Asdep Herdaus Kagumi Lapas Banyuwangi: Fasilitas Dapur Sehat dan Klinik Pratama Dinilai Layak Penuhi Hak Dasar Warga Binaan
- account_circle Prosiber
- calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sibernews – Kunjungan kerja Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kemenko Kumham Imipas, Herdaus, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menjadi sorotan tersendiri. Dalam agenda tersebut, Herdaus secara langsung meninjau fasilitas pemenuhan hak dasar warga binaan yang disediakan pihak Lapas. Jumat, 17 Oktober 2025.
Kedatangan pejabat dari Kemenko Kumham Imipas itu bertujuan memastikan bahwa layanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar kelayakan, terutama dalam aspek kesehatan dan pangan. Dua titik utama yang menjadi fokus perhatian Herdaus adalah Dapur Sehat dan Klinik Pratama, yang berlokasi di kompleks Lapas Banyuwangi di Jalan Letkol Istiqlah.
Setelah melakukan peninjauan menyeluruh, Herdaus menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pengelolaan fasilitas di Lapas tersebut. Ia menilai, fasilitas yang ada telah dikelola dengan profesional dan mengutamakan prinsip higienitas serta pelayanan manusiawi.
Tentang Dapur Sehat Lapas Banyuwangi, Herdaus memberikan pujian atas penataan yang rapi dan sistem kerja yang terstruktur. “Kejelasan prosedur mulai dari penerimaan bahan makanan hingga proses pengolahannya sudah berjalan dengan baik. Didukung dengan sirkulasi udara yang optimal, hal ini sangat mendukung terjaminnya higienitas makanan yang disajikan,” ujar Herdaus.
Ia menambahkan bahwa kebersihan dapur menjadi aspek penting yang mencerminkan komitmen Lapas dalam menjaga kesehatan warga binaan. Dalam pengamatannya, Herdaus juga melihat bagaimana petugas dapur bekerja dengan teliti, memastikan setiap bahan yang digunakan sesuai standar gizi yang ditetapkan.
Selain Dapur Sehat, Klinik Pratama Lapas Banyuwangi juga mendapatkan pujian serupa. Menurut Herdaus, fasilitas kesehatan di tempat tersebut sudah representatif dan layak digunakan sebagai layanan kesehatan dasar bagi warga binaan. Ia menilai klinik ini mampu memberikan penanganan medis awal dengan fasilitas yang cukup lengkap serta tenaga kesehatan yang sigap.
Meski memberikan apresiasi, Herdaus juga menyampaikan pesan penting kepada pihak Lapas agar terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan. Ia menegaskan, “Pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk hak atas pangan dan kesehatan, merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar dan harus terus dijaga secara berkelanjutan.”
Menanggapi hal itu, Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan komitmennya untuk menjaga standar pelayanan yang sudah baik. Ia mengungkapkan bahwa motivasi dari apresiasi Asdep akan menjadi dorongan untuk bekerja lebih baik lagi.
“Kami akan terus berupaya maksimal untuk menjamin semua hak dasar warga binaan dapat terpenuhi dengan baik. Apresiasi dari Bapak Asdep ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkas Kalapas Banyuwangi.
Kunjungan ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pemenuhan hak dasar di lembaga pemasyarakatan. Dengan pengelolaan yang semakin modern dan terarah, Lapas Banyuwangi kini menjadi salah satu contoh nyata penerapan sistem pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan dan kesehatan warga binaan.
Melalui pembenahan fasilitas serta peningkatan mutu layanan, diharapkan seluruh warga binaan dapat merasakan suasana yang lebih sehat, layak, dan mendukung proses pembinaan mereka menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.**






Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar