Semarak Festival Anak Sholeh Banyuwangi 2025: Dandim 0825 Ajak Pelajar Tanamkan Iman dan Cinta Tanah Air
- account_circle Prosiber
- calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sibernews – Suasana Lapangan Tenis Indoor GOR Tawang Alun Banyuwangi tampak semarak saat ratusan pelajar mengikuti Festival Anak Sholeh Banyuwangi 2025. Rabu, 15 Oktober 2025.
Acara yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, termasuk Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti sekitar 600 peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Banyuwangi. Festival ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas anak, tetapi juga wadah untuk memperkuat nilai keagamaan dan karakter pelajar di era modern.
Hadir dalam kesempatan itu jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuwangi, seperti Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Warsono, S.I.K., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., serta Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Edy Supriyono, M.M.
Selain itu, turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi Ahmad Jaenuri, S.Pd., M.Pd., Kadispendik Banyuwangi Suratno, S.Pd., M.M., Kadinkes Banyuwangi Amir Hidayat, Ketua MUI Banyuwangi KH. A. Muhaimin Asmuni, Lc., dan Ketua GM FKPPI Banyuwangi KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H. Tak ketinggalan para kepala SKPD, tokoh agama, kepala sekolah, guru, serta ratusan siswa turut menyemarakkan acara tersebut.
Acara dimulai pukul 09.10 WIB dengan penampilan yang mengharukan, diawali santunan anak yatim piatu, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari tradisional oleh siswa SMPN 1 Glagah, dan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Samsul Muarif.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Suratno menyampaikan bahwa festival ini diharapkan menjadi sarana menanamkan karakter religius sejak dini. “Kegiatan ini bukan hanya perlombaan, tapi pembentukan moral dan kepribadian anak bangsa yang berakhlakul karimah,” ucapnya.
Acara semakin khidmat dengan tausiah agama oleh KH. Ir. Achmad Wahyudi, yang menekankan pentingnya mengajarkan nilai keislaman dan kecintaan pada tanah air kepada generasi muda.
Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Ia menyampaikan bahwa Festival Anak Sholeh merupakan ruang bagi pelajar untuk tumbuh menjadi pribadi yang religius dan berbakti. “Festival Anak Sholeh Banyuwangi merupakan ajang menumbuhkan karakter anak bangsa yang sholeh dan sholehah. Kami berharap anak-anak kita menjadi generasi beriman, berakhlak, dan berbakti kepada orang tua, bangsa, serta negara,” tuturnya.
Sebagai tanda resmi pembukaan, Wakil Bupati menekan tombol sirine yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta. Momen ini kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama para pejabat dan peserta yang memenuhi area GOR.
Selesai acara, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menegaskan dukungannya terhadap kegiatan keagamaan yang berperan membangun karakter bangsa. “TNI selalu mendukung kegiatan yang membangun karakter dan akhlak generasi muda. Anak-anak inilah calon pemimpin bangsa di masa depan. Dengan pembinaan iman dan taqwa sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, disiplin, dan cinta tanah air,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam mencetak masyarakat Banyuwangi yang beriman, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Beragam lomba bernuansa Islami turut digelar dalam festival ini, seperti lomba mewarnai kaligrafi, lomba melukis bertema religius, serta lomba tahfiz Al-Qur’an yang diikuti lebih dari 500 pelajar dari berbagai sekolah.
Acara berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme. Festival Anak Sholeh Banyuwangi 2025 menjadi bukti nyata semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati Hari Santri Nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang beriman dan cinta tanah air.**




Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar