Breaking News
light_mode

Pasar Banyuwangi Vibes Heritage, Jadi Jujugan Anak Muda Saat Malam Hari

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pasar Banyuwangi kini menjadi destinasi baru bagi warga setempat. Setelah revitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2026, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas perdagangan, tetapi juga ruang publik baru bagi warga untuk bersantai, menikmati kuliner, hingga mengenal jejak sejarah Banyuwangi.

Aktivitas di Pasar Banyuwangi berlangsung sejak dini hari. Pada pagi hari, pasar ramai oleh masyarakat yang berbelanja kebutuhan sehari-hari, mulai dari sayur-mayur, daging, hingga ikan.

Memasuki sore hingga malam, suasananya berubah. Kawasan ini menjadi tempat berkumpul warga dari berbagai kalangan untuk menikmati kuliner, ataupun sekedar mengabadikan suasana pasar yang kini tampil lebih estetik.

Sentuhan arsitektur khas rumah Osing berpadu dengan pencahayaan hangat di sejumlah sudut bangunannya. Area trotoar yang luas di bagian depan, dilengkapi deretan kursi, turut memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana pusat kota.

Transformasi tersebut dirasakan Reta, warga Kelurahan Sobo, yang menghabiskan libur akhir pekan bersama suaminya pada Minggu (11/10/2026) malam.

“Suasananya hangat dan dirancang begitu nyaman. Bibes-nya seperti berwisata di luar kota. Kita di sini menikmati sajian ketan dan minuman hangat, suami juga bisa santai ngopi,” tutur Reta.

Daya tarik Pasar Banyuwangi saat sore terletak pada area lantai dua. Dari kawasan ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan kota dengan latar Pegunungan Ijen di sisi barat pada siang hingga sore hari. Sementara pada malam hari, balkon lantai dua menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati suasana kota dan lalu lalang kendaraan di bawah cahaya lampu.

Daya tarik Pasar Banyuwangi ini ditunjang kawasan ini merupakan bangunan bersejarah. Gerbang depan Pasar Banyuwangi adalah bangunan bersejarah yang tetap dipertahankan bentuknya.

Selain itu, Pasar Banyuwangi juga berdekatan dengan cagar budaya lainnya, yakni Asrama Inggrisan

Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi salah satu titik penghubungnya.

Perpaduan aktivitas ekonomi, ruang publik, arsitektur, dan bangunan bersejarah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Seperti yang diungkapkan Neneng, yang datang bersama suaminya setelah melihat video viral Pasar Banyuwangi.

“Awalnya tahu dari medsos karena tempatnya kelihatan sangat estetis. Setelah datang sendiri, ternyata memang asyik,” kata Neneng asal Surabaya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan kehadiran wajah baru Pasar Banyuwangi diharapkan dapat memperluas fungsi pasar rakyat sebagai ruang aktivitas ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat.

“Dengan tetap menghidupkan kegiatan perdagangan, pasar ini juga menjadi alternatif destinasi heritage yang memperkaya pengalaman warga maupun wisatawan saat berkunjung ke Banyuwangi,” kata Ipuk. (*)

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat Bertaraf Internasional di Banyuwangi Mulai Dibangun, Daya Tampung 1.000 Siswa

    Sekolah Rakyat Bertaraf Internasional di Banyuwangi Mulai Dibangun, Daya Tampung 1.000 Siswa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen bertaraf internasional dengan kapasitas hingga 1.000 siswa resmi dimulai di Kabupaten Banyuwangi. Sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di atas lahan seluas 7 hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, yang disediakan oleh […]

  • Bapemperda DPRD Banyuwangi Gelar Publik Hearing Terkait Rencana Pembentukan Dana Abadi Daerah

    Bapemperda DPRD Banyuwangi Gelar Publik Hearing Terkait Rencana Pembentukan Dana Abadi Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – DPRD Banyuwangi melalui Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) menggelar rapat pendapat umum (RPU) atau public hearing terkait akan diusulkannya Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Dana Abadi Daerah oleh eksekutif. Ada tiga judul Raperda yang diajukan oleh eksekutif melalui usulan perubahan Propemperda Tahun 2026 antara lain Raperda Dana Abadi daerah Bidang Pendidikan, Raperda Dana […]

  • Pengolahan Sampah Sirkular Modern Melalui TPS3R Balak Mampu Mengolah Puluhan Ton Sampah Menjadi RDF Ramah Lingkungan

    Pengolahan Sampah Sirkular Modern Melalui TPS3R Balak Mampu Mengolah Puluhan Ton Sampah Menjadi RDF Ramah Lingkungan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pengolahan sampah kini menjadi salah satu fokus utama pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banyuwangi. Pemerintah daerah terus mendorong sistem pengelolaan yang lebih ramah lingkungan melalui konsep pengolahan sampah sirkular. Salah satu wujud nyatanya adalah hadirnya Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Balak yang berlokasi di Kecamatan Songgon. TPS3R Balak berdiri di atas lahan […]

  • DPRD dan Pemkab Banyuwangi Setujui KUA-PPAS 2027

    DPRD dan Pemkab Banyuwangi Setujui KUA-PPAS 2027

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemkab Banyuwangi menyetujui Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Banyuwangi Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Gedung DPRD Banyuwangi, Kamis (13/8/2026). Rapat Paripurna turut dihadiri […]

  • Desa Wisata Kemiren Banyuwangi Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Budaya Osing Hidup dan Menyejahterakan

    Desa Wisata Kemiren Banyuwangi Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Budaya Osing Hidup dan Menyejahterakan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kemajuan pariwisata Banyuwangi membawa perubahan besar bagi desa-desa yang mengandalkan kekuatan budaya lokal. Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kecamatan Glagah, menjadi contoh bagaimana pariwisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat tanpa meninggalkan nilai tradisi. Desa Wisata Kemiren Banyuwangi kini dikenal luas sebagai destinasi wisata budaya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hampir seluruh lapisan […]

  • Terbongkar! Dugaan Umroh Ilegal di Banyuwangi Rugikan Jamaah Hingga Rp500 Juta, Dua Perempuan Ditahan photo_camera 7

    Terbongkar! Dugaan Umroh Ilegal di Banyuwangi Rugikan Jamaah Hingga Rp500 Juta, Dua Perempuan Ditahan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kasus dugaan umroh ilegal di Kabupaten Banyuwangi akhirnya terbongkar setelah Polresta Banyuwangi menerima laporan dari masyarakat terkait jamaah yang gagal berangkat hingga terlantar di Tanah Suci. Dalam pengungkapan perkara tersebut, dua perempuan berinisial KIC dan ARM resmi ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani penahanan di Rumah Tahanan Polresta Banyuwangi. Pengungkapan kasus ini disampaikan […]

expand_less