Breaking News
light_mode

Penemuan Tumpukan Kayu Jati Ilegal di Pesanggaran Bikin Geger, Petugas Amankan Puluhan Batang di Belakang Rumah Warga

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Puluhan batang kayu jati ilegal ditemukan menumpuk di belakang rumah warga di Dusun Ringinagung, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Temuan tersebut langsung membuat petugas Perhutani bergerak cepat melakukan pengamanan, mengingat kayu jati merupakan aset negara yang dilindungi. Kejadian ini semakin menyita perhatian warga sekitar karena lokasi penumpukan berada di area permukiman. Rabu, 26 November 2025.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Admojo, penemuan terjadi saat petugas tengah melakukan patroli rutin. Wahyu Dwi Admojo menyebutkan bahwa puluhan kayu itu ditemukan dalam kondisi sudah ditata rapi di belakang rumah seorang warga. Dalam keterangannya, Wahyu Dwi Admojo menegaskan, “Kami temukan puluhan kayu jati ilegal menumpuk di belakang rumah warga berinisal SP (53).”

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk memastikan jumlah dan jenis kayu yang ditemukan. Dari proses penggeledahan tersebut, tim Polhutmob berhasil mendata 44 batang kayu jati olahan serta 8 batang kayu jati gelondongan. Jumlah tersebut menunjukkan indikasi kuat aktivitas pengumpulan kayu hasil penebangan liar di kawasan produksi.

Wahyu Dwi Admojo menjelaskan bahwa total kayu yang ditemukan mencapai 52 batang. “Total ada 52 batang kayu jati ilegal yang kami temukan di belakang rumah SP,” ujar Wahyu Dwi Admojo ketika menjelaskan hasil pendataan tersebut. Banyaknya batang yang ditemukan menimbulkan dugaan adanya jaringan pengangkut atau penadah kayu liar di wilayah tersebut.

Setelah seluruh batang kayu berhasil diamankan, petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan membawa barang bukti itu ke Rumah Dinas Asper Sukamade. Langkah ini dilakukan untuk memastikan barang bukti tetap terjaga selama proses penyelidikan berjalan. Wahyu Dwi Admojo menambahkan, “Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, seluruh barang bukti sudah kami amankan.”

Saat ini, petugas gabungan masih menelusuri asal usul kayu jati ilegal tersebut. Penyidik membuka kemungkinan bahwa kayu itu berasal dari kawasan hutan produksi yang kerap menjadi sasaran penebangan ilegal. Upaya ini dilakukan guna memastikan siapa pihak yang berperan dalam pengambilan dan pengiriman kayu tersebut.

Menurut keterangan Wahyu Dwi Admojo, proses penyelidikan dilakukan bersama jajaran Polsek Pesanggaran. Sebagian kutipan Wahyu menjelaskan bahwa pihak Perhutani dan polisi masih berkoordinasi untuk menelusuri rantai distribusi kayu tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Wahyu Dwi Admojo juga menegaskan, “Masih kami lakukan lidik bersama Polsek Pesanggaran.”

Selain penyelidikan, petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan juga terus meningkatkan intensitas patroli rutin di kawasan hutan produksi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, terutama pada musim penghujan ketika akses keluar-masuk kayu relatif lebih mudah dilakukan.

Kasus temuan kayu jati ilegal di Pesanggaran ini diharapkan menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan sumber daya hutan secara ilegal. Petugas berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan dan menindak tegas pelanggaran yang merugikan negara.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi Bagian dari Penyegaran

    Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi Bagian dari Penyegaran

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Banyuwangi. Pergantian tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatsamapta, Kapolsek Muncar, dan Kapolsek Bangorejo yang digelar di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Sabtu (12/9/2026) […]

  • Teguhkan Sinergi Anti Narkoba, Polresta Banyuwangi dan Lapas Kompak Perkuat Integritas Bersama BNNK

    Teguhkan Sinergi Anti Narkoba, Polresta Banyuwangi dan Lapas Kompak Perkuat Integritas Bersama BNNK

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Pro Siber – Upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari peredaran narkoba kembali ditegaskan melalui langkah sinergi antara Polresta Banyuwangi, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi, dan Lapas Banyuwangi. Kolaborasi tiga institusi ini menjadi bentuk nyata dari komitmen bersama menjaga integritas dan keamanan di wilayah hukum Banyuwangi, Kamis, 23 Oktober 2025. Penandatanganan komitmen bersama tersebut […]

  • Panen Padi Demplot di Banyuwangi, Kolaborasi Pemkab dan Pupuk Kaltim Tingkatkan Swasembada Pangan

    Panen Padi Demplot di Banyuwangi, Kolaborasi Pemkab dan Pupuk Kaltim Tingkatkan Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat kolaborasi untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kali ini, kerja sama dilakukan bersama PT Pupuk Kaltim dengan memanen Demonstration Plot (Demplot) padi di Dusun Krajan, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Kamis, 23 Oktober 2025. Wakil Bupati Banyuwangi, Mujono, langsung hadir dalam kegiatan panen di lahan […]

  • Ramadan Lebih Aman di Banyuwangi, Patroli Perintis Presisi Tekan Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

    Ramadan Lebih Aman di Banyuwangi, Patroli Perintis Presisi Tekan Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan menjadi prioritas utama Polresta Banyuwangi. Melalui Patroli Perintis Presisi Banyuwangi, aparat kepolisian meningkatkan pengawasan di berbagai titik rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi pada malam hari. Patroli ini dilaksanakan secara rutin mulai malam hingga dini hari, waktu di mana aktivitas masyarakat masih cukup tinggi, […]

  • Wajib Halal Mulai 18 Oktober 2026, BPJPH Ungkap Sanksi hingga Denda Rp2 Miliar

    Wajib Halal Mulai 18 Oktober 2026, BPJPH Ungkap Sanksi hingga Denda Rp2 Miliar

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemberlakuan kebijakan wajib halal pada 18 Oktober 2026 menjadi perhatian bagi pelaku usaha yang produknya masuk kategori wajib bersertifikat halal. Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan kebijakan tersebut tetap berjalan sesuai jadwal. Pelaku usaha perlu memahami ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan sanksi administratif apabila melanggar kewajiban sertifikasi halal. Kepala BPJPH […]

  • Banyuwangi Catat Surplus Produksi Beras dan Jagung Tahun 2025

    Banyuwangi Catat Surplus Produksi Beras dan Jagung Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi menunjukkan peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang menopang keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sepanjang tahun 2025, Banyuwangi mencatat surplus produksi beras dan jagung hingga ratusan ribu ton, memperkuat ketahanan pangan nasional. Rabu, 7 Januari 2026. Keberhasilan swasembada pangan nasional tersebut […]

expand_less