Breaking News
light_mode

Perubahan KUA-PPAS 2026 Banyuwangi Disiapkan Hadapi Ketidakpastian, Bupati Ipuk Targetkan IKU Meningkat

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan sejumlah penyesuaian kebijakan anggaran untuk menghadapi dinamika ekonomi dan kondisi fiskal daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyampaikan nota pengantar Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (Perubahan KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Banyuwangi.

Agenda tersebut berlangsung di Gedung DPRD Banyuwangi dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah, Kamis, (13/08/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa penyusunan Perubahan KUA-PPAS 2026 menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah terhadap berbagai perubahan yang berkembang. Kebijakan tersebut sekaligus diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan sesuai dengan kapasitas fiskal daerah, terutama ketika kondisi perekonomian menghadapi ketidakpastian.

Bupati Ipuk mengatakan sejumlah intervensi pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus diarahkan untuk memperkuat perekonomian daerah. Fokus pembangunan berbasis pedesaan ditempatkan pada tiga sektor strategis, yakni pertanian, UMKM, dan pariwisata. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi dari sektor hulu hingga hilir.

“ Beberapa intervensi telah dan terus dilakukan pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam upaya peningkatan ekonomi daerah melalui fokus pembangunan berbasis pedesaan pada tiga sektor strategis yaitu pertanian, UMKM, dan pariwisata. kemudian pembangunan infrastruktur penunjang perekonomian dari hulu ke hilir, “ ucap Bupati Ipuk Fiestiandani dalam rapat paripurna.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Banyuwangi menargetkan adanya peningkatan sejumlah indikator kinerja utama. Target pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi diproyeksikan mencapai 5,69 persen, meningkat dibandingkan capaian 5,65 persen pada 2025. Angka kemiskinan juga ditargetkan turun dari 6,13 persen menjadi 6,03 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mengalami peningkatan dari 75,17 menjadi 75,38. Sementara itu, indeks gini ditargetkan membaik dari 0,290 menjadi 0,276. Target-target tersebut menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pelaksanaan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026, terdapat pula perubahan pada struktur pendapatan daerah. Bupati Ipuk memaparkan bahwa pendapatan daerah dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp2,829 triliun. Nilai tersebut berkurang Rp75,4 miliar dibandingkan APBD induk yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp2,905 triliun.

Penyesuaian pendapatan daerah tersebut berasal dari beberapa komponen, yaitu:

  • Pendapatan asli daerah menjadi Rp830,7 miliar dari APBD induk Rp800,8 miliar atau meningkat Rp29,9 miliar.
  • Pendapatan transfer menjadi Rp1,948 triliun, berkurang Rp105,3 miliar dari APBD induk sebesar Rp2,054 triliun.
  • Lain-lain pendapatan daerah yang sah tetap sebesar Rp50,1 miliar dan tidak mengalami perubahan dari APBD induk.

Perubahan struktur pendapatan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian kemampuan fiskal Kabupaten Banyuwangi. Meskipun pendapatan transfer mengalami penurunan, pendapatan asli daerah justru mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan kembali prioritas belanja daerah.

Bupati Ipuk kemudian memaparkan perubahan pada sisi belanja daerah. Dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, belanja daerah menjadi Rp3,079 triliun atau meningkat Rp161,4 miliar dibandingkan APBD induk sebesar Rp2,917 triliun.

“ Untuk Belanja daerah, pada perubahan APBD tahun anggaran 2026 menjadi Rp. 3,079 tmeningkat sebesar Rp. 161,4 milyar dari APBD Induk sebesar Rp. 2,917 trilyun. Dan jumlah pembiayaan netto pada perubahan APBD tahun anggaran 2026 menjadi Rp.249,4 milyar, “ paparnya.

Dengan perubahan tersebut, arah kebijakan anggaran Banyuwangi pada 2026 tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian angka pendapatan dan belanja. Pemerintah daerah juga menempatkan anggaran sebagai instrumen untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor produktif, meningkatkan kualitas pembangunan manusia, serta menekan ketimpangan.

Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 selanjutnya menjadi bagian dari proses penyelarasan kebijakan pemerintah daerah bersama DPRD Banyuwangi. Penyesuaian anggaran diharapkan dapat memastikan program pembangunan tetap berjalan dengan mempertimbangkan kondisi fiskal dan kebutuhan masyarakat.

Dengan target pertumbuhan ekonomi 5,69 persen, penurunan kemiskinan menjadi 6,03 persen, peningkatan IPM menjadi 75,38, serta perbaikan indeks gini menjadi 0,276, Pemkab Banyuwangi menempatkan peningkatan indikator kinerja utama sebagai salah satu sasaran penting dalam pelaksanaan pembangunan pada 2026.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERADI SAI Banyuwangi Punya Gawe Besar Pada Mei 2026

    PERADI SAI Banyuwangi Punya Gawe Besar Pada Mei 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADI) Suara Advokat Indonesia (SAI) Banyuwangi akan punya gawe besar dalam waktu dekat. Organisasi advokat yang dinahkodai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Harry Ponto, S.H., LL.M. tersebut tepatnya pada bulan Mei 2026 mendatang akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-3. Disebutkan, persiapan agenda tersebut sudah mencapai 70 persen dan dilakukan oleh […]

  • Banyuwangi Jadi Basis Pertama Santai Seaplane, Wisata Udara Premium Siap Terbang Juli 2026

    Banyuwangi Jadi Basis Pertama Santai Seaplane, Wisata Udara Premium Siap Terbang Juli 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Industri pariwisata Banyuwangi kembali mencatatkan perkembangan signifikan. Maskapai penerbangan amfibi Santai Seaplane memilih Banyuwangi sebagai basis operasional pertama di Indonesia untuk menghadirkan layanan wisata udara premium yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan nasional. Keputusan tersebut semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah tujuan investasi sektor pariwisata yang dinilai memiliki prospek cerah untuk pengembangan […]

  • Merawat Gagasan Bung Karno, Bagus Amerta Dewa Ajak Generasi Muda Menjadi Pemimpin Berkarakter

    Merawat Gagasan Bung Karno, Bagus Amerta Dewa Ajak Generasi Muda Menjadi Pemimpin Berkarakter

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemikiran-pemikiran besar yang mampu menembus peradaban dunia telah diwariskan Presiden Pertama RI, Ir.Soekarno atau Bung Karno.  Untuk merawat dan membumikan pemikiran itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Bagus Amerta Dewa menggelar peringatan Bulan Bung Karno 2026 pada Selasa (06/07/2026). Selain memanjatkan doa untuk Putra Sang Fajar, juga ada diskusi interaktif bertajuk Merawat Pemikiran […]

  • Kapolda Jatim Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Banyuwangi, Tegaskan Semangat Polri untuk Masyarakat

    Kapolda Jatim Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Banyuwangi, Tegaskan Semangat Polri untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Ribuan warga memadati kawasan Taman Blambangan, Banyuwangi, pada Sabtu, 13 Juni 2026 malam. Mereka hadir untuk menyaksikan pagelaran Wayang Kulit Banyuwangi yang digelar Polresta Banyuwangi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan budaya tersebut berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai wilayah yang ingin menikmati pertunjukan seni tradisional sekaligus merasakan suasana […]

  • Mahasiswa UIMSYA Dapat Bekal Serius Nikah, BRUS Tekankan Mental, Spiritual, dan Sosial Sejak Dini

    Mahasiswa UIMSYA Dapat Bekal Serius Nikah, BRUS Tekankan Mental, Spiritual, dan Sosial Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi bersama Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Universitas Kyai Haji Muchtar Syafaat (UIMSYA) Blok Agung menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUS) sebagai upaya sistematis membekali mahasiswa menghadapi kehidupan rumah tangga secara matang dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diarahkan agar generasi muda tidak hanya […]

  • Wader Kesit Jadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025, Bupati Ipuk: Simbol Semangat dan Kolaborasi Wastra Banyuwangi

    Wader Kesit Jadi Sorotan di Banyuwangi Batik Festival 2025, Bupati Ipuk: Simbol Semangat dan Kolaborasi Wastra Banyuwangi

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Keindahan dan filosofi mendalam dari Batik Banyuwangi kembali memukau publik melalui ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2025. Gelaran tahunan yang dimulai sejak 2013 ini kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah apresiasi dan pelestarian budaya batik lokal. Tahun ini, tema yang diangkat adalah motif “Wader Kesit”, salah satu motif klasik yang sarat makna dan […]

expand_less