Breaking News
light_mode

DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Penanganan HIV AIDS, Target Three Zero 2030 Jadi Prioritas Bersama

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Panitia penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak. Komisi I DPRD Banyuwangi menekankan pentingnya penguatan pendampingan bagi kelompok rentan guna mendukung tercapainya target Three Zero HIV/AIDS, yakni nol kasus baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol diskriminasi pada tahun 2030. Komitmen tersebut disampaikan usai audiensi bersama Banyuwangi Community Support (BCS), Dinas Kesehatan, serta perwakilan rumah sakit daerah di Banyuwangi, Selasa (02/06/2026).

Audiensi tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi kondisi penanganan HIV/AIDS sekaligus menyusun langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan yang masih dihadapi di lapangan.

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah kasus HIV/AIDS yang berhasil terdeteksi di Banyuwangi mencapai 2.927 kasus. Mayoritas penderita berada pada rentang usia produktif antara 18 hingga 35 tahun.

Menurut Marifatul Kamila, angka tersebut menunjukkan perlunya langkah yang lebih intensif dalam upaya pencegahan dan penanganan. Terlebih, masih dimungkinkan adanya kasus yang belum terlaporkan atau belum teridentifikasi oleh layanan kesehatan.

“ Hingga saat ini, kasus HIV/AIDS yang terdeteksi sebanyak 2.927 kasus, dan saya yakin masih ada yang belum terlaporkan , ” kata Marifatul Kamila.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Rifa itu menilai peningkatan skrining dan deteksi dini menjadi salah satu solusi utama untuk menekan laju penyebaran HIV/AIDS di Banyuwangi.

Selain itu, edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat juga harus diperluas agar pemahaman mengenai pencegahan HIV/AIDS semakin meningkat. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan sekaligus menghilangkan stigma yang masih melekat di sebagian masyarakat.

“ Kita akan mendesak Pemda melalui dinas terkait untuk meningkatkan skrining deteksi dini menjadi cara efektif untuk mencegah penularan HIV/AIDS agar tidak bertambah setiap tahunnya,” ujar Rifa.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPRD Banyuwangi juga menyoroti pentingnya peran Banyuwangi Community Support sebagai organisasi masyarakat sipil yang selama ini aktif melakukan pendampingan terhadap kelompok rentan.

Keberadaan organisasi tersebut dinilai sangat membantu dalam proses penjangkauan masyarakat yang sulit dijangkau oleh program pemerintah. Melalui pendekatan langsung, pendamping dapat memberikan edukasi, membantu pemeriksaan kesehatan, hingga memastikan pasien mendapatkan layanan pengobatan yang tepat.

Namun demikian, keterbatasan jumlah pendamping masih menjadi tantangan utama. Karena itu, DPRD Banyuwangi mendorong adanya penambahan dan pemerataan tenaga pendamping hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Karena itu kolaborasi dan konsolidasi antara OPD dengan Banyuwangi Community Support sangat penting agar penanganan HIV/AIDS bisa berjalan lebih maksimal. Kendala pendampingan juga terletak pada keterbatasan SDM. Pendamping sebaiknya bisa ditempatkan lebih dekat dengan masyarakat, misalnya sampai tingkat kelurahan,” ungkap Rifa.

Selain persoalan sumber daya manusia, DPRD Banyuwangi juga menyoroti berkurangnya dukungan dari donor internasional yang selama ini turut membantu program penanggulangan HIV/AIDS.

Menurut Rifa, pencabutan sebagian pembiayaan dari lembaga donor berpotensi memengaruhi berbagai kegiatan pendampingan dan penjangkauan yang selama ini dilakukan kepada kelompok rentan.

“ Donor internasional akan mencabut pembiayaan HIV/AIDS, maka dari itu dibutuhkan peran pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan mereka , ” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen penuh dalam mendukung seluruh program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Amir menjelaskan bahwa berbagai program pendampingan yang dilakukan selama ini telah menunjukkan hasil positif, terutama dalam menurunkan angka kematian akibat HIV/AIDS.

“ Dengan upaya teman-teman itu, saat ini angka kematian dalam kasus HIV/AIDS sudah relatif menurun signifikan , ” ujar Amir Hidayat.

Data Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa pada tahun 2022 angka kematian akibat HIV/AIDS mencapai sekitar 200 kasus. Angka tersebut kemudian turun menjadi sekitar 100 kasus pada tahun berikutnya.

Tren positif kembali berlanjut pada tahun 2025 dengan jumlah kematian yang berhasil ditekan hingga sekitar 58 kasus. Penurunan tersebut menjadi indikator bahwa kolaborasi berbagai pihak mulai memberikan dampak nyata.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sendiri telah menetapkan target Three Zero 2030 sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“ Dengan melibatkan seluruh pihak, Kita akan terus upayakan agar target zero kematian dari pemerintah di tahun 2030 tercapai , ” kata Amir.

Dalam rangka pencegahan HIV/AIDS, pemerintah juga terus mengedukasi masyarakat melalui konsep A-B-C-D-E, yaitu Abstinence atau menghindari hubungan seksual berisiko, Be Faithful atau setia pada pasangan, Condom atau penggunaan kondom secara benar, Drug No atau menjauhi narkoba khususnya jarum suntik, serta Equipment yaitu kehati-hatian dalam penggunaan peralatan medis.

Melalui penguatan pendampingan kelompok rentan, peningkatan skrining, edukasi yang masif, serta dukungan penuh pemerintah daerah, Banyuwangi optimistis mampu menekan angka HIV/AIDS dan mewujudkan target Three Zero 2030 demi menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan bebas diskriminasi.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasyakuran HPN 2026 PWI Banyuwangi: Pers Sehat Dorong Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat photo_camera 8

    Tasyakuran HPN 2026 PWI Banyuwangi: Pers Sehat Dorong Ekonomi Berdaulat dan Bangsa Kuat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi melaksanakan tasyakuran untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Taman Blambangan, Senin (09/02/2026). Tema perayaan tahun ini, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” menekankan pentingnya pers yang profesional, inovatif, dan menjaga persatuan bangsa. Acara berjalan dengan suasana khidmat dan sederhana. Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda, perwakilan […]

  • Pengelolaan Sampah Banyuwangi Tuai Apresiasi Global, Clean Rivers Uni Emirat Arab Turun Tangan

    Pengelolaan Sampah Banyuwangi Tuai Apresiasi Global, Clean Rivers Uni Emirat Arab Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sistem pengelolaan sampah sirkular kembali memperoleh perhatian internasional. Kali ini, apresiasi datang dari Clean Rivers, organisasi nirlaba global yang berbasis di Uni Emirat Arab. Clean Rivers menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Banyuwangi. Dukungan ini tidak terlepas dari konsistensi […]

  • DPRD Banyuwangi Bahas Rencana Pembangunan Lapas Baru, Imigrasi, dan Bapas Bersama Kemenko Kumham Imipas RI

    DPRD Banyuwangi Bahas Rencana Pembangunan Lapas Baru, Imigrasi, dan Bapas Bersama Kemenko Kumham Imipas RI

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menerima kunjungan kerja dari Deputi Bidang Koordinasi Imigrasi dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Kumham Imipas RI) pada Rabu, 15 Oktober 2025. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah daerah dengan lembaga pusat terkait isu-isu […]

  • Kapal Cepat Baru Diuji Kapolresta Banyuwangi, Perkuat Taktik Patroli dan Respon di Laut

    Kapal Cepat Baru Diuji Kapolresta Banyuwangi, Perkuat Taktik Patroli dan Respon di Laut

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., serta jajaran Satpolairud melakukan uji coba kapal cepat baru jenis Rigid Buoyancy Boat (RBB) di Dermaga Masami, Banyuwangi. Kapal tersebut merupakan bantuan dari Korpolairud Baharkam Polri yang diberikan guna memperkuat kemampuan patroli di wilayah perairan Banyuwangi. […]

  • AirNav Modernisasi Sistem Navigasi, Bandara Banyuwangi Siap Jadi Magnet Baru Maskapai

    AirNav Modernisasi Sistem Navigasi, Bandara Banyuwangi Siap Jadi Magnet Baru Maskapai

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya peningkatan pelayanan penerbangan di Bandara Banyuwangi terus dilakukan. AirNav Indonesia segera melakukan modernisasi fasilitas navigasi dengan pemasangan Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frequency Omni-directional Range (DVOR). Sistem mutakhir ini dirancang agar pesawat bisa mendarat dengan tepat di titik tengah runway, terutama pada kondisi jarak pandang terbatas. Bupati Banyuwangi, Ipuk […]

  • Tanamkan Bela Negara dan Kepemimpinan, Kodim 0825 Banyuwangi Gelar Persami KKRI Bersama 200 Pelajar

    Tanamkan Bela Negara dan Kepemimpinan, Kodim 0825 Banyuwangi Gelar Persami KKRI Bersama 200 Pelajar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Sebanyak 200 siswa MAN 1 Banyuwangi mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang dikemas dalam Kemah Kebangsaan dan Ketahanan Remaja Indonesia (KKRI) di kawasan Wisata Gerbang Raung, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/06/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki semangat bela […]

expand_less