Breaking News
light_mode

Banyuwangi Agendakan Doa dan Muhasabah, Pesta Kembang Api Resmi Dilarang saat Malam Tahun Baru

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi melarang penyelenggaraan pesta kembang api dan petasan pada malam pergantian tahun sebagai bentuk penertiban kegiatan akhir tahun serta upaya menjaga ketenteraman dan nilai sosial masyarakat di seluruh wilayah Banyuwangi. Rabu, 24 Desember 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menegaskan larangan tersebut berlaku bagi masyarakat umum maupun pihak swasta. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.4/4930/429.011/2025 tentang Penertiban Kegiatan Peringatan Malam Pergantian Tahun. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, dan juga mengikat seluruh lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa setiap kegiatan peringatan malam tahun baru yang bersifat resmi dan atau telah mengantongi izin, baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta, dilarang menggunakan kembang api dan petasan. Ketentuan ini mencakup kegiatan di hotel, pusat perbelanjaan, tempat hiburan malam, serta berbagai ruang publik yang biasanya menjadi titik keramaian.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa peringatan malam pergantian tahun sebaiknya dilaksanakan secara sederhana dan bermakna. “Untuk malam pergantian tahun bisa dilaksanakan secara sederhana, dengan mengutamakan kegiatan muhasabah, doa bersama, refleksi akhir tahun, dan kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing. Hal ini sebagai wujud rasa syukur, empati sosial, serta harapan akan tahun yang lebih baik,” kata Ipuk Fiestiandani.

Lebih lanjut, Pemkab Banyuwangi tidak melarang perayaan masyarakat secara pribadi. Namun, pemerintah mengedepankan pendekatan persuasif dengan imbauan moral agar setiap perayaan dilakukan secara tertib, aman, serta tidak mengganggu ketenteraman dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Pemkab juga menekankan bahwa seluruh penyelenggara kegiatan, pelaku usaha, hingga perangkat wilayah wajib menyesuaikan bentuk perayaan dengan prinsip kesederhanaan, kepedulian sosial, serta menjaga ketertiban umum. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana malam tahun baru yang kondusif dan penuh makna.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga meminta peran aktif seluruh jajaran pemerintahan di tingkat daerah. “Perangkat Daerah, Camat, serta Kepala Desa/Lurah bertanggung jawab melakukan sosialisasi dan pengawasan secara humanis, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi daerah tetap kondusif,” kata Ipuk.

Tidak hanya itu, peringatan malam tahun baru di hotel, tempat hiburan, dan lokasi lain yang telah mengantongi izin tetap diwajibkan menghormati kearifan lokal serta nilai adat, budaya, dan norma sosial masyarakat Banyuwangi. Pemkab Banyuwangi menilai hal tersebut sebagai bagian penting dalam menjaga identitas daerah.

Pemkab Banyuwangi juga melarang keras penyelenggaraan kegiatan hiburan yang bertentangan dengan etika, kesusilaan, budaya lokal, dan ketertiban umum. Aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dipastikan tidak diperbolehkan selama malam pergantian tahun.

Bagi pihak yang tidak mengindahkan atau melanggar ketentuan dalam surat edaran tersebut, Pemkab Banyuwangi menegaskan akan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegakan aturan ini dilakukan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keharmonisan masyarakat Banyuwangi dalam menyambut tahun yang baru.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Siapkan Fitur Foto Sampul Profil, Mirip Facebook: Bikin Tampilan Akun Makin Keren dan Personal

    WhatsApp Siapkan Fitur Foto Sampul Profil, Mirip Facebook: Bikin Tampilan Akun Makin Keren dan Personal

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – WhatsApp kembali menghadirkan inovasi menarik yang terinspirasi dari media sosial populer. Aplikasi pesan instan milik Meta ini tengah menyiapkan fitur foto sampul profil yang membuat tampilan akun pengguna terlihat lebih menarik dan personal, layaknya Facebook atau LinkedIn. Fitur ini kini sedang dalam tahap versi beta untuk Android (versi 2.25.32.2) dan secara bertahap akan […]

  • Tradisi Endog-Endogan Desa Kembiritan Banyuwangi dalam Menyambut Maulud Nabi yang Terus Dilestarikan

    Tradisi Endog-Endogan Desa Kembiritan Banyuwangi dalam Menyambut Maulud Nabi yang Terus Dilestarikan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tradisi Endog-Endogan di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, kembali digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026). Tradisi yang telah dirawat masyarakat selama puluhan tersebut tak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat gotong royong dan kebersamaan warga. Konsistensi masyarakat Kembiritan dalam menjaga tradisi tersebut mendapat apresiasi dari Bupati […]

  • Keliling Pasar Banyuwangi, Wapres Gibran: Bagus, Semoga Tambah Ramai

    Keliling Pasar Banyuwangi, Wapres Gibran: Bagus, Semoga Tambah Ramai

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). Salah satu agendanya, meninjau progres Pasar Banyuwangi. Gibran memuji desain dan konsep pembangunan pasar induk yang dibangun dengan mengusung arsitektur bergaya Osing tersebut. Didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan para pejabat […]

  • Kapolresta Banyuwangi Rangkul Mahasiswa Cipayung Plus, 250 Takjil Dibagikan untuk Masyarakat

    Kapolresta Banyuwangi Rangkul Mahasiswa Cipayung Plus, 250 Takjil Dibagikan untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Polresta Banyuwangi untuk mempererat hubungan dengan kalangan mahasiswa melalui kegiatan sosial bersama Cipayung Plus Banyuwangi. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pembagian takjil Banyuwangi serta acara buka puasa bersama yang berlangsung pada Minggu, (15/03/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian dan mahasiswa dalam membangun kebersamaan […]

  • Debut Penari Baru Seblang Olehsari 2026 Bikin Merinding, Ribuan Warga dan Wisatawan Membludak

    Debut Penari Baru Seblang Olehsari 2026 Bikin Merinding, Ribuan Warga dan Wisatawan Membludak

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Seblang Olehsari 2026 kembali hadir sebagai salah satu tradisi sakral yang paling dinantikan di Banyuwangi. Ritual ini digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, mulai hari Senin, (23/03/2026) dan berlangsung hingga tujuh hari ke depan, tepatnya sampai (29/03/2026). Kegiatan ini selalu menjadi magnet kuat bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah. Tradisi ini merupakan […]

  • Penyelamatan Warisan Kerajaan Blambangan, Banyuwangi Kembali Ekskavasi Situs Macan Putih

    Penyelamatan Warisan Kerajaan Blambangan, Banyuwangi Kembali Ekskavasi Situs Macan Putih

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga peninggalan sejarah melalui rencana Ekskavasi Banyuwangi di kawasan Situs Macan Putih. Langkah ini dilakukan bersama sejarawan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Sri Margana, yang sebelumnya juga memimpin penelitian serupa pada tahun 2015. Situs Macan Putih merupakan lokasi bersejarah yang dipercaya sebagai ibu kota Kerajaan […]

expand_less