AirNav Modernisasi Sistem Navigasi, Bandara Banyuwangi Siap Jadi Magnet Baru Maskapai
- account_circle Prosiber
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Upaya peningkatan pelayanan penerbangan di Bandara Banyuwangi terus dilakukan. AirNav Indonesia segera melakukan modernisasi fasilitas navigasi dengan pemasangan Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frequency Omni-directional Range (DVOR).
Sistem mutakhir ini dirancang agar pesawat bisa mendarat dengan tepat di titik tengah runway, terutama pada kondisi jarak pandang terbatas.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. Menurutnya, pemasangan sistem navigasi modern akan mendongkrak kepercayaan maskapai. “Dengan sistem ini akan meningkatkan pelayanan penerbangan, dan kian banyak maskapai yang tertarik membuka rute di Bandara Banyuwangi,” ucap Ipuk, Senin (10/11/2025).
Sebelumnya, Ipuk telah bertemu dengan Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avrianto Suratno, di Pendopo Banyuwangi, untuk membahas peningkatan fasilitas navigasi udara.
Capt. Avrianto menjelaskan, sistem baru ini akan memberikan jaminan keselamatan yang lebih tinggi bagi setiap penerbangan. “Sistem navigasi ini akan lebih memaksimalkan keselamatan penerbangan di Bandara Banyuwangi. Karena dengan alat ini kemungkinan gagal landing itu kecil, bahkan dalam kondisi cuaca kurang baik sekalipun,” kata Avrianto.
DVOR sendiri berfungsi sebagai pemandu arah pesawat menuju bandara, memastikan posisi dan jalur penerbangan tetap stabil hingga mendarat.
Manager Fasilitas Teknik AirNav Cabang Surabaya, An Naufal, menuturkan ada tiga elemen utama yang akan dipasang dalam sistem ILS. Ketiganya ialah Localizer, Glide Path, dan Middle Mark, yang berfungsi memberikan panduan titik tengah, sudut pendaratan, serta jarak pesawat menuju runway.
“Dengan sistem navigasi modern ini, Bandara Banyuwangi akan semakin kompetitif dan menarik bagi berbagai maskapai,” ujar Naufal.
Pemasangan sistem navigasi ini juga akan mendukung kegiatan pendidikan penerbangan di Banyuwangi seperti API dan BIFA yang membutuhkan peralatan navigasi canggih untuk latihan para kadet penerbang.
Kehadiran ILS dan DVOR bukan hanya meningkatkan aspek keselamatan, tetapi juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi daerah dengan semakin banyaknya penerbangan yang beroperasi di Banyuwangi.**
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar