Breaking News
light_mode

DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Menuntaskan Konsolidasi Organisasi Di 25 Kecamatan dengan Melibatkan 6.153 Kader untuk Memperkuat Struktur Partai

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menuntaskan konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap di delapan daerah pemilihan (dapil) tersebut mencakup 25 kecamatan, 217 desa/kelurahan, serta melibatkan sebanyak 6.153 kader untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput, Kamis (08/10/2026).

Penyelesaian Musran dan Musanran menjadi bagian dari upaya partai memperkuat organisasi sekaligus memperluas jangkauan kerja politik di tengah masyarakat. Melalui pembentukan kepengurusan di tingkat ranting dan anak ranting, PDI Perjuangan Banyuwangi berharap koordinasi antarkader semakin solid dan kegiatan partai dapat menjangkau masyarakat hingga lingkungan terkecil.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan pelaksanaan musyawarah tersebut merupakan tahapan penting dalam menjaga kesinambungan organisasi. Konsolidasi dilakukan secara bertahap di seluruh dapil agar proses pembentukan kepengurusan dapat menjangkau wilayah secara menyeluruh.

“Musran dan Musanran itu merupakan proses konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput sekaligus mempersiapkan kerja politik menghadapi agenda strategis ke depan,” ucap Ana Aniati saat dikonfirmasi, Kamis (08/10/2026).

Menurut Ana, keberadaan pengurus ranting dan anak ranting memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas organisasi di tingkat desa, kelurahan, hingga lingkungan masyarakat. Struktur tersebut diharapkan menjadi penghubung antara partai dan masyarakat sekaligus memperkuat pelaksanaan program serta komunikasi politik di tingkat lokal.

Bentuk 217 Ranting dan 840 Anak Ranting

Penyelesaian Musran dan Musanran di Banyuwangi menghasilkan pembentukan struktur organisasi yang mencakup 217 ranting dan 840 anak ranting. Dengan demikian, terdapat 1.057 kepengurusan ranting dan anak ranting yang menjadi bagian dari penguatan organisasi partai di wilayah Banyuwangi.

Pembentukan struktur tersebut merupakan langkah untuk memastikan roda organisasi berjalan hingga tingkat paling bawah. Pengurus ranting berperan dalam mengoordinasikan kegiatan partai di desa atau kelurahan, sedangkan pengurus anak ranting memperkuat jangkauan organisasi di lingkungan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan struktur yang semakin luas, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi berharap komunikasi antarkader dapat berlangsung lebih efektif. Selain itu, keberadaan pengurus di tingkat lokal diharapkan membantu partai memahami kebutuhan, aspirasi, serta persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung.

Konsolidasi ini juga menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi agenda politik mendatang. Partai membutuhkan struktur yang solid, kader yang aktif, serta koordinasi yang berkesinambungan agar pelaksanaan program dan kerja politik dapat berjalan lebih terarah.

Seleksi Pengurus Utamakan Integritas dan Loyalitas

Ana Aniati menjelaskan, pembentukan kepengurusan ranting dan anak ranting tidak dilakukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan struktur organisasi. DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menerapkan proses penjaringan dan penyaringan calon pengurus dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, terutama integritas, loyalitas, komitmen, dan semangat perjuangan.

Menurut Ana, kualitas kader menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Pengurus yang terpilih diharapkan tidak hanya memiliki komitmen terhadap partai, tetapi juga bersedia menjalankan tugas organisasi dan terlibat aktif dalam kegiatan di tengah masyarakat.

“Kami melakukan proses seleksi secara ketat untuk mendapatkan kader-kader yang memiliki komitmen, siap berjuang, berkorban, dan bekerja demi kebesaran serta kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan. Setelah struktur terbentuk, tantangan berikutnya adalah menjaga keaktifan kader, memperkuat koordinasi, serta memastikan pengurus dapat menjalankan fungsi organisasi secara berkelanjutan.

Persiapan menghadapi Pemilu 2029 juga menjadi salah satu perhatian dalam proses konsolidasi tersebut. Dengan struktur organisasi yang menjangkau hingga tingkat anak ranting, partai berharap kegiatan politik dan komunikasi dengan masyarakat dapat dilakukan secara lebih terorganisasi.

Libatkan Gen Z, Milenial, dan Perempuan

Selain memperkuat struktur organisasi, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi turut memberikan perhatian terhadap komposisi kepengurusan. Menurut Ana Aniati, susunan pengurus ranting dan anak ranting saat ini didominasi kader muda dari kalangan Generasi Z (Gen Z) dan milenial, serta melibatkan kader perempuan.

Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi dan memberikan ruang bagi kader baru untuk mengambil peran dalam kegiatan politik. Kehadiran Gen Z dan milenial di tingkat kepengurusan juga menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi lintas generasi dalam organisasi partai.

Di sisi lain, keterwakilan perempuan menjadi perhatian dalam penyusunan struktur. DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menyatakan berupaya memastikan kuota 30 persen perempuan terpenuhi pada setiap jenjang kepengurusan.

“Kami selalu melibatkan Gen Z dan memastikan kuota 30 persen perempuan terpenuhi di setiap jenjang struktur,” ujarnya.

Keterlibatan kader muda dan perempuan diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pelaksanaan kerja organisasi. Dengan komposisi pengurus yang melibatkan berbagai kelompok, partai juga berupaya membangun struktur yang lebih inklusif dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat yang beragam.

Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Tuntasnya Musran dan Musanran di 25 kecamatan menjadi salah satu tahapan penting bagi DPC PDI Perjuangan Banyuwangi dalam menata organisasi hingga tingkat akar rumput. Pembentukan 217 ranting dan 840 anak ranting memberikan landasan bagi penguatan koordinasi kader di tingkat desa, kelurahan, dan lingkungan masyarakat.

Dengan melibatkan 6.153 kader, konsolidasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan struktur kepengurusan secara administratif, tetapi juga mendorong aktivitas organisasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Keberadaan pengurus di tingkat lokal menjadi penting untuk menjaga komunikasi, menjalankan kegiatan partai, serta menyerap aspirasi warga.

Ke depan, efektivitas konsolidasi akan ditentukan oleh kemampuan setiap kepengurusan dalam menjalankan tugas dan menjaga koordinasi secara konsisten. DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menempatkan penguatan struktur, peningkatan kualitas kader, keterlibatan generasi muda, dan keterwakilan perempuan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan organisasi menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD dan Pemkab Banyuwangi Setujui KUA-PPAS 2027

    DPRD dan Pemkab Banyuwangi Setujui KUA-PPAS 2027

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemkab Banyuwangi menyetujui Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Banyuwangi Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Gedung DPRD Banyuwangi, Kamis (13/8/2026). Rapat Paripurna turut dihadiri […]

  • Gedung Baru Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Ditempati Agustus 2026, Pendidikan Gratis Berasrama Kian Diperkuat

    Gedung Baru Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Ditempati Agustus 2026, Pendidikan Gratis Berasrama Kian Diperkuat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Program Sekolah Rakyat Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tersebut kembali menerima peserta didik baru sebanyak sembilan rombongan belajar (rombel). Seluruh siswa nantinya akan menempati kompleks gedung baru yang berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, setelah proses pembangunan selesai. […]

  • Babak Baru Karier Wayan! Eks Kalapas Banyuwangi Resmi Dilantik Pimpin Lapas Tenggarong

    Babak Baru Karier Wayan! Eks Kalapas Banyuwangi Resmi Dilantik Pimpin Lapas Tenggarong

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Perjalanan karier I Wayan Nurasta Wibawa kembali mencatat babak penting. Setelah memimpin Lapas Kelas IIA Banyuwangi, kini I Wayan Nurasta Wibawa resmi mendapat amanah baru sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Kalimantan Timur. Penugasan tersebut merupakan bagian dari kebijakan rotasi dan promosi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Langkah ini dilakukan sebagai strategi penyegaran […]

  • Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Tutup Saat Nyepi 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Rekayasa Lalu Lintasnya

    Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Tutup Saat Nyepi 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Rekayasa Lalu Lintasnya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Layanan penyeberangan Ketapang Gilimanuk akan dihentikan sementara selama perayaan Hari Raya Nyepi 2026. Penutupan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali yang identik dengan suasana hening tanpa aktivitas. Penghentian sementara operasional ini diumumkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry dan akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 18 Maret […]

  • Koperasi Merah Putih dan Ujian Kemandirian Desa

    Koperasi Merah Putih dan Ujian Kemandirian Desa

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menandai kembalinya koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi rakyat. Dengan target puluhan ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, program ini membawa harapan besar: memperkuat ekonomi desa, memangkas rantai […]

  • Kerja Sama Pemkab Banyuwangi dan BSI Menyasar Pengentasan Kemiskinan Melalui Beasiswa, Penanganan Stunting, dan Layanan Kesehatan

    Kerja Sama Pemkab Banyuwangi dan BSI Menyasar Pengentasan Kemiskinan Melalui Beasiswa, Penanganan Stunting, dan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Regional CEO RO XII Surabaya Bali Nusra BSI, Muhammad Arif Gunawan, di Banyuwangi, […]

expand_less