Breaking News
light_mode

Perluas Akses JKN hingga Tingkat Desa, BPJS Kesehatan Banyuwangi Perkuat 107 Agen PESIAR

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi terus memperkuat upaya memperluas perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengoptimalkan peran Agen PESIAR sebagai penghubung antara masyarakat dan layanan kepesertaan JKN di tingkat desa. Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Desa PESIAR yang diikuti perwakilan 107 Agen PESIAR pada Rabu (14/10/2026).

Program Desa PESIAR menjadi salah satu pendekatan untuk mendekatkan informasi dan pelayanan kepesertaan JKN kepada masyarakat, khususnya warga yang belum terdaftar atau mengalami kendala dalam mengakses layanan administrasi. Melalui keterlibatan perangkat desa dan agen yang berada langsung di lingkungan masyarakat, proses penyebaran informasi serta pendampingan peserta diharapkan dapat berlangsung lebih mudah dan efektif.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut menjadi kesempatan untuk meninjau pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Kolaborasi ini dinilai penting agar masyarakat semakin memahami manfaat jaminan kesehatan serta mengetahui langkah yang harus dilakukan untuk memperoleh perlindungan melalui Program JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan program. Menurut Masrur, keterlibatan pemerintah daerah, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta perangkat desa menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

Masrur juga mengingatkan bahwa pemahaman mengenai jaminan kesehatan perlu dibangun sebelum masyarakat menghadapi persoalan kesehatan. Dengan begitu, warga dapat mempersiapkan perlindungan sejak dini dan memastikan status kepesertaan tetap aktif ketika layanan kesehatan dibutuhkan.

“Jangan sampai masyarakat baru menyadari pentingnya jaminan kesehatan ketika sedang sakit. Kami berharap adanya Agen PESIAR dapat membantu warga memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN, termasuk memastikan status kepesertaan tetap aktif agar perlindungan dapat dimanfaatkan saat dibutuhkan,” ujar Masrur.

Agen PESIAR Banyuwangi Jadi Penghubung Pelayanan JKN di Desa

Dukungan terhadap pelaksanaan Desa PESIAR juga disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintah Desa DPMD Kabupaten Banyuwangi, Ida Fauziyah. Ida menilai kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Ida, Agen PESIAR yang telah dibentuk sejak 2023 mempunyai peran strategis dalam membantu menjangkau warga yang belum memperoleh perlindungan Program JKN. Keberadaan agen di tingkat desa memungkinkan proses penyampaian informasi dan pendampingan dilakukan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Perangkat desa dinilai memiliki pemahaman mengenai kondisi sosial dan kebutuhan warga di wilayah masing-masing. Kedekatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengenali masyarakat yang membutuhkan informasi, menghadapi kesulitan administrasi, atau belum memahami cara memperoleh perlindungan kesehatan melalui JKN.

“Perangkat desa merupakan pihak yang paling dekat dengan warga. Kedekatan ini dapat dimanfaatkan untuk mengenali kebutuhan masyarakat dan membantu mereka menemukan solusi ketika menghadapi kendala, termasuk dalam urusan kepesertaan JKN,” ungkap Ida.

Melalui sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah desa, upaya memperluas kepesertaan diharapkan tidak hanya berfokus pada pendaftaran peserta baru. Edukasi mengenai manfaat program, pemahaman hak dan kewajiban peserta, serta pendampingan terhadap warga yang mengalami kendala administrasi juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Desa PESIAR.

Empat Tahapan Agen PESIAR untuk Memperluas Kepesertaan JKN

Dalam menjalankan tugasnya, Agen PESIAR melaksanakan empat tahapan utama, yakni pemetaan, penyisiran, advokasi, dan registrasi. Setiap tahapan dirancang untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempermudah proses memperoleh perlindungan kesehatan.

Berikut empat tahapan pelaksanaan tugas Agen PESIAR:

  • Pemetaan: mengidentifikasi warga yang belum memiliki perlindungan JKN sebagai dasar menentukan sasaran pendampingan.
  • Penyisiran: melakukan penelusuran dan kunjungan langsung kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan kepesertaan.
  • Advokasi: memberikan edukasi tentang pentingnya jaminan kesehatan sekaligus membantu masyarakat memahami prosedur dan persyaratan yang diperlukan.
  • Registrasi: mendampingi warga dalam proses pendaftaran peserta baru agar dapat memperoleh perlindungan melalui Program JKN.

Melalui tahapan tersebut, Agen PESIAR diharapkan mampu membantu pemerintah dan BPJS Kesehatan mengenali kelompok masyarakat yang masih membutuhkan pendampingan. Pendekatan langsung ke lingkungan tempat tinggal warga juga dapat mempermudah penyampaian informasi dibandingkan apabila masyarakat harus mencari informasi secara mandiri.

Selain membantu pendaftaran, pendampingan di tingkat desa dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh penjelasan mengenai status kepesertaan dan prosedur administrasi yang diperlukan. Dengan informasi yang lebih mudah dijangkau, hambatan dalam mengakses perlindungan kesehatan diharapkan dapat dikurangi.

Agen PESIAR Kalibaru Manis Bantu Warga Urus Administrasi JKN

Manfaat program tersebut turut dirasakan melalui peran Budi Sutrisno, perangkat desa sekaligus Agen PESIAR di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Budi menjelaskan bahwa keberadaan agen membantu masyarakat yang tinggal jauh dari kantor BPJS Kesehatan untuk mendapatkan informasi dan pendampingan administrasi secara lebih dekat.

Menurut Budi, warga tidak harus selalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan hanya untuk menanyakan informasi atau mengurus sejumlah kebutuhan administrasi kepesertaan. Agen PESIAR dapat membantu masyarakat dari tingkat desa, mulai dari pendaftaran peserta baru, reaktivasi kepesertaan, hingga perubahan data peserta.

Pendampingan tersebut juga mencakup bantuan konfirmasi kepada pihak BPJS Kesehatan apabila masyarakat mengalami kendala ketika mengakses layanan kesehatan. Dengan adanya penghubung di tingkat desa, warga diharapkan lebih mudah mengetahui langkah yang perlu ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

“Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mendapatkan informasi atau mengurus administrasi. Kami bisa membantu dari desa, mulai dari pendaftaran peserta baru, reaktivasi, hingga perubahan data peserta. Tidak hanya itu, masyarakat yang mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan, kami juga dapat membantu melakukan konfirmasi kepada pihak BPJS Kesehatan,” jelas Budi.

Peran tersebut menunjukkan pentingnya keberadaan pendamping yang memahami kebutuhan masyarakat sekaligus dapat menghubungkan warga dengan pihak penyelenggara jaminan kesehatan. Meski demikian, pelayanan yang diberikan tetap mengikuti ketentuan dan prosedur administrasi yang berlaku.

Budi berharap kerja sama antara Agen PESIAR, pemerintah desa, dan BPJS Kesehatan dapat terus terjaga. Menurut Budi, koordinasi yang berkelanjutan diperlukan agar pendampingan kepada masyarakat dapat berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Perluasan Perlindungan JKN Dimulai dari Tingkat Desa

Penguatan peran Agen PESIAR menjadi salah satu langkah untuk mendukung perluasan perlindungan kesehatan masyarakat Banyuwangi. Melalui keterlibatan 107 agen yang mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi, pelaksanaan program diharapkan semakin terarah serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Kolaborasi antara BPJS Kesehatan, DPMD, dan perangkat desa juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Tidak kalah penting, masyarakat perlu memastikan status kepesertaan tetap aktif dan memahami prosedur yang harus ditempuh ketika membutuhkan pelayanan.

Dengan memperkuat pendampingan, edukasi, dan koordinasi hingga tingkat desa, Program JKN diharapkan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat. Keberlanjutan Desa PESIAR pun menjadi bagian dari upaya membangun perlindungan kesehatan yang lebih luas, sehingga warga dapat memperoleh informasi dan bantuan administrasi secara lebih dekat, tepat, dan berkelanjutan. (*)

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hearing DPRD Banyuwangi Ungkap Keluhan Sopir, Penyeberangan Ketapang–Lembar Kembali Dibuka

    Hearing DPRD Banyuwangi Ungkap Keluhan Sopir, Penyeberangan Ketapang–Lembar Kembali Dibuka

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Permintaan agar penyeberangan Ketapang–Lembar kembali dibuka mengemuka dalam hearing DPRD Banyuwangi yang digelar pada Selasa (28/01/2026). Hearing tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi para sopir truk yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI). Hearing dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, dengan menghadirkan sejumlah stakeholder terkait, antara lain ASDP, KSOP, Gapasdap, […]

  • SAE Paswangi Lapas Banyuwangi Resmi Beroperasi, Warga Binaan Didorong Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

    SAE Paswangi Lapas Banyuwangi Resmi Beroperasi, Warga Binaan Didorong Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini merambah hingga lingkungan lembaga pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi yang diproyeksikan sebagai pusat pembinaan kemandirian sekaligus lumbung pangan produktif di wilayah ujung timur Pulau Jawa, Kamis, 15 Januari 2026. Peresmian SAE Paswangi dilakukan secara […]

  • Banyuwangi akan Menjadi Salah Satu Penopang Pasokan Bahan Bakar Minyak Ramah Lingkungan Melalui Pembangunan Pabrik Bioetanol

    Banyuwangi akan Menjadi Salah Satu Penopang Pasokan Bahan Bakar Minyak Ramah Lingkungan Melalui Pembangunan Pabrik Bioetanol

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan perannya dalam agenda strategis nasional, khususnya di sektor energi terbarukan. Daerah di ujung timur Pulau Jawa ini akan menjadi salah satu penopang pasokan bahan bakar minyak ramah lingkungan melalui pembangunan pabrik bioetanol berkapasitas 30.000 kilo liter per tahun. Pabrik bioetanol tersebut direncanakan berdiri di kawasan Pabrik Gula Glenmore Banyuwangi […]

  • Fraksi DPRD Banyuwangi Menyoroti Raperda Perubahan APBD 2026, dari Pendapatan Rurun hingga Belanja Naik Rp217,7 Miliar

    Fraksi DPRD Banyuwangi Menyoroti Raperda Perubahan APBD 2026, dari Pendapatan Rurun hingga Belanja Naik Rp217,7 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Fraksi-fraksi DPRD Banyuwangi menyampaikan Pandangan Umum (PU) terhadap pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dalam rapat paripurna, Kamis (24/09/2026). Rapat paripurna penyampaian Pandangan Umum fraksi dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah. Rapat diikuti anggota dewan dari lintas fraksi serta dihadiri Wakil Bupati […]

  • DPRD Banyuwangi Tempuh Jalur Persuasif Meredam Polemik Pernyataan Pemotongan Bansos yang Memicu Reaksi Ratusan Kepala Desa

    DPRD Banyuwangi Tempuh Jalur Persuasif Meredam Polemik Pernyataan Pemotongan Bansos yang Memicu Reaksi Ratusan Kepala Desa

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah persuasif untuk meredam polemik pemotongan bansos yang mencuat akibat pernyataan salah satu anggota dewan. Pernyataan tersebut menyebut 80 persen kepala desa di Banyuwangi diduga melakukan pemotongan dana bantuan sosial, memicu kegaduhan di tengah publik dan para pemangku kepentingan desa. Situasi memanas tersebut mencuat bersamaan dengan kedatangan ratusan […]

  • Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia, Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO Global Geopark

    Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia, Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO Global Geopark

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Geopark Ijen menjalani proses revalidasi sebagai bagian dari Unesco Global Geopark (UGG). Dua asesor UGG,  Dr. Andreas Schüller  dari Jerman dan Qinling Zhongnanshan dari China ke Banyuwangi untuk menilai secara langsung kelayakan kelanjutan Geopark Ijen sebagai UGG. Revalidasi tahun ini merupakan evaluasi pertama setelah penetapan resmi Geopark Ijen sebagai jaringan geopark Unesco, pada […]

expand_less