Breaking News
light_mode

DPRD Banyuwangi Dorong Efisiensi RAPBD 2026 agar Pelayanan Publik Tetap Optimal

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Selama tiga hari berturut-turut, Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi melakukan pembahasan intensif bersama mitra kerja dalam rangka menyusun dan menyesuaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026. Rapat tersebut menjadi penting karena adanya pemotongan signifikan pada dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada rencana keuangan daerah.

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, menjelaskan bahwa perubahan dana transfer membuat struktur RAPBD harus disesuaikan kembali. “KUA-PPAS APBD 2026 telah disepakati dengan total anggaran Rp 3,4 triliun dan nota pengantar telah disampaikan oleh Bupati. Namun di tengah perjalanan, pemerintah pusat memangkas dana transfer sebesar Rp 665 miliar, sehingga KUA-PPAS tersebut perlu direvisi,” ujar Marifatul Kamila pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Dalam rapat tersebut, Komisi I menekankan pentingnya efisiensi tanpa mengorbankan pelayanan masyarakat. Menurut Marifatul Kamila, efisiensi harus difokuskan pada pengurangan program yang tidak menjadi prioritas utama. “Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada kegiatan yang kurang produktif agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Lebih jauh, Marifatul Kamila menilai langkah efisiensi merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan menekan belanja yang tidak efektif dan mengarahkan anggaran ke sektor yang lebih produktif, pemerintah daerah diharapkan mampu mendorong iklim ekonomi yang sehat dan berdaya saing.

“Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kami dorong untuk mempercepat proses perizinan. Semakin mudah proses investasi, semakin banyak investor yang akan masuk ke Banyuwangi,” tambahnya.

Politikus Partai Golkar itu juga menyebut, pemotongan anggaran di setiap SKPD bervariasi antara 10 persen hingga 30 persen, kecuali pada Inspektorat yang tetap mendapatkan alokasi penuh. “Regulasinya sudah jelas, jika APBD mencapai Rp 1 triliun maka 1 persen dialokasikan untuk Inspektorat, sedangkan di atas Rp 2 triliun hanya 0,50 persen,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah pusat kini menyiapkan skema baru Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang akan diubah menjadi alokasi program nasional senilai Rp 1.300 triliun. Skema tersebut memungkinkan pemerintah daerah untuk mengakses dana melalui program kementerian dan lembaga pusat.

“Ada dana sekitar Rp 1.300 triliun di pemerintah pusat yang bisa diajukan oleh pemerintah daerah melalui proposal. Dana itu bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan program strategis lainnya. Tapi, pola ini seolah membawa kita kembali pada sistem sentralisasi,” ungkap Marifatul Kamila menutup pembahasan.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Lahan Tambang Gunung Tumpang Pitu, Warga Menambang di Wilayah PT BSI yang Klaim Punya Hak Pengelolaan

    Polemik Lahan Tambang Gunung Tumpang Pitu, Warga Menambang di Wilayah PT BSI yang Klaim Punya Hak Pengelolaan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Polemik mengenai kepemilikan dan pengelolaan lahan tambang di kawasan Gunung Tumpang Pitu, Desa dan Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Warga setempat mengklaim telah lama menambang secara tradisional di lokasi tersebut, sementara PT Bumi Suksesindo (PT BSI) menegaskan bahwa area itu termasuk dalam wilayah konsesinya yang sah. Kegiatan tambang […]

  • Kasus Bayi Ditemukan di Kalibaru Banyuwangi Terungkap Melalui Penelusuran CCTV, Polisi Mendalami Dugaan Pidana

    Kasus Bayi Ditemukan di Kalibaru Banyuwangi Terungkap Melalui Penelusuran CCTV, Polisi Mendalami Dugaan Pidana

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Penyelidikan kasus penemuan bayi laki-laki yang ditinggalkan di wilayah Kalibaru, Banyuwangi, mulai menemukan titik terang setelah polisi mengidentifikasi orang tua biologis bayi tersebut. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Unit I Jatanras Satreskrim Polresta Banyuwangi mengamankan pasangan suami istri yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut. Pengungkapan dilakukan setelah petugas menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) […]

  • Reklamasi Tambang Emas Tumpangpitu, Banyuwangi: 55 Jenis Tanaman Jadi Kunci Penghijauan Berkelanjutan

    Reklamasi Tambang Emas Tumpangpitu, Banyuwangi: 55 Jenis Tanaman Jadi Kunci Penghijauan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pertambangan emas di Gunung Tumpangpitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, tidak hanya berfokus pada eksplorasi mineral logam. PT Merdeka Copper Gold yang mengelola kawasan tambang tersebut juga aktif melakukan upaya reklamasi lahan secara progresif. Konsep reklamasi ini dilakukan bersamaan dengan aktivitas penambangan sehingga lingkungan tetap terjaga di tengah kegiatan eksploitasi sumber daya […]

  • Eksplorasi Fitur Canggih Wireless Microphone Z-WS100H-AS untuk Kebutuhan Audio Modern

    Eksplorasi Fitur Canggih Wireless Microphone Z-WS100H-AS untuk Kebutuhan Audio Modern

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kebutuhan akan perangkat audio berkualitas kini menjadi prioritas di berbagai acara, mulai dari kegiatan sekolah, ibadah, hingga pertemuan bisnis. Wireless Microphone Z-WS100H-AS menjadi salah satu solusi modern yang menawarkan kualitas suara jernih serta stabil. Produk ini didesain untuk memberikan kenyamanan pengguna melalui teknologi plug and play sehingga proses pemasangan bisa dilakukan dengan cepat […]

  • Ribuan Warga Banyuwangi Antusias Ikuti Akad Massal KPR Bersubsidi BTN, Bupati Ipuk: Bukti Nyata Kolaborasi untuk Rakyat

    Ribuan Warga Banyuwangi Antusias Ikuti Akad Massal KPR Bersubsidi BTN, Bupati Ipuk: Bukti Nyata Kolaborasi untuk Rakyat

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Ribuan masyarakat Banyuwangi menunjukkan antusias tinggi terhadap program KPR bersubsidi yang digelar Bank Tabungan Negara (BTN) bersama para pengembang perumahan. Acara akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tersebut dilaksanakan pada Minggu, 19 Oktober 2025, di area Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini […]

  • Polisi Lakukan Penyelidikan Dugaan Pencurian Jeruk di Bangorejo

    Polisi Lakukan Penyelidikan Dugaan Pencurian Jeruk di Bangorejo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dugaan pencurian jeruk nipis di Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Selasa (15/9/2026) dini hari, berkembang menjadi perkara serius setelah seorang pria yang diamankan warga meninggal dunia. Polisi kini menangani dugaan pencurian sekaligus menyelidiki kekerasan massa yang diduga terjadi terhadap dua terduga. Peristiwa bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Pemilik kebun mendapat informasi dari warga […]

expand_less