Breaking News
light_mode

Progres Sekolah Rakyat Banyuwangi Tembus 75 Persen, Kompleks Pendidikan Modern Segera Beroperasi

  • account_circle Prosiber
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan positif. Program pendidikan yang menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan nasional tersebut kini hampir memasuki tahap akhir dengan progres pembangunan mencapai sekitar 75 hingga 77 persen. Senin, (07/06/2026).

Proyek strategis di bidang pendidikan ini berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Keberadaannya diharapkan mampu memberikan kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak Banyuwangi dengan dukungan sarana dan prasarana yang modern.

Saat kompleks utama masih dalam proses pembangunan, kegiatan pembelajaran sementara dilaksanakan di dua lokasi yang telah disiapkan. Lokasi pertama berada di Balai Diklat Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Kecamatan Licin dan lokasi kedua berada di kawasan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan terus dipantau secara berkala guna memastikan seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Sekolah Rakyat Banyuwangi berdiri di atas lahan seluas tujuh hektare milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kementerian Pekerjaan Umum membangun kawasan tersebut dengan mengusung konsep sekolah berstandar internasional yang memadukan fasilitas pendidikan, asrama, dan sarana pendukung lainnya dalam satu area terpadu.

Kawasan pendidikan ini dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Konsep pendidikan terpadu tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan kondusif.

Gedung pendidikan yang dibangun mencakup sekolah dasar dua lantai, sekolah menengah pertama dua lantai, serta sekolah menengah atas dua lantai. Selain ruang kelas, tersedia pula asrama putra dan putri pada setiap jenjang pendidikan serta rumah susun bagi guru.

Fasilitas pendukung lainnya juga disiapkan secara lengkap, seperti gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur umum, kantin untuk setiap jenjang pendidikan, dan guest house.

Untuk menunjang aktivitas siswa di luar kelas, kawasan ini juga memiliki lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, green house, area parkir kendaraan, rumah genset, gudang perawatan, rumah pompa, TPS, pos keamanan, instalasi pengolahan limbah dapur, serta berbagai fasilitas teknis lainnya.

Dengan fasilitas yang lengkap tersebut, Sekolah Rakyat Banyuwangi diproyeksikan menjadi pusat pendidikan modern yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pengembangan karakter, keterampilan, dan kesehatan peserta didik.

“Semoga segera bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak,” ujar Ipuk.

Di sisi lain, Manajemen Konstruksi proyek Johansyah menjelaskan bahwa tim pelaksana terus melakukan percepatan pekerjaan agar target penyelesaian pada bulan Juni dapat tercapai.

Johansyah menerangkan bahwa sekolah ini akan memiliki total 38 rombongan belajar yang terdiri atas 18 rombel SD, sembilan rombel SMP, dan sembilan rombel SMA. Kapasitas tersebut dinilai mampu mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat dalam jangka panjang.

Johansyah juga menyebutkan bahwa sebagian besar bangunan inti dan fasilitas pendukung kini telah berada pada tahap penyelesaian akhir. Progres pembangunan rata-rata berada di angka 75 hingga 80 persen.

“Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang untuk masing-masing pekerjaan ini kurang lebih progresnya di 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai,” kata Johan.

Apabila seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal, Sekolah Rakyat Banyuwangi akan segera beroperasi sebagai pusat pendidikan modern yang menjadi kebanggaan daerah sekaligus memperkuat kualitas pendidikan Banyuwangi di masa mendatang.

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sindikat BBM Subsidi Banyuwangi Diberantas Polresta! Tangkap 7 Pelaku, Operator SPBU Ikut Diamankan

    Sindikat BBM Subsidi Banyuwangi Diberantas Polresta! Tangkap 7 Pelaku, Operator SPBU Ikut Diamankan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Praktik penyalahgunaan BBM subsidi di Banyuwangi akhirnya terbongkar. Polresta Banyuwangi melalui Satreskrim sukses mengungkap dua perkara besar yang melibatkan tujuh tersangka dengan berbagai peran berbeda. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut distribusi energi bersubsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat berhak. Polisi menegaskan tindakan tegas dilakukan agar subsidi negara tidak jatuh ke tangan pihak […]

  • Pelajar Banyuwangi Titip Pesan untuk Pemkab, Green Ranger dan Edukasi Sampah Jadi Prioritas

    Pelajar Banyuwangi Titip Pesan untuk Pemkab, Green Ranger dan Edukasi Sampah Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Generasi Z dan Generasi Alpha Banyuwangi menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan dengan menyampaikan berbagai gagasan inovatif dalam forum Rembug Anak Banyuwangi. Mulai dari pembentukan Green Ranger, perluasan edukasi sampah hingga kelompok PKK, sampai usulan pemberian sanksi tegas bagi pelaku penebangan pohon liar menjadi aspirasi yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Aspirasi tersebut […]

  • Aksi Run For Rivers Gabungkan Lari dan Bersih Sungai Demi Lingkungan

    Aksi Run For Rivers Gabungkan Lari dan Bersih Sungai Demi Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menanggulangi sampah plastik kembali diperkuat melalui dukungan terhadap gerakan Run For Rivers yang digagas Sungai Watch. Program ini menjadi langkah inovatif yang menggabungkan olahraga dan aksi nyata pelestarian lingkungan. Run For Rivers dimulai pada Sabtu, (04/04/2026), dari Bali dan direncanakan berakhir di Jakarta pada Mei 2026. Sepanjang perjalanan, […]

  • Ngopi Moderasi di KUA Gambiran: Ruang Hangat untuk Menyatukan Perbedaan dan Meneguhkan Toleransi

    Ngopi Moderasi di KUA Gambiran: Ruang Hangat untuk Menyatukan Perbedaan dan Meneguhkan Toleransi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Suasana hangat terasa di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat, 24 Oktober 2025. Sejumlah tokoh lintas agama, penyuluh agama, dan pimpinan lembaga pendidikan agama berkumpul dalam kegiatan bertajuk Ngobrol Moderasi (Ngopi). Acara ini dipimpin oleh Oksan Wibowo, Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Hindu dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, serta […]

  • Menko Pangan Zulkifli Hasan Janji Kawal Pembenahan Infrastruktur Pertanian di Acara Jagongan Bareng Petani Banyuwangi

    Menko Pangan Zulkifli Hasan Janji Kawal Pembenahan Infrastruktur Pertanian di Acara Jagongan Bareng Petani Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kembali berkunjung ke Banyuwangi. Kali ini ia bertemu dan Jagongan Bareng Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) serta Petani se-Banyuwangi di Dam Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kamis (20/8/2026). Banyak aspirasi yang Menko Pangan peroleh saat bertemu ratusan petani Banyuwangi ini. Zulhas juga siap mengawal masukan hingga permintaan petani Banyuwangi […]

  • Resmi dan Bersejarah, Durian Merah Banyuwangi Jadi Indikasi Geografis Pertama Durian di Indonesia

    Resmi dan Bersejarah, Durian Merah Banyuwangi Jadi Indikasi Geografis Pertama Durian di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Prosiber
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Durian Merah Banyuwangi resmi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis (IG) oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia. Penetapan ini menjadi sejarah baru karena Durian Merah Banyuwangi tercatat sebagai durian pertama di Indonesia yang memperoleh perlindungan Indikasi Geografis secara resmi. Sertifikat IG tersebut diterbitkan melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis setelah melalui proses panjang sejak pertama […]

expand_less