Raline Shah Takjub dengan Sunrise Kawah Ijen, Promosikan Keindahan Banyuwangi ke Dunia
- account_circle Prosiber
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Keindahan alam Banyuwangi kembali mendapat apresiasi dari kalangan publik figur nasional. Artis dan model ternama Indonesia, Raline Shah, mengaku terkesan setelah menikmati langsung Sunrise Kawah Ijen saat berlibur bersama keluarganya di Banyuwangi selama empat hari, 12-15 Juni 2026. Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen yang paling membekas selama kunjungan perdananya ke wilayah yang dikenal sebagai Sunrise of Java, Jumat (12/06/2026).
Liburan Raline Shah di Banyuwangi diawali dengan kunjungan ke Desa Wisata Adat Osing Kemiren. Desa wisata tersebut dikenal luas sebagai pusat pelestarian budaya masyarakat Osing yang hingga kini tetap mempertahankan berbagai tradisi turun-temurun.
Selain menikmati suasana pedesaan yang khas, Raline juga mengunjungi Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Bangunan bersejarah tersebut menjadi salah satu ikon daerah yang mencerminkan kekayaan sejarah dan budaya Banyuwangi.
Pada malam harinya, Raline Shah bersama keluarga memulai perjalanan menuju Kawah Ijen. Pendakian dilakukan sekitar pukul 03.00 WIB bersama ratusan wisatawan lain yang ingin menyaksikan panorama matahari terbit dari salah satu gunung paling terkenal di Indonesia.
Perjalanan menuju puncak berlangsung dalam suasana yang ramai namun tertib. Setibanya di kawasan sunrise point, Raline dan keluarganya langsung menikmati pemandangan matahari yang perlahan muncul dari balik cakrawala.
Dari ketinggian sekitar 2.368 meter di atas permukaan laut, panorama yang tersaji menghadirkan perpaduan warna langit yang memukau. Momen tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi banyak wisatawan yang hadir, termasuk Raline Shah.
Kehadiran artis yang dikenal bersahaja tersebut juga menarik perhatian para pendaki lain. Banyak wisatawan yang memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama sebelum akhirnya melanjutkan aktivitas menikmati panorama alam Ijen.
Sekitar pukul 07.00 WIB, Raline dan keluarganya turun dari kawasan gunung yang terkenal dengan fenomena Blue Fire tersebut. Keindahan alam yang disuguhkan membuat Raline memahami alasan mengapa banyak wisatawan mancanegara tertarik berkunjung ke Banyuwangi.
“Luar biasa. Saya sekarang mengerti mengapa banyak orang dari berbagai negara datang ke Banyuwangi, salah satunya untuk melihat Ijen,” ungkap Raline.
Menurut Raline Shah, daya tarik Banyuwangi tidak hanya terletak pada keindahan alamnya. Daerah ini juga memiliki kekuatan budaya yang masih hidup dan terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.
“Tidak hanya alamnya yang indah dan berkelas dunia, Banyuwangi juga memiliki seni budaya yang kuat dan terus terjaga,” kata Raline.
Pengalaman menikmati Sunrise Kawah Ijen menjadi salah satu agenda wisata yang paling berkesan selama perjalanan tersebut. Keindahan lanskap alam yang berpadu dengan keramahan masyarakat lokal memberikan kesan mendalam bagi artis yang telah membintangi berbagai film nasional itu.
Dalam kapasitasnya sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah juga memiliki perhatian besar terhadap promosi potensi Indonesia di kancah internasional.
Raline menjelaskan bahwa pengenalan Indonesia kepada dunia dapat dilakukan melalui banyak cara. Selain diplomasi dan pemanfaatan teknologi digital, sektor budaya, perfilman, industri kreatif, dan pariwisata memiliki peran penting dalam membangun citra bangsa.
“Biar semua orang di penjuru dunia tahu kita siapa, tahu budaya kita, tahu alam kita,” ujar Raline.
Setelah menjelajahi Kawah Ijen, Raline Shah melanjutkan perjalanan ke sejumlah objek wisata alam lainnya di Banyuwangi. Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa wisata Banyuwangi terus mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai kalangan, termasuk figur publik nasional yang terpesona oleh keindahan alam dan kekayaan budaya daerah tersebut.*
Penulis Prosiber
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar