Jembatan Gantung Garuda Banyuwangi Diresmikan, Hubungkan Seneporejo dan Sambirejo
- account_circle Prosiber
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi resmi dioperasikan dan mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.
Jembatan gantung yang dibangun oleh TNI AD tersebut menjadi penghubung penting antara Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung dan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo.
Selama bertahun-tahun, warga di dua desa tersebut harus menempuh perjalanan memutar cukup jauh untuk melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan sebagian harus menyeberangi sungai untuk mencapai wilayah seberang.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda dilakukan oleh Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya pada Senin, (09/03/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi MY Bramuda, unsur Forkopimda, camat, serta para kepala desa.
Peresmian ini menjadi bagian dari program nasional pembangunan 200 jembatan perintis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya menjelaskan bahwa jembatan tersebut dibangun melintasi Sungai Bango yang memiliki lebar sekitar 34 meter.
Sementara itu, panjang bentangan jembatan mencapai sekitar 50 meter dengan lebar jembatan yang kini mencapai 1,60 meter.
“Awalnya lebar 1,20 meter, namun atas masukan masyarakat kami tambah masing-masing 20 sentimeter kanan kiri agar lebih nyaman dilalui,” ujarnya.
Jembatan gantung ini dibangun dalam waktu relatif singkat dengan melibatkan prajurit TNI dan partisipasi masyarakat setempat.
Triyadi Indrawijaya menjelaskan bahwa pembangunan dimulai pada 10 Januari 2026 dan selesai pada 20 Februari 2026.
Total waktu pengerjaan hanya 41 hari dengan sistem kerja bergantian selama 24 jam.
“Kami bagi anggota dalam empat sif. Ini murni pengabdian agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Triyadi Indrawijaya.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, jembatan tersebut juga memberikan manfaat besar bagi sektor pendidikan dan kegiatan keagamaan warga.
Sebelumnya, anak-anak harus menempuh jalur yang lebih jauh atau menyeberangi sungai untuk menuju sekolah maupun tempat mengaji.
“Sekarang anak-anak bisa lebih cepat ke sekolah dan tempat mengaji. Ini juga mempercepat akses warga ke sawah dan ladang,” tambahnya.
Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
Akses yang lebih mudah memungkinkan warga membawa hasil pertanian dengan lebih cepat sehingga distribusi barang menjadi lebih lancar.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi MY Bramuda menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut.
Menurut MY Bramuda, kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan.
“Ini bukti negara hadir menjawab kebutuhan akses ekonomi dan pendidikan masyarakat. Pemkab siap mendukung program seperti ini,” ujar MY Bramuda.
Warga setempat pun menyambut dengan penuh rasa syukur atas hadirnya jembatan tersebut.
Maryam (70), salah satu warga Desa Seneporejo, mengaku pembangunan jembatan ini sangat membantu aktivitas masyarakat yang sebelumnya harus melewati sungai.
“Dulu kalau ke sawah atau anak mau ngaji harus menyeberangi sungai kadang harus muter. Sekarang sudah enak, tidak perlu muter lagi. Terima kasih TNI,” ucap Maryam.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda Banyuwangi, masyarakat berharap konektivitas antarwilaya**
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar