi unggulan daerah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Nuansa tropis tidak hanya menjadi latar visual, tetapi juga memperkuat pengalaman autentik para penonton. Mereka menikmati musik sambil merasakan angin laut, duduk santai di rumput hijau, hingga bersantai di bawah rindangnya pohon kelapa. Kuliner khas Banyuwangi yang dijajakan di area festival turut menambah kekhasan acara tersebut.
Ipuk Fiestiandani menambahkan bahwa konsep ini dirancang untuk menunjukkan kualitas pariwisata alam Banyuwangi yang berkelas. Menurut Ipuk, Seamphony merupakan pelengkap dari kekayaan wisata lain seperti hutan, pegunungan, budaya, dan kuliner. “Dengan Seamphony ini kami ingin menampilkan sisi pariwisata alam Banyuwangi yang berkelas,” ujar Ipuk.
Acara ini juga menjadi bagian dari promosi paket wisata 3B (Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara). Penampilan kesenian Bali turut memberi warna berbeda dan semakin memperkaya atraksi budaya. Ipuk berharap acara ini memperkuat kolaborasi wisata Banyuwangi-Bali. “Semoga event bisa menjadi pengikat yang kuat untuk kolaborasi pariwisata Banyuwangi-Bali. Juga semakin meningkatkan minat wisatawan baik domestic maupun internasional ke Banyuwangi,” ujar Ipuk.
Penampilan Meiska dan Donnie menjadi salah satu momen yang paling ditunggu. Meiska yang tengah naik daun membuat penonton terbawa suasana melalui lagu-lagu viral seperti “BeraRasanya”, “Buang Waktu”, “Keras Kepala”, dan “Hilang Tanpa Blang”. Sebagiannya ia ceritakan dalam kutipan langsung bahwa dirinya merasa nyaman di lokasi acara. “Hari ini spesial banget, di sini aku merasa aman dan adem… ngerasa seperti lagi di Bali padahal di Banyuwangi,” kata Meiska.
Donnie Sibarani kemudian tampil membawakan lagu-lagu populer saat dirinya masih tergabung dalam Ada Band. Judul hits seperti “Yang Terbaik Bagimu”, “Karena Wanita Ingin Dimengerti”, “Surga Cinta”, hingga “Manusia Bodoh” membuat penonton ikut bernyanyi serempak.
Donnie menutup tampilannya dengan ungkapan terima kasih. “Terima kasih atas sambutannya yang meriah. Kami berharap bisa datang lagi di kota yang indah ini,” kata Donnie.
Konser Seamphony Banyuwangi juga dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, unsur Forpimda, serta perwakilan pemerintah Kabupaten Buleleng dan Jembrana. Sejumlah travel agent dari Banyuwangi dan Bali turut hadir, menandai besarnya antusiasme dunia pariwisata terhadap festival musik tepi pantai tersebut.
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar